Yesene, Alicia Nadya Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PENGOLAHAN KAYU INDUSTRI DI CV WANA KARYA SAMARINDA Tirkaamiana, Muhammad Taufan; Kamarubayana, Legowo; Yahya, Zuhdi; Ismail, Ismail; Azham, Zikri; Derita, Djumansi; Napitupulu, Marisi; Yesene, Alicia Nadya Putri; Larasati, Dhinda; Januati, Naqiyyah Arizka; Emawati, Heni
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9019

Abstract

Industri kayu merupakan salah satu industri kehutanan yang memanfaatkan kayu sebagai bahan utamanya. Kayu banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sebagai bahan dasar konstruksi, furniture, hiasan, atau kebutuhan penunjang lainnya. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 Juli 2025 mulai jam 8.00 Wita pagi sampai selesai, di CV Mana Karya Samarinda. Peserta adalah karyawana CV Wana Karya, Dosen dan mahasisswa Fakultas Pertanian Untag 1945 Samarinda.  Metode dalam abdimas ini adalah memberikan materi berupa slide (ceramah), kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil yang dicapai dalam abdimas ini adalah memberikan masukan untuk output produk berdasarkan hasil FGD dengan pengelola CV Wana Karya Samarinda. Hasil diskusi dan penyampaian materi bahwa CV Wana Karya banyak mengalami kendala yaitu permodalan, pemasaran dan mendapatkan bahan baku. Pengabdian kepada masyarakat terlaksana dengan baik dan dapat disimpulkan sebagai berikut: CV Wana Karya mengalami beberapa kendala terutama permodalan dan pemasaran baik lokal dan ekspor dan bahan baku. Kegiatan pengabdian ini untuk permodalan disarankan menjalin kerjasama dengan Bank pemerintah yang kompeten, pemasaran tetap dilakukan dengan penambahan di media sosial sedangkan bahan disarankan untuk bekerjasama dengan perusahan kelapan sawit yang baru pembukaan lahan yang dapat memanfaatkan kayu limbah ulin dan bengkirai.