Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERIOPERATIVE MEDICAL NUTRITIONAL THERAPY IN A SEVERELY MALNOURISHED PATIENT WITH AMPULLA OF VATER CARCINOMA POST WHIPPLE PROCEDURE: A CASE REPORT Ratha, I Putu Prayoga
IJCNP : INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL NUTRITION PHYSICIAN Vol 7 No 1 (2026): IJCNP
Publisher : Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54773/ijcnp.v7i1.243

Abstract

Abstract Background : The ampulla of Vater carcinoma is a rare gastrointestinal malignancy but has a better prognosis than pancreatic cancer. Severe malnutrition is common in patients with gastrointestinal cancer and worsens clinical outcomes. Objective: To report the implementation of structured perioperative nutrition therapy in a severely malnourished patient with carcinoma of the ampulla of Vater. Methods: Case report of a 51-year-old woman with severe malnutrition and obstructive jaundice, who underwent a Whipple procedure . Nutritional status assessment was performed using Subjective Global Assessment (SGA), anthropometry, and hand grip strength (HGS). Perioperative nutritional therapy was carried out in stages, with clinical and laboratory monitoring. Results: Nutrition therapy was started preoperatively with the ERAS method and continued gradually postoperatively through enteral and parenteral routes, until the patient was able to accept a full oral diet and vitamin supplementation. The target energy of 1840 kcal and protein 78 g/day was achieved within 7 days. Clinical status and physical function improved during treatment. Conclusion: Appropriate perioperative nutritional therapy supports metabolic recovery, improves nutritional status, and enhances clinical outcomes in patients with advanced gastrointestinal cancer undergoing major surgery. Keywords : severe malnutrition, ampullary carcinoma , perioperative nutritional medical therapy, Whipple procedure
Penyuluhan Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Metabolik di SMP Negeri 6 Denpasar Sukawati, Cokorda Istri Mas Dalem; Purnawijaya, Made Adinanta; Wirayanti, Putu Diani; Alvina, Made Kurnia; Harimawan, Agustinus I Wayan; Saskara , I Dewa Gde Wira; Weta, I Wayan; Sumartini, Ni Ketut; Yuliani, Eni; Ratha, I Putu Prayoga; Siallagan, Rini Martha; Sutadarma, I Wayan Gede
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i3.1783

Abstract

Penyakit metabolik merupakan kelompok gangguan yang prevalensinya terus meningkat dan berkaitan erat dengan pola makan tidak sehat serta gaya hidup sedentari. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap perubahan pola konsumsi, sehingga diperlukan intervensi edukatif sejak dini untuk mencegah terjadinya penyakit metabolik di masa mendatang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pola makan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit metabolik. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 6 Denpasar dengan melibatkan 46 siswa. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar perut, dan indeks massa tubuh), penyuluhan melalui ceramah interaktif dengan media presentasi dan video edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji statistik menggunakan paired t-test. Hasil menunjukkan bahwa rerata berat badan, tinggi badan, lingkar perut, dan IMT siswa berturut-turut adalah 51,38 ± 10,90 kg, 158,2 ± 8,5 cm, 71,0 ± 9,1 cm, dan 21,5 ± 3,8 kg/m². Sebagian besar siswa memiliki status gizi normal (37,0%), namun ditemukan proporsi overweight dan obesitas yang cukup tinggi (masing-masing 21,7%). Rerata nilai pengetahuan meningkat secara signifikan dari 77,1 ± 17,2 pada pre-test menjadi 91,0 ± 10,8 pada post-test (p < 0,001). Kegiatan penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pola makan sehat dan pencegahan penyakit metabolik, serta berpotensi menjadi strategi promotif dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak usia remaja.