Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MELALUI IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DAN MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN Budiana Kurniawati, Susilaningtyas; Darsono; Ashari, Dhea Sashinta; Ambarwati, Retnoning; Setiawan, Fajar Budi; Sultan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6063

Abstract

Pemberdayaan kelompok wanita tani memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian skala rumah tangga dan memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas. Namun, keterbatasan literasi digital dan pemanfaatan teknologi tepat guna masih menjadi kendala utama yang dihadapi oleh sebagian besar kelompok tani perempuan di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Makmur Joglo Surakarta melalui implementasi teknologi tepat guna berbasis website guna mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan keluarga. Metode pengabdian dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan website, serta pendampingan intensif. Identifikasi kebutuhan dilakukan terhadap ±25 anggota KWT dengan menggunakan observasi, wawancara, dan diskusi kelompok terarah. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan melalui sesi tatap muka interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung menggunakan aplikasi website yang disesuaikan dengan kapasitas mitra.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator capaian. Pemahaman dasar teknologi digital meningkat dari 32% menjadi 84%, kemampuan menggunakan website sederhana meningkat dari 24% menjadi 80%, dan pemanfaatan website untuk informasi produk pertanian meningkat dari 20% menjadi 76%. Selain itu, kepercayaan diri anggota dalam menggunakan teknologi meningkat dari 36% menjadi 88%, partisipasi aktif dalam pengelolaan media digital kelompok meningkat dari 40% menjadi 92%, serta pemahaman peran teknologi dalam mendukung ketahanan pangan meningkat dari 44% menjadi 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kombinasi pelatihan berbasis praktik dan pendampingan berkelanjutan efektif dalam mendorong adopsi teknologi tepat guna pada kelompok tani perempuan.Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa implementasi teknologi tepat guna berbasis website yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mitra mampu meningkatkan kapasitas digital, memperkuat peran kelembagaan KWT, serta menjadi fondasi penting dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian dan pembangunan ketahanan pangan berbasis komunitas. Model pengabdian ini berpotensi untuk direplikasi pada kelompok wanita tani lainnya dengan kondisi serupa sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Pendampingan Komunitas Desa Dalam Manajemen Talenta Inklusif Untuk Mewujudkan Desa Bersih Dari Sampah, Produktif, dan Berbasis Ekonomi Sirkular Widodo, Zandra Dwanita; Darsono, Darsono; Ramadhan, Dwinanda Ripta; Hardiansyah, Muhammad Faiz; Imron, Fatkhul; Setiawan, Fajar Budi; Primantari, FA. Luky; Purnomo, Yuwono Bimo
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/vq692p06

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga di wilayah permukiman padat cenderung meningkat dan sering tidak diimbangi oleh pemilahan dari sumber serta tata kelola kelembagaan yang memadai. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kualitas pilahan, tingginya residu tercampur, dan lemahnya keberlanjutan aktivitas bank sampah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola Bank Sampah Warso Gesit melalui penerapan manajemen talenta inklusif untuk mewujudkan desa yang lebih bersih, produktif, dan berbasis ekonomi sirkular di Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Karanganyar. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis partisipasi warga (community-based) dengan tahapan pemetaan,perencanaan,implementasi, monitoring dan evaluasi–penguatan keberlanjutan, yang dioperasionalkan melalui pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks, mediasi, dan advokasi. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya SOP layanan, perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan, penataan pembagian peran relawan berdasarkan pemetaan talenta, serta terbentuknya kader pengganti untuk fungsi kunci. Pada level warga, program mendorong pembiasaan pemilahan melalui edukasi terarah dan uji coba layanan rutin. Kesimpulannya, integrasi penguatan kelembagaan dan manajemen talenta inklusif efektif meningkatkan konsistensi layanan bank sampah serta membuka peluang penguatan rantai nilai ekonomi sirkular berbasis komunitas.