Tiara Sani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KETIDAKMAMPUAN SISWA DALAM MENILAI DIRI SENDIRI DENGAN JUJUR (SELF ASSESMENT) DI SMP Husnul Khotima; Tiara Sani; Mardianah Mardianah; Mutmainah Mutmainah; Nurfadhilah Nurfadhilah; Nita anggreani; Nurul Hasanah; Eka Selvi Anggita Sari; Erniati Erniati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis ketidakmampuan siswa dalam menilai diri sendiri dengan jujur melalui metode self-assessment di SMP Negeri 5 Palu. Ketidakmampuan siswa menilai diri secara objektif merupakan isu penting yang berdampak pada integritas akademik dan perilaku belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen one-shot case study melibatkan 21 siswa kelas IX. Instrumen berupa angket skala Likert dan dokumentasi hasil belajar siswa, dengan analisis statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan pemahaman mengenai tujuan dan indikator self-assessment serta umpan balik guru, 19 dari 21 siswa (90,48%) mampu melakukan penilaian diri secara jujur sesuai dengan pengamatan guru. Analisis korelasi memperlihatkan adanya hubungan positif signifikan antara kesadaran diri (r = 0,742, p < 0,01) dan kepercayaan diri (r = 0,681, p < 0,01) dengan kejujuran siswa, serta hubungan negatif signifikan antara rasa takut dinilai buruk dengan kejujuran (r = -0,623, p < 0,01). Temuan ini menegaskan bahwa faktor psikologis berperan penting dalam kejujuran self-assessment. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan self-assessment yang sistematis dan berkelanjutan, pendampingan guru yang intensif, serta integrasi pendidikan karakter untuk menumbuhkan kejujuran siswa dalam menilai diri. Dengan demikian, self-assessment tidak hanya berfungsi sebagai instrumen evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan integritas akademik dan kesadaran metakognitif siswa.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Kahoot Pada Mata Pelajaran Tik Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa di SMPN 3 Bolo Tiara Sani; Ardi Rahmawan; Lisda Ramdhani
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v5i1.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan media pembelajaran interaktif Kahoot dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran TIK di SMPN 3 Bolo. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 40 siswa kelas VII yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Instrumen penelitian berupa tes pemahaman, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dengan rata-rata posttest 71,00 dan kelompok kontrol 66,75 (Sig. 0,016 0,05). Nilai N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,504 lebih tinggi dari kelompok kontrol 0,436. Cohen's d menunjukkan effect size sebesar 0,445 yang berkategori sedang, membuktikan bahwa Kahoot efektif meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran TIK.