Abrar, M. Dliyaul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Karakter dan Moral dalam Kajian Hadis Tematik Faqihuddin, Ahmad; Ilyas, Ilyas; Alfiah, Alfiah; Abrar, M. Dliyaul
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1910

Abstract

Pendidikan karakter dan moral merupakan tujuan fundamental ajaran Islam dan inti dari risalah kenabian. Dalam perspektif hadis, pembentukan karakter tidak hanya diarahkan pada pemahaman norma moral, tetapi pada internalisasi nilai akhlak yang terwujud dalam perilaku nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendidikan karakter dan moral dalam perspektif hadis tematik dengan menelaah nilai-nilai profetik yang relevan bagi penguatan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian hadis tematik (mawḍū‘ī) terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan kejujuran, kesabaran, empati, dan tanggung jawab, dengan merujuk pada sumber primer yang otoritatif seperti Ṣaḥīḥ al-Bukhārī dan Ṣaḥīḥ Muslim. Analisis dilakukan melalui penelusuran makna kunci, konteks penyampaian hadis, serta penjelasan ulama syarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis memandang karakter sebagai manifestasi nilai moral yang terinternalisasi secara berkelanjutan melalui keteladanan dan pembiasaan. Pendidikan karakter berbasis hadis memiliki relevansi strategis dalam penguatan moral peserta didik serta pembentukan karakter bangsa yang religius, toleran, dan berkeadaban dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk.
Analisis Implementasi Kurikulum Terintegrasi Pada Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Pesantren Di Riau Faqihuddin, Ahmad; Murhayati, Sri; Yuliharti, Yuliharti; Abrar, M. Dliyaul
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1914

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi kurikulum terintegrasi pada Sekolah Menengah Kejuruan berbasis pesantren di Provinsi Riau, yang mengombinasikan kurikulum nasional kejuruan dengan kurikulum kepesantrenan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi kurikulum didukung oleh kepemimpinan sekolah yang visioner, kultur religius pesantren, serta kolaborasi efektif antarguru. Adapun kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan tenaga pendidik berkompetensi ganda, tantangan sinkronisasi jadwal pembelajaran, dan keterbatasan sarana prasarana. Dampak implementasi kurikulum terintegrasi tercermin pada peningkatan kompetensi vokasional siswa dengan kenaikan rata-rata sebesar 12 persen, penguatan karakter religius, serta peningkatan kesiapan kerja di dunia industri. Temuan ini menegaskan urgensi pengembangan model kurikulum terintegrasi dalam pendidikan vokasional Islam sebagai upaya melahirkan lulusan yang unggul secara teknis sekaligus berkarakter Islami.
Epistemologi Pendidikan dalam Al-Qur’an Faqihuddin, Ahmad; M. Yusuf, Kadar; Abrar, M. Dliyaul
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1929

Abstract

Epistemologi pendidikan dalam Al-Qur’an membahas cara pengetahuan diperoleh, dipahami, dan diarahkan dalam proses pendidikan. Al-Qur’an memperkenalkan struktur pengetahuan yang bersifat komprehensif melalui konsep ‘ilm sebagai pengetahuan rasional, ma‘rifat sebagai pengenalan batin yang bersifat reflektif-spiritual, dan ḥikmah sebagai kemampuan menerapkan pengetahuan secara bijaksana. Dalam perspektif Qur’ani, sumber pengetahuan mencakup wahyu, akal, pancaindra, dan intuisi yang saling melengkapi dalam membangun pemahaman yang utuh. Kajian ini menyoroti kritik Al-Qur’an terhadap epistemologi modern yang cenderung memisahkan ilmu dari nilai moral dan spiritual. Sebagai alternatif, epistemologi Qur’ani menawarkan pendekatan integratif yang menempatkan pengetahuan dalam kerangka nilai dan tujuan kemanusiaan. Dengan demikian, epistemologi pendidikan dalam Al-Qur’an relevan sebagai landasan pengembangan paradigma pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan manusia yang berakhlak, bermakna, dan berkeadaban.