Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Edukasi P3K di Desa Mojorejo Mojokerto Dhani, Mey Rohma; Santoso, Mochamad Yusuf; Kurniasih, Dewi; Santiasih, Indri; Handoko, Lukman; Puspandari, Lusia Eni; Sulistiya, Yossa Mahendra; Putri, Nila Rizqiyah Hanik Maha
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v9i1.78

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di Desa Mojorejo, Mojokerto, yang menghadapi tantangan pengetahuan terbatas terhadap kesiapsiagaan keadaan darurat. Rendahnya pemahaman warga dalam penanganan kondisi darurat secara cepat dan tepat menjadi permasalahan utama yang mendasari program ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan warga dengan keterampilan dasar P3K agar mampu memberikan respons awal yang efektif sebelum bantuan medis profesional tiba. Pendekatan partisipatif digunakan pada kegiatan pengabdian ini, dimulai dengan survei kondisi masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan P3K dan potensi lokal. Setelah itu, disusun rencana program yang berfokus pada edukasi dan simulasi P3K, mencakup pengenalan prinsip dasar, teknik penanganan cedera ringan (luka terbuka, pingsan, keseleo, perdarahan), serta praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Balai RW dengan melibatkan aktif 29 warga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, terbukti dari rata-rata nilai pre-test 82,86 menjadi 90,75 pada post-test. Sebanyak 76% peserta berhasil memenuhi nilai minimal, menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini juga meliputi pendemonstrasian penggunaan perlengkapan P3K dan penyerahan tas P3K pribadi serta kotak P3K. Implikasi dari kegiatan ini adalah penguatan ketahanan kesehatan masyarakat, pembentukan fondasi jaringan pertolongan pertama berbasis komunitas, serta peningkatan literasi bencana di tingkat desa. Keberlanjutan pelatihan secara berkala dan replikasi model ini di desa-desa sekitar disarankan untuk memperluas dampaknya.
Edukasi Dini Potensi Bahaya Kebakaran pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Mojorejo Mojokerto Dhani, Mey Rohma; Santoso, Mochamad Yusuf; Rachmat, Aulia Nadia; Amrullah, Haidar Natsir; Khairiansyah, Mades Darul; Subekti, Arief; Sulistiya, Yossa Mahendra
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v8i2.1818

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana kebakaran merupakan aspek krusial yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya bagi anak usia sekolah dasar yang tergolong dalam kelompok rentan. Kurangnya pemahaman mengenai risiko api dan prosedur keselamatan dapat meningkatkan dampak negatif baik secara fisik maupun mental ketika terjadi keadaan darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa kelas empat SDN Mojorejo, Mojokerto, mengenai potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah dan sekolah. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan klasifikasi penyebab kebakaran, identifikasi benda pemicu api, teknik pencegahan, serta praktik pemadaman api menggunakan alat tradisional maupun Alat Pemadam Api Ringan. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi kelompok kecil, dan simulasi evakuasi mandiri. Evaluasi efektivitas kegiatan diukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test yang diikuti oleh 54 siswa. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata yang semula 66,11 pada pre-test meningkat menjadi 79,07 pada post-test, mencerminkan kenaikan sebesar 20%. Partisipasi aktif dan antusiasme tinggi terlihat selama sesi tanya jawab dan pemberian apresiasi bagi siswa. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukasi partisipatif berbasis visual efektif dalam memperkuat kapasitas mitigasi bencana pada anak-anak. Program ini diharapkan dapat membentuk fondasi budaya keselamatan yang kokoh, sehingga siswa mampu bertindak sigap dan tepat dalam meminimalisir risiko kebakaran di kehidupan sehari-hari. Keberlanjutan edukasi ini memerlukan dukungan pihak sekolah dan orang tua agar kesiapsiagaan tetap terjaga secara konsisten di lingkungan masyarakat.