Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Hexagon

ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN DENGAN METODE EARNED VALUE Fardila, Dinda; R Kamagi, Siti Nurholisa; Ali Topan, Paris; Husainy, Zainuddin
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains Vol 5 No 2 (2024): HEXAGON - Edisi 10
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v5i2.4044

Abstract

Cost and time are important variables in a construction project. Significant cost and time deviations can indicate poor project management, so there is a need for evaluation and control regarding this matter. In this research, researchers evaluated costs and time using the Earned Value Concept method. Performance evaluation of time and cost was carried out using Microsoft Project. Cost performance using the Earned Value Method means that there is a cost overrun of IDR 1,206,432.85 from the total construction budget plan (overbudget). This is shown by the EAC (Estimate to Complete) value of IDR 11,536,477,946.05 which is greater than the BAC (Budgeted All Construction) value of IDR 11,535,271,513. Performance when using the Earned Value Method has SV values ??in the July-October period showing positive values, namely IDR 175,140,527.07, IDR 175,138,345.20, IDR 175,140,527.07, IDR 32,838,848.83, this value shows that the project was realized faster than planned. Performance based on the schedule productivity index (SPI) in the July period has a value of 1.037894631, August has a value of 1.02648206, September has a value of 1.019104588, and October has a value of 1.002926831. This SPI value shows >1, meaning that the realized work productivity is carried out faster than the planned schedule.
Evaluation Evaluation Of Road Pavement Conditions Using the Method Pavement Condition Index (PCI) : (Case Study of Deep Boak Roads) Elvina Damayanti; Eti Kurniati; Dinda Fardila
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3232

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang sangat penting untuk memperlancar pertumbuhan ekonomi onomi, baik antar kota dengan kota lain, antar kota dengan desa, dan antar desa dengan desa yang lainnya. Kabupaten Sumbawa memiliki panjang jalan 1.580,60 km, pada tahun 2020, masyarakat dapat menikmati jalan beraspal sepanjang 570,35 kilometer dari panjang jalan Kabupaten Sumbawa. Meskipun secara data jalan di Kabupaten sumbawa menunjukkan angka yang baik namun disisi lain masih terdapat beberapa wilayah yang secara kondisi fisik jalan masih rusak, salah satunya Jalan Boak Dalam. Jalan Boak Dalam memiliki panjang 3,668 m yang kondisi jalannya memiliki kerusakan dibeberapa titik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai kerusakan jalan berdasarkan analisis pavement condition index (PCI) dan memberikan solusi untuk mengatasi kerusakan pada Jalan Boak Dalam. Untuk hasil dari analisis PCI pada Jalan Boak Dalam memiliki nilai 88,055 dengan ratting sempurna (excellent), tetapi ada beberapa segmen yang memiliki ratting poor dan very poor yaitu segmen 10, segmen 14, segmen 69 dan segmen 70, sehingga diperlukan perhatian dan penanganan untuk perbaikan. Pada ruas jalan yang diteliti segmen 70 memiliki ratting paling rendah dengan nilai PCI 12 dan dalam kategori Very Poor. Untuk solusinya dapat dilakukan perbaikan dengan metode rekonstruksi dan penambalan (patching)
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING DI SUMBAWA Dinda Fardila; Nurhadiah Ningsih
Hexagon Vol 5 No 1 (2024): HEXAGON - Edisi 9
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v5i1.3903

Abstract

Penggunaan BIM di indonesia belum maksimal padahal BIM sudah muncul sejak lama di Indonesia. Terkait dengan hal tersebut maka perludilakukan penelitian terkait evaluasi penerapan Building Information Modeling (BIM) pada proyek konstruksi di Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pengadopsian Building Information Modeling di Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuisioner. Pelaksanaan proyek di Sumbawa saat ini masih banyak menggunakan perangkat lunak konvesional seperti Autocad untuk desain gambar, Microsoft Excel untuk perhitungan volume dan biaya dan Microsoft Project untuk penjadwalan. Semua masih dilakukan dengan cara yang paper-based dan banyak hal yang akhirnya menjadi sia-sia karena terdapat perubahan-perubahan yang terjadi sepanjang proses konstruksi. Dengan masih digunakannya metode konvensional pada pelaksanaan konstruksi di Sumbawa masih terdapat banyak permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan konstruksi.sesuai analisis dapat disimpulkan Implementasi building information modeling di Sumbawa Nusa Tenggara Barat, secara umum masih belum berjalan dengan baik dan masih terdapat beberapa permasalahan. Permasalahan utama yang terjadi adalah belum adanya sinergi antara unsur proyek karena pengguna jasa dan penyedia jasa belum sepenuhnya memahami Building Information Modeling
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS METODE KONVENSIONAL DENGAN BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA PERHITUNGAN BIAYA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI Dinda Fardila; Ilham Bintang Adhitama; Miftahuljannah; Muhammad A’zamul Amar; Zainuddin Husainy
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.6393

Abstract

Perkembangan industri konstruksi yang pesat dan kompleksitas proyek yang semakin tinggi menuntut adanya metode perencanaan yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Building Information Modeling (BIM) hadir sebagai solusi teknologi yang mampu mengintegrasikan proses desain dan konstruksi secara digital, sehingga menghasilkan informasi yang lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan volume pekerjaan dan estimasi biaya pelaksanaan proyek konstruksi Gedung Rektorat Universitas Teknologi Sumbawa menggunakan metode konvensional dan metode BIM. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif dengan memanfaatkan perangkat lunak Autodesk Revit sebagai instrumen pemodelan 3D. Estimasi biaya dilakukan berdasarkan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kabupaten Sumbawa tahun 2012. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa terdapat selisih biaya sebesar Rp 80.656.000 atau sekitar 4,8%, di mana metode BIM memberikan estimasi yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional. Selisih ini mencerminkan keunggulan BIM dalam akurasi perhitungan volume dan efisiensi material karena didukung oleh visualisasi tiga dimensi serta deteksi dini terhadap konflik desain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa BIM lebih unggul dalam menunjang perencanaan biaya proyek dan dapat diandalkan sebagai pendekatan modern dalam manajemen konstruksi.