Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Islam Menurut KH. Imam Zarkasyi Zarkasyi, Muhammad Badruddin; Sarwanto, Sarwanto; Firdosi, Akh. Fad; Khoir, Mulyanto Abdullah; Halmianto, Halmianto
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.4916

Abstract

This study aims to examine the thoughts and contributions of KH. Imam Zarkasyi in the renewal of Islamic boarding school education in Indonesia. The method used in this study is a literature review, with a case study approach. Data were obtained from books, journals, proceedings, magazines, and scientific articles, and analyzed using thematic analysis techniques that include the stages of comparison, contrast, and critique. The study's results indicate that the renewal of Islamic boarding school education was initiated by KH. Imam Zarkasyi is based on four main aspects, namely the renewal of the structure and management of Islamic boarding school institutions based on waqf, the development of an integrative curriculum that combines religious knowledge and general knowledge in a balanced manner, the implementation of a modern and organized classical boarding school education system and method, and the formation of the mindset of students through the internalization of the Panca Jiwa Pondok values. In addition, this study found that the concepts of the hidden curriculum and 24-hour education implemented at the Darussalam Gontor Modern Islamic Boarding School contributed significantly to the formation of students' characters as independent, broad-minded, and oriented towards social service. The educational thoughts of KH. Imam Zarkasyi is a relevant model for developing modern Islamic boarding schools that remain rooted in Islamic values and are adaptable to the demands of changing times.
Kontribusi Islamic Worldview terhadap Pembentukan Nilai Spiritual Moral dan Sosial dalam Pendidikan Islam Sumiran, Sumiran; Khafidoh, Khafidoh; Kusbiantoro, Handaru; Syafiq, Ahmad; Firdosi, Akh. Fad
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5224

Abstract

Pendidikan Islam pada era modern menghadapi tantangan paradigmatik yang serius akibat pengaruh globalisasi, sekularisasi, perkembangan teknologi digital, serta penetrasi nilai-nilai asing yang tidak sejalan dengan ajaran tauhid. Kondisi ini menyebabkan pendidikan Islam sering kehilangan orientasi filosofisnya dan tidak lagi berdiri di atas basis pandangan alam yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Islamic worldview terhadap pembentukan nilai spiritual, moral, dan sosial dalam pendidikan Islam secara komprehensif. Pendekatan penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan penelusuran kritis terhadap literatur kontemporer yang relevan dalam bidang pendidikan Islam, filsafat pendidikan, dan kajian worldview. Hasil kajian menunjukkan bahwa worldview Islam memiliki peranan sentral dalam membentuk kesadaran ketuhanan, orientasi ibadah, dan penyucian jiwa sebagai nilai spiritual; membangun akhlak mulia, adab, etika tauhidik, serta integritas sebagai nilai moral; dan menumbuhkan persaudaraan, keadilan, empati, serta tanggung jawab sosial sebagai nilai sosial. Integrasi worldview tauhidik dalam kurikulum, pedagogi, dan lingkungan pendidikan terbukti mampu memberikan arah yang jelas bagi pembinaan karakter peserta didik secara holistik di tengah tantangan modernitas. Dengan demikian, revitalisasi Islamic worldview merupakan kebutuhan mendesak dalam pengembangan pendidikan Islam. Pandangan alam tauhidik tidak hanya menjadi dasar normatif, tetapi juga menjadi kerangka praksis yang mengarahkan visi pendidikan, membentuk identitas peserta didik, serta menghadirkan pendidikan Islam yang mampu melahirkan manusia berkarakter spiritual, bermoral luhur, dan berkontribusi positif terhadap kehidupan sosial.