Feni Nur Afifah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN LITERATUR TENTANG MODEL ROLE PLAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG PADA PESERTA DIDIK KELAS IV Roselia Puji Lestari; Feni Nur Afifah; Siti Lailatul Ulya; Aines Nisma Zustiani; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6928

Abstract

Pembelajaran matematika pada tingkat sekolah dasar, khususnya pada materi bangun ruang, masih sering dipersepsikan sulit oleh peserta didik karena karakteristik materinya yang abstrak. Kondisi tersebut menuntut penggunaan model pembelajaran yang mampu menyajikan konsep secara konkret dan bermakna. Dalam pelajaran matematika, metode Role Play merupakan salah satu model pembelajaran yang dinilai efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep dan karakteristik model Role Play, karakteristik pembelajaran matematika materi bangun ruang kelas IV, bentuk penerapan Role Play dalam pembelajaran matematika, serta kelebihan dan keterbatasannya berdasarkan kajian literatur dan hasil penelitian terdahulu. Studi literatur menjadi metode yang dipilih dalam penelitian ini dengan menelaah berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menyatakan bahwa model Role Play dapat meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang, keaktifan belajar, serta kemampuan berpikir konkret peserta didik kelas IV SD, meskipun memiliki keterbatasan dalam pengelolaan waktu dan kesiapan peserta didik.
PEMBELAJARAN PENJASKES DENGAN PENDEKATAN INQUIRY Feni Nur Afifah; Nur Wahyuni Anisa; Rohmatul Karimah; Khafifah Maulani; Danang Isworo Wijayanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6992

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) adalah bidang studi yang menuntut keterlibatan jasmani dalam intensitas yang cukup tinggi, sehingga peserta didik memerlukan masa pemulihan setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Kondisi tersebut kerap menyebabkan siswa kurang siap untuk mengikuti mata pelajaran selanjutnya. Di sisi lain, PJOK berperan strategis dalam membentuk gaya hidup sehat serta menanamkan kebiasaan positif pada siswa, sehingga guru PJOK dituntut mampu merancang pembelajaran yang menarik, nyaman, dan mampu membangkitkan motivasi belajar. Mutu pembelajaran sangat ditentukan oleh kreativitas guru dalam menghadirkan pembaruan agar proses belajar tidak bersifat monoton. Salah satu pendekatan yang dapat dijadikan alternatif yaitu implementasi  pendekatan pembelajaran berbasis inquiry, yaitu pendekatan dengan mengajak peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif dalam menggali informasi serta menemukan konsep melalui proses berpikir kritis. Pendekatan ini memberi ruang kepada peserta didik untuk berperan secara lebih aktif dalam memahami materi sehingga efektivitas pembelajaran dapat ditingkatkan. Dengan demikian, penerapan pembelajaran inkuiri diharapkan mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran PJOK.
Integrated Learning System Between Reading the Yellow Book and Memorizing the Qur'an in Islamic Boarding Schools: Case Study at the Baitul Abidin Darussalam Wonosobo Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School Farich Ahsani; Abdurrahman Al-Asy’ari; Samsul Munir Amin; Salis Irvan Fuadi; Moh. Sakir; Feni Nur Afifah
World Journal of Islamic Learning and Teaching Vol. 3 No. 1 (2026): World Journal of Islamic Learning and Teaching
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidkan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/wjilt.v3i1.512

Abstract

Islamic boarding schools (Islamic boarding schools) are required to integrate classical scholarly traditions and modern education, one way of doing this is through the integration of the study of yellow books (tahfidzul Qur'an) and Qur'an memorization (tahfidzul Qur'an). The Baitul Abidin Darussalam Wonosobo Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School implements an integrative learning system to balance Qur'an memorization and understanding of Islamic law (shari'a). However, it still faces obstacles such as a tight schedule, different methods, and weak coordination and evaluation. This study examines the implementation patterns, challenges, and impacts of this system, with the hope of serving as a reference for developing a balanced and sustainable model of Islamic boarding school education. This research uses a qualitative approach with a case study design to understand in-depth the implementation of the integrative learning system between Qur'an memorization and the study of yellow books (tahfidzul Qur'an) at the Baitul Abidin Darussalam Wonosobo Islamic Boarding School (PPTQ). Subjects were selected purposively, including the boarding school administrator, tahfidz teachers, yellow book teachers, and students. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. Data analysis was conducted interactively using the Miles and Huberman model, which encompasses data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification to obtain a holistic and contextual understanding. The discussion shows that the integrative learning system in Islamic boarding schools is implemented through a balanced daily schedule between Quran memorization and yellow book study, allowing memorization, understanding, and moral development to occur simultaneously within the students' daily routines. Integration is achieved structurally through scheduling, methodologically by linking verse memorization with book study, and culturally through the instillation of values, etiquette, and pesantren traditions. The success of integration is supported by the exemplary behavior of the kiai (Islamic teachers) and ustadz (Islamic teachers), the religious environment, and the motivation and discipline of the students, despite challenges such as busy schedules, physical exhaustion, differences in student abilities, and limited facilities. The impact of implementing this system is seen in the improved quality of contextual memorization, a more critical understanding of the scriptures, the formation of disciplined and moral character, and the holistic spiritual development of students.