Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islam Berkemajuan: A Synthesis of Islamic Values and Civilizational Progress Athar Abdullatif Husain; Bagus Jamroji; Roni Nuryusmansyah; Addinul Subhan
Al-Hikmah: International Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : PT. Education Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/zq54pn33

Abstract

Islam Berkemajuan is a distinctive paradigm developed by Muhammadiyah, referring to progressive and civilizational Islam that integrates Islamic normative values with modern societal demands. This study analyzes Islam Berkemajuan within the Al-Islam and Kemuhammadiyahan perspective, examining how Islamic values synthesize with civilizational progress in Muhammadiyah thought. Employing a qualitative library research approach, this study examines authoritative sources including Al-Islam and Kemuhammadiyahan literature, official Risalah Islam Berkemajuan, Muhammadiyah congress documents, and relevant scholarly works. Data were analyzed using descriptive-analytical techniques to identify key concepts and theoretical linkages. Findings reveal that Islam Berkemajuan represents an integrative paradigm uniting theological principles tauhid, justice, and humanity with rationality, scientific development, and social transformation. This synthesis operates through tajdid, functioning as both doctrinal purification and continuous renewal across social, educational, and cultural domains. The study's novelty lies in positioning Islam Berkemajuan explicitly as civilizational synthesis within Al-Islam and Kemuhammadiyahan framework, transcending mere normative rhetoric. The conclusion establishes Islam Berkemajuan as a relevant, dynamic framework for understanding Islam as both ethical guidance and civilizational progress, contributing significantly to Al-Islam and Kemuhammadiyahan studies development.
Dialog Krisis Filsafat Pendidikan Islam dengan Pemikiran Pendidikan Progresif John Dewey Mada Yudha Sasana; Addinul Subhan; Roni Nuryusmansyah; Rifqi Khairul Anam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Transaksi (Transaction) antara Filsafat Pendidikan Islam dan Instrumentalisme John Dewey, dengan hipotesis bahwa sintesis keduanya dapat mengatasi Kesulitan yang Dirasakan (The Felt Difficulty) dalam pembentukan karakter adaptif di era modern. Dengan menggunakan metode komparatif-kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa kesamaan tujuan dalam mencapai Pertumbuhan (Growth) individu yang utuh dapat diwujudkan melalui Instrumentalisme pedagogis. Pendekatan berbasis Pengalaman Nyata ala Dewey berfungsi sebagai alat fungsional untuk menguji dan mengaplikasikan nilai-nilai normatif Islam, memindahkannya dari ranah kepatuhan pasif menjadi Berpikir Reflektif (Reflective Thinking) yang aktif. Hasilnya adalah sebuah model Rekonstruksi Pengalaman yang holistik, di mana spiritualitas diperkuat oleh Kecerdasan Sosial (Social Intelligence) siswa. Dengan demikian, integrasi ini menawarkan kerangka pendidikan yang relevan dan inklusif, yang siap membekali generasi mendatang dengan karakter moral yang berdaya guna dalam menghadapi dinamika sosial yang plural dan senantiasa berubah.