Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Daya Saing UMKM Pangan Melalui Pelatihan 5R Pada Industri Kecil Di Wilayah Kecamatan Tengaran Maya Utami Dewi; Aris Sarwo Nugroho; Migunani; Sumaryanto; Yuli fitrianto; Nanik Qosidah; Ayyub Hamdanu Budi Nurmana; Sri Yulianingsih; Luthfy Purnanta Anzie; Siswanto; Dhevi Dadi Kusumaningtyas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i2.7865

Abstract

MSMEs have a strategic role in the Indonesian economy, especially in creating jobs and improving people's welfare. However, many MSMEs face challenges in operational efficiency and workplace management. The 5R concept (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, and Rajin) is a method that has been proven to increase productivity and work efficiency. This community service activity was carried out by the Lecturer Team of the University of Computer Science and Technology who held a 5R Training for 20 MSME actors in Sugihan Village, Tengaran District, Semarang Regency. This training aims to improve understanding and application of the 5R principles in the work environment, so that MSMEs can operate more efficiently and increase competitiveness. The methods used include theory sessions, discussions, and questions and answers. The results of the training activities, participants were able to absorb 80% of the material provided related to the implementation of 5R, related to increasing awareness of the importance of workplace organization, production efficiency, and cleanliness and safety of the business environment. It is hoped that in the future, participants through this training can provide real benefits in increasing productivity and the quality of their products.
BEHAVIORAL BIASES AND FINANCIAL RISK TOLERANCE: A COMPARATIVE ANALYSIS BETWEEN MILLENNIAL AND GEN Z INVESTORS IN EMERGING MARKETS Nanik Qosidah; Kusna Djati Purnama; Henny
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025 : Jurnal Akuntansi dan Bisnis (AKUNTANSI)
Publisher : LPPM PoliteknikPratamaKendal- Universitas Sains Dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jiab.v5i1.1043

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong generasi milenial dan Gen Z di Indonesia untuk aktif berinvestasi melalui instrumen berbasis teknologi. Namun, keputusan investasi mereka masih dipengaruhi oleh bias perilaku seperti overconfidence, herding, dan loss aversion, yang berdampak pada tingkat toleransi risiko keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga jenis bias tersebut terhadap toleransi risiko serta membandingkan perbedaannya antara Milenial dan Gen Z. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui survei kepada 500 responden dari kedua generasi, menggunakan kuesioner skala Likert 5 poin. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui SmartPLS, termasuk uji multi-group analysis untuk membandingkan antar generasi. Hasil menunjukkan bahwa overconfidence meningkatkan toleransi risiko, sementara loss aversion menurunkannya. Pengaruh herding bervariasi di antara kedua generasi, menunjukkan perbedaan karakteristik perilaku investasi. Temuan ini memperkaya literatur perilaku keuangan dengan konteks lokal dan menyoroti pentingnya pendekatan edukasi keuangan yang disesuaikan dengan profil generasi. Selain itu, hasil penelitian ini membuka peluang pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk membantu investor muda dalam mengenali dan mengelola bias perilaku serta meningkatkan pengambilan keputusan keuangan yang lebih rasional dan adaptif di era digital.