Nofrohu Retongga
Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Dampak Lingkungan dalam Pengelolaan Limbah Pertambangan Hedsing Cressendo; Suci Fitria Rahmadhani Z; Nofrohu Retongga; Annisa Intan Yustisia Rahmalina; Afni Nelvi; Nelsy Mariza Syahyuda; Suci Handayani
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/6b9xvs41

Abstract

Pengelolaan limbah pertambangan batubara merupakan aspek kritis untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan, terutama pencemaran air. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengevaluasi kualitas air limbah berdasarkan parameter pH, TSS, Mn, dan Fe, Menganalisis kapasitas Settling Pond dalam mengurangi potensi pencemaran, dan Memberikan rekomendasi untuk optimalisasi pengelolaan limbah pada PT. X. Metode penelitian menggabungkan studi literatur, survei lapangan, dan analisis kuantitatif terhadap parameter pH, TSS, Mn, dan Fe. Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan limbah oleh Perusahaan X telah memenuhi standar Perda Kalimantan Timur No. 2 Tahun 2011, dengan nilai pH 8,02, TSS 3 mg/L, serta konsentrasi Fe dan Mn di bawah 0,02 mg/L. Namun, pemantauan rutin dan peningkatan kapasitas Settling Pond direkomendasikan untuk memastikan keberlanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengolahan limbah terstruktur dalam mitigasi dampak lingkungan pertambangan.
Pengaruh Kemiringan Deck terhadap Optimalisasi Produktivitas Shaking Table untuk Pemisahan Pasir Besi Daerah Pantai Talao Pariaman, Sumatera Barat Rizal Arif Hidayattullah; Nofrohu Retongga; Annisa Intan Yustisia; Rusnoviandi; Hendriono; Hedsing Cressendo
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/cwahz587

Abstract

Di wilayah Sumatera Barat terdapat adanya potensi pasir besi, salah satunya yaitu  berada di daerah Pantai Talao Kota Pariaman. Tidak optimalnya pengolahan bahan galian pasir besi tersebut khususnya di daerah Pariaman dan kurangnya pengetahuan masyarakat sekitar terhadap pengolahan bahan galian khususnya pasir besi merupakan masalah yang penulis temukan pada penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kemiringan deck pada Shaking Table terhadap hasil pemilihan pasir besi serta untuk  menghasilkan kadar pasir besi yang maksimal. Tahap pertama yang dilakukan yaitu pengambilan sampel pasir besi dengan berat per sampel yaitu 1000gram dengan kemiringan 0° hingga mencapai kemiringan maksimal yaitu kemiringan 6°. Hasil menunjukkan korelasi sangat kuat antara kemiringan dan hasil perolehan (0,892021583), serta produktivitas (0.603004), dan nilai recovery (0,00011969). Disimpulkan bahwa semakin tinggi kemiringan deck maka hasil perolehan dan nilai produktivitas juga akan meningkat. Sebaliknya, jika seiring dengan meningkatnya kemiringan pada deck hasil nilai recovery akan semakin menurun.
Analisis Perbandingan dan Faktor Penurunan Kualitas Batubara di Front dan Stockpile PT. XYZ Yuda Fahrizal; Nofrohu Retongga; Afni Nelvi; Suci Fitria Rahmadhani Z; Hendriono; Roby Mardiyan Safitra
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/mvvvpy46

Abstract

Batubara adalah jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan bakar energi langsung maupun sebagai bahan bakar industri. Penurunan kualitas batubara sering terjadi selama penyimpanan. Pengelolaan stockpile yang efektif dan terstruktur dengan baik memegang peranan penting untuk mengurangi risiko penurunan kualitas batubara yang signifikan selama proses penyimpanan dan penumpukan. Tujuan dari penelitian mengetahui kualitas Batubara di front, stockpile berdasarkan analisis proksimat, dan mengetahui perbandingan kualitas batubara di front dan stockpile PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah analisis proksimat. Berdasarkan analisis proksimat didapatkan kualitas batubara di front dengan nilai total moisture 42,91%, inherent moisture 30,80%, volatile matter 34.05%, ash content 6.30 %, fixed carbon 28.85, dan nilai kalori yaitu 4145 Kcal/Kg. Berdasarkan analisis proksimat didapatkan kualitas batubara di front dengan nilai total moisture 43,70%, inherent moisture 32,15%, volatile matter 34.03%, ash content 6.90 %, fixed carbon 27.07, dan nilai kalori yaitu 4044 Kcal/Kg. Hal ini dikarenakan total moisture batubara di stockpile mengalami kenaikan 0.79 %, inherent moisture batubara di stockpile mengalami kenaikan 1.35 %, volatile matter batubara di lokasi penambangan lebih tinggi 0.19 %, ash content batubara di stockpile lebih tinggi 0.62 % dan fixed carbon batubara front lebih tinggi 1.78 %.
Kajian Teknis Sistem Mine Dewatering di Lubang THC-06 Tambang Batubara Bawah Tanah CV. XYZ Ferdinan Akbar; Nofrohu Retongga; Dian Hadiyansyah; Jevie Carter Eka Putra; Suci Fitria Rahmadhani Z; Hendriono; Suhernomo
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/qa6z1k55

Abstract

Sistem mine dewatering merupakan bagian krusial dalam mendukung kelancaran operasi tambang bawah tanah, khususnya dalam menangani permasalahan air yang menggenangi daerah kerja. Penelitian ini dilakukan di lubang THC-06 milik CV. Tahiti Coal yang berlokasi di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Permasalahan utama yang ditemukan adalah adanya genangan air setinggi 15–35 cm di area penambangan, yang disebabkan oleh tidak optimalnya sistem pemompaan serta belum dilakukannya pengukuran debit air tanah dan limpasan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit air tanah dan limpasan, menentukan kebutuhan pompa, serta merancang dimensi sump yang ideal untuk mendukung sistem penyaliran tambang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi lapangan, pengukuran debit air, serta data curah hujan selama 10 tahun terakhir. Pengolahan data melibatkan metode rasional untuk menghitung debit limpasan, metode gumbel untuk curah hujan rencana, dan analisis kebutuhan pompa berdasarkan perhitungan head total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit limpasan yang masuk sebesar 0,1099 m3/detik dan debit air tanah mencapai 0,0016 m3/detik. Jumlah pompa ideal yang dibutuhkan adalah 1unit pompa San Ei 6SES3P60-3 dengan kapasitas 0,01167 m³/s. Dimensi sump yang optimal untuk menampung total debit air yang masuk adalah 18 m × 2,5 m × 2 m. Dengan sistem mine dewatering yang dirancang secara teknis dan akurat, gangguan operasional tambang dapat diminimalkan secara signifikan.