Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN FOTO COPY POY DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI MODERN Mai Riski Febriani; Khusnul Yatimah; Kurniawan; Siti Fatimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6036

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UMKM Foto Copy POY yang berlokasi di Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kualitas pelayanan akibat penggunaan alat konvensional dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi modern dalam proses produksi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi kerja melalui pelatihan serta pendampingan penggunaan mesin fotokopi digital dan sistem kerja berbasis teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi pentingnya digitalisasi usaha, pelatihan penggunaan peralatan modern, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada efisiensi waktu layanan, dari rata-rata lima menit menjadi dua menit per transaksi, serta peningkatan kepuasan pelanggan sebesar 90%. Selain itu, mitra juga memperoleh kemampuan baru dalam manajemen waktu dan pengoperasian alat berbasis teknologi digital. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi modern secara berkelanjutan.
Efektivitas Kerja Sama Pengadilan Negeri Sabak Dan Dukcapil Melalui Program Sidang Keliling Anggun Putri Utami; Sayida Khoiratun Nisak; Kurniawan; Al-Munif; Diyan Wilda; Triyana Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6046

Abstract

Penelitian Akses terhadap pelayanan hukum dan administrasi kependudukan di daerah terpencil masih menjadi tantangan signifikan bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam memperoleh dokumen resmi seperti akta kelahiran, akta kematian, dan sertifikat tanah akibat keterbatasan jangkauan geografis dan biaya transportasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Sidang Keliling yang dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan hukum dan administrasi kependudukan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif evaluatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 15 hingga 20 responden yang dipilih secara purposive sampling, meliputi petugas pengadilan, petugas Dukcapil, dan masyarakat peserta program, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Sidang Keliling berhasil meningkatkan akses masyarakat dengan 85 persen responden melaporkan kemudahan dalam mengurus administrasi hukum, serta 78 persen responden mengalami peningkatan kesadaran hukum dan pemahaman pentingnya dokumen administrasi kependudukan, meskipun masih menghadapi kendala keterbatasan sumber daya manusia dan logistik yang dilaporkan oleh 40 persen petugas. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan konsep inovasi pelayanan publik berbasis kolaborasi antarinstansi dan kontribusi praktis sebagai model pelayanan hukum yang dapat direplikasi di daerah lain untuk mengatasi hambatan administratif dan meningkatkan ketertiban administrasi kependudukan di tingkat masyarakat.
Penelitian Kepada Masyarakat Terhadap Peningkatan Kapasitas PPAT Dalam Pembuatan Akta Tanah Sah dan Trasparan Sanjani; Sayida Khoiratun Nisak; Kurniawan; Siti Fatimah; Al Munif; Reza Okva Marwendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam pembuatan akta tanah yang sah dan transparan, yang menjadi isu krusial dalam sistem administrasi pertanahan di Indonesia. Dalam praktiknya, PPAT menghadapi tantangan terkait profesionalisme, pemahaman hukum, dan transparansi, yang dapat menimbulkan sengketa hukum dan menghambat perkembangan sektor pertanahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yang melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis tematik terhadap data yang dikumpulkan dari PPAT di Kelurahan Talang Babat. Program pelatihan berbasis teknologi informasi dan sistem manajemen transparansi dirancang untuk meningkatkan pemahaman PPAT tentang prosedur legal dan penggunaan teknologi dalam pembuatan akta tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tersebut berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan PPAT secara signifikan, dengan perubahan positif dalam penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas di lapangan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pemberdayaan PPAT yang efektif, yang dapat diadopsi untuk memperbaiki sistem administrasi pertanahan, serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi instansi terkait dalam merancang program pelatihan yang lebih aplikatif dan berbasis pada kebutuhan praktis PPAT di seluruh Indonesia.
Penyuluhan Hukum Pembuatan Akta Jual Beli Tanah Oleh Notaris Fitria Sahwa; Sarwono; Ria Astuti Safitri; Siti Fatimah; Kurniawan; Reza Okva Marwendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6049

Abstract

Transaksi jual beli tanah merupakan salah satu bentuk perbuatan hukum yang memerlukan akta autentik sebagai jaminan kepastian dan perlindungan hukum. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur dan pentingnya pembuatan akta jual beli tanah secara sah melalui notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum masyarakat melalui penyuluhan yang dilaksanakan di Kantor Notaris & PPAT Hj. R. Widya Larasati, S.H., M.Kn. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, studi kasus, simulasi dokumen, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor rata-rata meningkat dari 54,75 menjadi 82,25. Selain itu, peserta memperoleh pengalaman langsung melihat proses pembuatan akta dan mengenal peran notaris secara lebih konkret. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan hukum berbasis praktik profesional dapat menjadi strategi efektif dalam membangun budaya hukum yang sadar dan tertib di tingkat masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala dengan cakupan sasaran yang lebih luas
Membangun Mekanisme Damai di Tingkat Desa Implementasi Pelatihan Restorative Justice di Desa Rantau Karya Kecamatan Geragai Niko Febriansyah; Reza Okva Marwendi; Kurniawan; Nilfatri; Alisya Pitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6055

Abstract

Penelitian ini bertujuan membangun mekanisme damai internal di Desa Desa Rantau Karya melalui implementasi pelatihan keadilan restoratif. Menggunakan metode penelitian tindakan partisipatif (PAR), program ini melibatkan 15 tokoh masyarakat dalam siklus perancangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya transformasi fundamental persepsi peserta dari retributif ke restoratif, peningkatan kapasitas mediasi, serta keberhasilan adaptasi model dengan kearifan lokal. Program ini efektif membentuk tim mediator komunitas yang kemudian dilembagakan melalui Peraturan Desa, menciptakan mekanisme penyelesaian sengketa yang terstruktur, partisipatif, dan berkelanjutan.
Implementasi PERDA No. 9 Tahun 2017 tentang Fungsi Satpol-PP pada Pedagang Kaki Lima di Tanjung Jabung Timur Feby Rizki Pratiwi; Khusnul Yatima; Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6056

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum para Pedagang Kaki Lima (PKL) terhadap isi dan implementasi Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Teluk Dawan dengan melibatkan lima PKL dan satu perwakilan kelurahan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum dan diskusi partisipatif antara peserta dan tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berskala kecil efektif dalam membangun pemahaman hukum yang lebih baik dan mendorong terciptanya dialog antara masyarakat dan pemerintah lokal. Para peserta memahami peran Satpol-PP tidak hanya sebagai penegak peraturan, tetapi juga sebagai mitra pembinaan. Kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi penting terkait pendekatan persuasif dalam penertiban dan kebutuhan akan panduan hukum praktis bagi PKL. Pengabdian ini membuktikan bahwa intervensi edukatif yang bersifat dialogis mampu memperkuat penerimaan masyarakat terhadap kebijakan daerah.
Membangun Optimalisasi Peran Kantor Urusan Agama dalam Pembinaan Keluarga Sakinah Melalui Program Bimbingan Perkawinan di Kecamatan Geragai Friski Fahrul Yadin; Khusnul Yatima; Kurniawan; Nilfatri; Alisya Pitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6057

Abstract

Keluarga sakinah merupakan pilar ketahanan sosial yang menghadapi tantangan berupa tingginya angka perceraian dan lemahnya persiapan perkawinan, sebagaimana tercermin dari data Kementerian Agama RI tahun 2023 yang menunjukkan masih tingginya angka perceraian di Indonesia akibat kurangnya persiapan pasangan dalam membina rumah tangga. Permasalahan ini diperparah oleh implementasi program bimbingan perkawinan di tingkat Kantor Urusan Agama (KUA) yang belum optimal, dengan durasi bimbingan jauh di bawah standar dan terbatasnya kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran KUA dalam pembinaan keluarga sakinah melalui program bimbingan perkawinan yang terstruktur, aplikatif, dan berkesinambungan di Kecamatan Geragai. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan KUA sebagai mitra utama, dilaksanakan selama satu bulan pada September 2025, dengan sasaran pasangan calon pengantin, pasangan usia muda, dan penyuluh agama, melalui tahapan persiapan, pelaksanaan bimbingan, pendampingan, pemanfaatan media digital, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada durasi dan kualitas materi bimbingan yang kini sesuai standar Kementerian Agama, peningkatan partisipasi masyarakat melalui pendekatan partisipatif, serta peningkatan kapasitas penyuluh agama dalam memberikan bimbingan yang lebih profesional dan kontekstual. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam memperkaya literatur inovasi layanan lembaga keagamaan dan secara praktis menawarkan model pembinaan berbasis kebutuhan lokal yang dapat diadaptasi untuk memperkuat ketahanan keluarga di era modern.
Pendidikan Hukum Dan Advokasi Untuk Masyarakat Marginal: Meningkatkan Kesadaran Dan Akses Keadilan Hermansyah; Kurniawan; Al-Munip; Ahmad Ihya' Ulumuddin
Vonis Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of community-based legal education and advocacy in enhancing legal awareness and expanding access to justice for marginalized communities. These groups often face structural and cultural barriers in exercising their legal rights due to limited knowledge, restricted access to information, and insufficient legal resources. Employing a qualitative descriptive approach, the research was conducted in three urban areas with low-income populations. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation from legal aid institutions (LBH), and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings indicate that community-based legal education has improved public legal understanding by up to 68%, encompassing awareness of legal rights and obligations, reporting mechanisms, and the principle of equality before the law. The participatory and contextual approach proved effective by providing learning experiences relevant to the participants’ social realities. Local paralegals played a crucial role as intermediaries between communities and formal legal institutions, strengthening both advocacy independence and program sustainability. The study highlights the importance of multi-stakeholder collaboration among legal aid organizations, academia, and local governments in developing an inclusive and sustainable model of community legal empowerment. Thus, legal education functions not only as a medium for enhancing legal literacy but also as an instrument of social transformation toward a legally conscious, empowered, and just society.
Pendampingan Hukum Bagi Pemilik Spam Pematang Rahim Dalam Kontrak Dan Perjanjian Hasan Basri; Sayida Khoiratun Nisak; Kurniawan; Sitii Fatimah; Sarni
Gotong Royong Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i3.235

Abstract

This community service activity aims to enhance the legal understanding of the managers and owners of the Drinking Water Supply System (SPAM) in Pematang Rahim Village regarding the drafting of contracts and cooperation agreements with third parties. The main issue faced by the partners is the lack of understanding of formal legal aspects in every collaboration, which often leads to potential disputes and imbalances in rights and obligations. Through a participatory-based legal mentoring approach, participants were provided with training, simulations, and assistance in drafting contracts in accordance with legal regulations. The results of the activity showed a significant improvement in various aspects of the participants’ legal competence. Based on the evaluation, understanding of contract elements and the principles of contract law increased by 85%, as reflected in the post-test results and participants’ ability to identify the legal components of a valid agreement under civil law. Furthermore, practical skills in drafting valid and binding written agreements improved by 80%, as demonstrated by the quality of cooperation contract drafts prepared by participants during the mentoring sessions. This improvement also had a positive impact on SPAM’s institutional governance, where the level of transparency and accountability increased by 75%, accompanied by the application of justice principles in decision-making and the distribution of responsibilities among parties. Overall, this community service activity had a tangible impact on strengthening SPAM’s institutional governance to become more professional, transparent, accountable, and equitable, while also fostering an adaptive and sustainable legal culture at the village level.
TINJAUAN HUKUM ISLAM DALAM PENGGUNAAN APLIKASI ALFAGIFT PADA TRANSAKSI BELANJA DI ALFAMART TALANG BABAT Naufal Hidayat; M. Arif Musthofa; Kurniawan; Haeran
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan aplikasi Alfagift dalam transaksi belanja di Alfamart Talang Babat, Kelurahan Talang Babat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta membandingkan keselarasannya dengan hukum islam yang selaras dengan Al Qur’an dan Sunnah. Penggunaan aplikasi Alfagift ini dalam transaksi belanja suatu produk di toko Alfamart sebagai alat untuk mengumpulkan poin belanja yang dikumpulkan oleh member Alfamart, lalu poin tersebut menjadi diskon atau potongan harga untuk produk tertentu, namun banyak dari member yang tidak mengetahui sistem dari penggunaan aplikasi Alfagift dalam mengelola poin tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan prosedur pegumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Alfagift dalam transaksi belanja di Alfamart Talang Babat, telah selaras dengan akad jual beli dalam Islam, yaitu kerelaan antaran kedua belah pihak (at-tharadiy), Kejelasan objek dan harga, serta tidak adanya unsur merugikan. Penggunaan aplikasi Alfagift membawa manfaat bagi kedua belah pihak, yaitu membantu Perusahaan dalam personal branding dan pembeli dalam memudahkan untuk mengetahui info terkait produk toko dan potongan harga atau diskon. Oleh karena itu, tinjauan hukum Islam, dalam penggunaan aplikasi Alfagift pada transaksi belanja di Alfamart Talang Babat diperbolehkan selama tetap selaras dengan hukum Islam dalam akad jual beli.