Perubahan yang mendasar pada bidang digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, menggeser pola pembelajaran konvensional menuju pendekatan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi teknologi digital dalam pembelajaran di kelas VIII SMPN 01 Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian mencakup siswa dan guru kelas VIII, dengan fokus pada pengalaman, persepsi, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi teknologi pembelajaran seperti Learning Management System (LMS), video interaktif, dan kuis digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital berdampak positif terhadap motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Sebanyak 85% siswa merasa lebih termotivasi dan 78% lebih aktif dalam diskusi kelas. Guru juga mengalami kemudahan dalam pengelolaan materi, penilaian, dan pemberian umpan balik. Meskipun demikian, terdapat hambatan seperti keterbatasan jaringan internet dan keterampilan digital siswa yang belum merata. Di dalam penelitian ini tergambar bahwa perlunya menekankan tentang pentingnya kesiapan infrastruktur, kompetensi digital tenaga pendidik, serta dukungan institusional dalam menunjang pembelajaran berbasis teknologi. Temuan ini juga memperkuat pentingnya strategi pembelajaran yang kontekstual, fleksibel, dan partisipatif guna mendukung pencapaian kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Dengan pendekatan kolaboratif yang berkelanjutan, teknologi dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di tingkat sekolah menengah pertama. Kata kunci: teknologi digital, pembelajaran, motivasi siswa, LMS, pendidikan abad 21