Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai definisi teologi Islam, serta ruang lingkup dan pentingnya dalam konteks pemikiran Islam. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan konsep aspek ketuhanan yang dipahami oleh tiga mazhab besar dalam teologi Islam, yaitu Mu'tazilah, Asy'ariyah, dan Al-Maturidiyah, serta perbedaan pandangan mereka mengenai sifat-sifat Allah dan keesaan-Nya. Selain itu, penelitian ini menggali keterkaitan antara perdebatan teologis mengenai aspek ketuhanan dengan kalimat tauhid ("Lā ilāha illā Allāh"), serta bagaimana masing-masing mazhab menginterpretasikan kalimat tersebut dalam konteks ajaran mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research)Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam pandangan ketiga mazhab mengenai aspek ketuhanan, semua mazhab sepakat bahwa tauhid adalah inti dari ajaran Islam. Perdebatan teologis ini tidak hanya memperkaya khazanah pemikiran Islam, tetapi juga memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana umat Islam memahami hubungan mereka dengan Tuhan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang kontribusi pemikiran teologi dalam sejarah Islam dan dampaknya terhadap pemahaman umat Islam tentang ketuhanan dan praktik keagamaan mereka. Akhirnya, penelitian ini bertujuan untuk mendorong diskusi lebih lanjut dan penelitian lanjutan mengenai aspek-aspek ketuhanan dalam teologi Islam, serta relevansinya dalam konteks modern.