Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Efektifitas Penggunaan CBT Exam Browser Berbasis Keamanan Digital (Anti AI) Untuk Mencegah kecurangan Ujian UTS/UAS Pada Mata Kuliah Manajemen Layanan Kesehatan Argitya Righo; Septina Boru Saragih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2790

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mendorong transformasi metode evaluasi akademik, termasuk penggunaan sistem ujian berbasis komputer (CBT). Namun, meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Google Lens, dan OCR memunculkan tantangan serius terhadap integritas ujian daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan CBT Exam Browser berbasis keamanan digital (Anti-AI) dalam mencegah kecurangan ujian UTS/UAS pada mata kuliah Manajemen Layanan Kesehatan di Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKARA Sintang. Penelitian menggunakan desain explanatory sequential dengan pendekatan mixed methods. Tahap kuantitatif dilakukan melalui kuesioner dan uji t berpasangan, sedangkan tahap kualitatif menggunakan wawancara terstruktur. Subjek penelitian meliputi mahasiswa aktif dan dosen pengampu yang terlibat dalam pelaksanaan ujian berbasis CBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CBT Exam Browser efektif dalam mengamankan ujian dari potensi kecurangan digital. Fitur seperti penguncian layar penuh, pemblokiran akses ke AI tools, serta pemantauan aktivitas ujian dinilai berfungsi optimal oleh lebih dari 90% responden. Hasil uji t menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 78,2 menjadi 83,4 dengan signifikansi p = 0,001. Persepsi mahasiswa sebagian besar positif, meskipun ada tantangan adaptasi awal. Kesimpulannya, penggunaan CBT Exam Browser mampu meningkatkan integritas akademik dan validitas evaluasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan, pelatihan teknis, dan penyusunan SOP anti-AI di lingkungan pendidikan tinggi.
Analisis Pelatihan Etika Akademik Digital Terhadap Kepatuhan Mahasiswa Kesehatan Dalam Ujian CBT Anti AI Di Perguruan Tinggi Swasta Sintang Argitya Righo; Akhmad Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4599

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis seberapa patuh mahasiswa terhadap etika akademik digital sebelum dan sesudah mereka mengikuti pelatihan Computer Based Test (CBT) Anti-AI. Penelitian berlangsung di STIKARA Sintang, dengan desain One Group Pretest-Posttest dan pengambilan sampel secara accidental. Dari 165 mahasiswa, hanya 38 yang setuju ikut jadi responden. Data dikumpulkan lewat kuesioner dan observasi langsung saat simulasi ujian CBT. Hasil pretest menunjukkan tingkat kepatuhan mahasiswa masih di level sedang, dengan rata-rata skor 21,93. Setelah pelatihan, skor naik jadi 23,14 tetap di kategori sedang. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai p = 0,291 (p > 0,05), artinya tidak ada perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Singkatnya, pelatihan CBT Anti-AI ini belum benar-benar mampu meningkatkan kepatuhan mahasiswa, walaupun ada sedikit peningkatan kesadaran soal etika digital. Kalau dilihat lebih dalam, ada beberapa masalah. Metode pelatihannya belum cukup reflektif, internalisasi nilai etika akademik masih kurang, sistem pengawasan digital belum kuat, dan dosen belum banyak memberi contoh soal integritas akademik. Karena itu, penelitian ini menyarankan supaya pelatihan dibuat lebih berkelanjutan, walaupun materi etika akademik telah dimasukkan kedalam kurikulum atau matakuliah, sistem pengawasan digital diperkuat, dan dosen lebih aktif jadi teladan beretika.