Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

THE COMPREHENSION OF SOCIAL MEDIA ETHICS BY RINA HASANAH VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS M. Dissha Najiah Al Yas’a; Achmad Hufad; Siti Komariah
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 15, No 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v15i2.49917

Abstract

Currently, social media cannot be separated from the lives of Indonesian people due to the needs and developmental characteristics of its generation. Apart from that, social media is also very useful in improving people’s social and economic capabilities where they can gain income and wider knowledge. However, the massive use of social media has not been matched by an understanding of its ethics. This article was written with the aim of revealing how social media ethics are understood by Rina Hasanah Vocational School students. Through this research, it is hoped that it can contribute to overcoming social media ethical issues because understanding is an important component in forming behavior. The method used in this study is a qualitative approach with descriptive methods. These approaches and methods were chosen in order to be able to describe and describe the actual general state of students’ understanding and experience regarding ethics in social media. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and documentation studies. Meanwhile, the data analysis techniques used are reduction, data presentation, and drawing conclusions/verifying data. The rese’rch results show that the understanding of social media ethics at Rina Hasanah Vocational School can be said to be sufficient, but still needs to be improved where students rarely think about the ethics of an action before behaving on social media. They understand that social media must take positive and beneficial actions. However, they have not been able to understand and think about the impact if they take unethical actions on social media.
Teacher Knowledge Skills in Class to Manage Student Behavior in Facing Challenges and Increasing Learning Success Wiyono, Hadi; Ramadhan, Iwan; Imanulyaqin, Muhammad Nur; Yas'a, M. Dissha Najiah Al; Zatalini, Adhalia
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v9i3.94521

Abstract

The lack of interpersonal skills among teachers remains a barrier to encouraging students to achieve optimal academic achievement. Although these skills are considered important in 21st century learning, their implementation in the field has not shown adequate results. This study aims to analyze the level of teachers' interpersonal skills and evaluate their relationship with student academic achievement. This study used a quantitative approach with a survey design. The subjects were 557 high school students randomly selected as a sample. The data collection technique used a questionnaire developed based on indicators of leadership, teacher attention, understanding, distrust, dissatisfaction, warnings, and assertiveness, with a Likert scale of 1 to 5 as the measurement instrument. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the help of SPSS software version 29.0. The study results indicate a significant relationship between teacher interpersonal skills and student academic achievement, influencing students' mastery of basic skills. The conclusion of this study confirms that improving teacher interpersonal skills contributes positively to student learning experiences and achievements. These findings indicate the importance of integrating interpersonal skills training into teacher professional development to improve learning effectiveness and the quality of educational outcomes.
Perilaku Sosial Pengguna Instagram (Studi Pada Siswa SMK Rina Hasanah Pandeglang) Al Yas'a, M Dissha Najiah; Amanah, Dini Asmiatul; Adzkia, Afaf Fadhila; Hardiana, Ana; Lizein, Baandaalr
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20907

Abstract

Penggunaan media sosial secara intensif di kalangan remaja berpotensi memengaruhi pola interaksi sosial mereka di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sosial siswa dalam menggunakan Instagram serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi dan dampaknya terhadap interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap sembilan informan yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan di SMK Rina Hasanah, Pandeglang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram mendorong munculnya sikap apatis dan individualisme, yang dipengaruhi oleh dorongan emosional dan tekanan teman sebaya. Dampaknya terlihat dari menurunnya kualitas interaksi tatap muka dan lemahnya kerja sama antar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Instagram secara tidak terkontrol dapat menghambat perkembangan perilaku sosial siswa, sehingga diperlukan pendampingan dari lingkungan sekolah dan keluarga.
Pengaruh Pelayanan Administrasi, Sarana Prasarana dan Kinerja Pegawai Terhadap Kepuasan Masyarakat Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Kabupaten Pandeglang Ana Hardiana; Rani Sulastri Maulani; M Dissha Najiah Al Yas'a
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3326

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelayanan administrasi, sarana prasarana, dan kinerja pegawai terhadap kepuasan masyarakat pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda melalui bantuan SPSS setelah sebelumnya dilakukan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, di mana kinerja pegawai memiliki pengaruh paling dominan dengan koefisien regresi sebesar 0,611. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan nilai Fhitung 89,327 dengan signifikansi 0,000, sehingga pelayanan administrasi, sarana prasarana, dan kinerja pegawai secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,782 mengindikasikan bahwa 78,2% variasi kepuasan masyarakat dapat dijelaskan oleh ketiga variabel, sedangkan sisanya sebesar 21,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kesimpulannya, peningkatan kepuasan masyarakat hanya dapat dicapai melalui perbaikan terpadu yang mencakup penyederhanaan prosedur pelayanan administrasi, penyediaan sarana prasarana yang memadai, dan penguatan kinerja pegawai secara profesional, sehingga pemerintah daerah perlu menjadikan ketiga aspek tersebut sebagai prioritas utama dalam peningkatan mutu pelayanan publik.
Peran Pemerintah Kota Serang dalam Mengakomodasi Hak Penyandang Disabilitas terhadap Pendidikan Inklusif Rani Sulastri Maulani; Ana Hardiana; M Dissha Najiah Al Yas'a
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Kota Serang dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas terhadap pendidikan inklusif, dengan fokus pada tiga fungsi utama yaitu regulasi, pelayanan, dan pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena sesuai untuk menggambarkan secara mendalam fenomena yang diteliti. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima kategori informan yang terdiri dari pejabat Dinas Pendidikan, kepala sekolah penyelenggara inklusi, guru pendamping khusus, orang tua siswa difabel, dan siswa penyandang disabilitas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen resmi, regulasi, laporan tahunan, serta data Badan Pusat Statistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi di sekolah inklusi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pemerintah Kota Serang dalam mewujudkan pendidikan inklusif belum optimal. Pada aspek regulasi, pemerintah telah menunjuk sekolah inklusi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009, namun belum memiliki Peraturan Daerah yang mengatur secara teknis sehingga pengawasan dan alokasi anggaran tidak berjalan maksimal. Dari sisi pelayanan, jumlah guru pendamping khusus masih terbatas dan sarana prasarana ramah difabel, seperti jalur landai, toilet khusus, dan media pembelajaran adaptif, belum memadai. Fungsi pemberdayaan juga belum berjalan efektif karena pelatihan guru bersifat sporadis dan sosialisasi kepada masyarakat masih minim. Kesimpulannya, pelaksanaan pendidikan inklusif di Kota Serang masih berada pada tahap awal dan membutuhkan penguatan regulasi, peningkatan anggaran, penambahan guru pendamping, serta sosialisasi yang lebih masif untuk menciptakan pendidikan yang setara dan inklusif bagi semua anak.
Konstruksi Sosial Stigma Anak Berkebutuhan Khusus dalam Pendidikan Inklusif di Kota Makassar Nurazizah Rahmi R.; Asmaul Husnah Amiruddin; M. Dissha Najiah Al Yas'a
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 16 No. 1 (2026): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol16No1.pp43-50

Abstract

This study analyzes the social construction of stigma against children with special needs within the inclusive education system of Makassar City using a Systematic Literature Review (SLR) approach guided by the PRISMA 2020 protocol. Grounded in Goffman's stigma theory, labeling theory (Becker, 1963), and Berger and Luckmann's social construction framework (1966), this study examines how stigma is produced, reproduced, and negotiated at three levels: family, school institutions, and the Bugis-Makassar cultural community. A total of 24 verified sources from 2016 to 2025 were analyzed using a thematic-interpretive method. Findings reveal that stigma against ABK is multidimensional, shaped by the dialectics of Siri' na Pacce cultural values where Siri' reinforces stigmatization while Pacce holds potential to deconstruct it alongside structural deficiencies in inclusive education institutions and weak social protection mechanisms in schools. The viral bullying case at SMPN 4 Makassar (2024) serves as an empirical reflection of this systemic failure. This study recommends a local wisdom-based inclusion model integrating Sipakatau and Pacce values as the ethical foundation for inclusive education policy in Makassar.
Optimalisasi Program Literasi dalam Meningkatkan Minat Membaca Sejak Usia Dini di Kelurahan Lopang Wicka Yunita Dwi Utami; M. Dissha Najiah Al Yas'a; Falena Febriyanti; Gina Nasywah Melati; Fiqri Abdul Rohman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13956

Abstract

Membaca berperan penting dalam meningkatkan literasi, pengetahuan dan percaya diri anak. Minat baca sejak usia dini memiliki peran sentra dalam membentuk dasar pendidikan dan perkembangan intelektual anak. Rendahnya minat dan budaya baca di Indonesia menjadi tantangan besar yang mempengaruhi kualitas literasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang menarik untuk meningkatkan minat baca sejak usia dini. Pengabdian masyarakat ini mengadakan program literasi untuk meningkatkan minat membaca di Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten. Program ini didampingi oleh 15 mahasiswa KKN dengan menggunakan pendekatan pembelajaran menyenangkan sambil bermain, serta penggunaan media pembelajaran dan permainan edukatif berbasis literasi. Hasil kegiatan menunjukkan anak-anak yang selalu semangat dan antusias selama kegiatan berlangsung. Anak-anak mengalami peningkatan minat membaca, memahami isi bacaan, dan kepercayaan diri. Program ini juga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Maka dari itu, program literasi dalam meningkatkan minat membaca.
Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Melalui Edukasi, Demonstrasi Maggot, Penyediaan Sarana Terpilah, Dan Gotong Royong Di Kampung Magelaran Cilik Hayumi Hayumi; M. Dissha Najiah Al Yas’a; Muhammi Dzaky Putra Linsa; Erik Erik; Uswatun Nufus
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): Volume 05 Nomor 04 (Oktober-Desember 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/nmwmd574

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan kampung tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan warga, tetapi juga membutuhkan sarana yang memadai dan kesediaan bertindak secara bersama-sama. Program Serang Bersih dijalankan di Kampung Magelaran Cilik, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, selama periode KKM Juli 2026, dengan tujuan mengenalkan praktik pemilahan sampah sejak dari sumbernya sekaligus menyiapkan tindak lanjut yang benar-benar dapat dipakai warga. Program terdiri atas gotong royong pembersihan TPU pada 11 Juli 2026 dan sosialisasi utama pada 24 Juli 2026 di Posko KKM Kelompok 43 yang dihadiri 50 peserta, di antaranya Ketua RT Romli, Ketua RW Hilman, tokoh masyarakat Masaid, serta warga setempat. Rangkaian kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, edukasi melalui presentasi, demonstrasi maggot sebagai contoh pemanfaatan sampah organik, diskusi mengenai bank sampah, penempatan tempat sampah organik-anorganik di lima titik, dan gotong royong membersihkan tempat pemakaman umum. Penilaian keberhasilan dilakukan secara deskriptif dengan memperhatikan tingkat kehadiran, keaktifan dalam diskusi, pertanyaan yang diajukan peserta, dokumentasi kegiatan, serta terlaksananya tindak lanjut. Antusiasme peserta terlihat jelas saat membahas nilai ekonomi sampah, terutama mengenai bagaimana mekanisme tabungan dan penukaran sampah pada bank sampah dapat dijalankan. Luaran yang dihasilkan meliputi terselenggaranya sosialisasi, tersedianya sarana pemilahan di lima fasilitas publik, dan bersihnya area TPU berkat kerja sama warga. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi lingkungan akan lebih berdampak apabila disertai contoh konkret, sarana yang siap pakai, dan aksi kolektif. Meski demikian, evaluasi lanjutan terhadap perubahan perilaku jangka panjang tetap diperlukan untuk memastikan konsistensi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.
Upaya Meningkatkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Program Serang Digital Pada Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) M Dissha Najiah Al Yas'a; Afaf Fadhila Adzkia; Barrun Arles; M Shah Al Farizi; Syifa Septia Pasya; Yayu Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 7 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i7.5047

Abstract

Transformasi digital pelayanan publik mendorong pemerintah daerah menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, namun ketersediaan aplikasi sering tidak diikuti pemahaman masyarakat akar rumput mengenai fungsi dan cara penggunaannya. Kesenjangan ini tampak pada program Serang Digital yang diluncurkan Pemerintah Kota Serang pada 25 Mei 2026, ketika warga Kampung Kepuren, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, masih terbatas pengetahuannya tentang aplikasi tersebut, terutama untuk layanan perbaikan data kependudukan dan penyampaian aduan. Artikel ini bertujuan menganalisis upaya peningkatan partisipasi sosial masyarakat melalui sosialisasi dan pendampingan penggunaan Serang Digital dalam kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 23 Universitas Primagraha pada 10 Juli 2026, yang melibatkan 50 peserta dari unsur masyarakat umum dan perangkat desa. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui ceramah, diskusi, dan praktik langsung, dengan evaluasi berdasarkan observasi keaktifan, antusiasme, dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi aplikasi, ditandai dengan keberhasilan sebagian besar peserta mengoperasikan fitur layanan secara mandiri saat praktik. Berdasarkan kerangka Cohen dan Uphoff, partisipasi masyarakat teridentifikasi pada tahap pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan langsung merupakan strategi efektif untuk memperkuat literasi digital sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pelayanan publik berbasis digital.