Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Profesi Hukum di Bawah Tekanan Kepentingan Politik dan Ekonomi Yusril Fahri; Dito Aditia Darma Nasution; Dhira Ahzara Permata; Rika Armayanti; Fazru Muwazir Siregar; Andreas Nainggolan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7146

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran etika profesi hukum dalam konteks tekanan dari kepentingan politik dan ekonomi. Penelitian ini menyoroti dilema etika yang dihadapi oleh praktisi hukum, seperti pengacara dan hakim, yang sering kali harus menyeimbangkan antara menjaga keadilan dan merespons tuntutan eksternal. Pengaruh kekuatan politik dan ekonomi dapat mengancam integritas dan objektivitas profesional hukum, yang berpotensi menyebabkan konflik kepentingan dan pelanggaran etika. Makalah ini menekankan pentingnya mematuhi kode etik dan menjaga kemandirian profesional sebagai strategi untuk mengatasi tekanan tersebut. Pada akhirnya, makalah ini mengemukakan pentingnya landasan etika yang kuat dalam profesi hukum untuk memastikan kepercayaan publik dan keadilan dalam masyarakat.
Analisis Yuridis Terhadap Peningkatan Kasus Cerai Gugat pada Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang Dhira Ahzara Permata; Nana Kartika; Fitri Rafianti
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 11 (2026): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i11.2545

Abstract

Fenomena meningkatnya perkara cerai gugat di Indonesia menunjukkan adanya perubahan pola relasi dalam rumah tangga serta meningkatnya kesadaran hukum perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya melalui jalur peradilan. Kabupaten Deli Serdang, khususnya wilayah hukum Pengadilan Agama Lubuk Pakam, menjadi salah satu daerah dengan jumlah perkara cerai gugat yang terus mengalami peningkatan sehingga memerlukan kajian hukum yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab meningkatnya kasus cerai gugat, mengidentifikasi dampak sosial dan hukum yang ditimbulkan terhadap keluarga dan masyarakat, serta memberikan rekomendasi dalam upaya pencegahan perceraian. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif yang dipadukan dengan pendekatan empiris melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara dengan hakim, panitera, advokat, serta pihak penggugat. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengintegrasikan ketentuan peraturan perundang-undangan dan fakta empiris di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselisihan dan pertengkaran yang berlangsung terus-menerus merupakan faktor dominan penyebab cerai gugat, diikuti oleh kekerasan dalam rumah tangga, faktor ekonomi, dan perselingkuhan. Tingginya angka cerai gugat juga menunjukkan adanya perubahan paradigma perempuan dalam memperoleh perlindungan hukum melalui lembaga peradilan. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya memengaruhi pasangan suami istri, tetapi juga perkembangan psikologis anak, ketahanan keluarga, serta meningkatnya beban perkara di Pengadilan Agama. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa analisis yuridis mengenai hubungan antara faktor sosial dan implementasi hukum keluarga Islam sebagai dasar penyusunan kebijakan preventif melalui penguatan mediasi, edukasi pranikah, dan perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak.