p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Jaya Mualimin
Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Double Distribution Dalam Penetapan Tarif Pelayanan Poli Gigi Di RS LNG Badak Bontang Atik Suhargiati; Iriyani K; Riyan Ningsih; Jaya Mualimin; Ratno Adrianto; Rahmat Bakhtiar
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48462

Abstract

Penetapan tarif layanan kesehatan yang tidak berbasis perhitungan biaya nyata dapat menyebabkan kerugian bagi rumah sakit atau membatasi akses masyarakat terhadap layanan. Di RS LNG Badak Bontang, tarif layanan Poli Gigi selama ini ditetapkan berdasarkan estimasi dan perbandingan dengan rumah sakit lain, bukan dari analisis biaya aktual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya dan menghitung unit cost layanan Poli Gigi sebagai dasar penetapan tarif yang lebih rasional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan double distribution, menyesuaikan dengan keterbatasan data klinis yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total biaya operasional Poli Gigi mencapai Rp14,4 miliar, dengan 62,9% berupa biaya semi-variabel, didominasi gaji pegawai. Biaya tetap hanya 4,7%, dan variabel 32,5%, sebagian besar tercatat sebagai “operasional lainnya,” menunjukkan kelemahan pencatatan biaya rinci. Konsultasi dan asuhan keperawatan menyerap biaya besar karena volumenya tinggi, sementara tindakan seperti Pulp Capping memiliki unit cost tertinggi dan berisiko merugi. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar layanan masih menguntungkan dengan tarif internal (CRR >100%), namun berisiko rugi jika mengacu pada tarif lama sehingga RS memerlukan penyesuaian tarif berbasis biaya riil dan peningkatan efisiensi agar layanan berkelanjutan.
Analisis Kinerja Puskesmas dalam Pencapaian Standar Pelayanan Minimal Kesehatan dengan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Puskesmas Sei Siring Jami’an Jami’an; Ratno Adrianto; Rahmat Bakhtiar; Jaya Mualimin; Ida Ayu Indira Dwika Lestari; Akhmad Azmiardi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58041

Abstract

Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan merupakan indikator kinerja utama pelayanan dasar yang wajib dicapai oleh Puskesmas. Pengukuran kinerja yang komprehensif diperlukan untuk mengevaluasi pencapaian tersebut, salah satunya melalui pendekatan Balanced Scorecard (BSC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan terhadap pencapaian SPM kesehatan di Puskesmas Sei Siring Kota Samarinda. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik total sampling terhadap 55 pegawai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat perspektif BSC berpengaruh signifikan terhadap pencapaian SPM (p=0,001) dengan nilai adjusted R² sebesar 0,301, yang berarti model mampu menjelaskan 30,1% variasi kinerja. Namun secara parsial, seluruh variabel tidak berpengaruh signifikan (p>0,05) meskipun memiliki arah hubungan positif. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan kontribusi relatif paling besar serta berhubungan signifikan pada analisis bivariat (OR=4,148; p=0,012). Secara deskriptif, sebagian besar responden menilai pencapaian SPM dalam kategori baik, meskipun masih terdapat kesenjangan pada beberapa indikator layanan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Balanced Scorecard dapat digunakan sebagai alat evaluasi kinerja Puskesmas secara komprehensif, dengan penguatan pada aspek pembelajaran dan pertumbuhan sebagai strategi utama peningkatan kinerja pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Kinerja Puskesmas, Standar Pelayanan Minimal, Balanced Scorecard, Pelayanan Kesehatan Primer