Feny Dwi Anggraeni
Universitas Bhamada Slawi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Developing Support System Terhadap Tingkat Stress Menghadapi Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Feny Dwi Anggraeni; Eka Diana Permatasari; Yessy Pramita Widodo; Ikawati Setyaningrum; Deni Irawan; Wisnu Widyantoro; Firman Hidayat; Umi Salamah; Agung Laksana Hendra Pamungkas
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51560

Abstract

Stress pada mahasiswa tingkat akhir dalam proses mengerjakan skripsi dapat berdampak buruk terhadap fisik dan psikologis. Dukungan sosial perlu diberikan pada mahasiswa untuk mengurangi tingkat stres. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh developing support system terhadap tingkat stres mahasiswa. Pada penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pre-post test without control group. DSS diberikan dengan cara berbentuk group dan memberikan motivasi kepada mahasiswa. Tingkat stres di ukur menggunakan kuesioner the dominant scale of stress in thesis writing yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Responden pada penelitian ini berjumlah 65 mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi. Analisis data di lakukan secara univariat dan bivariat dengan uji paired t-test. Hasil dari penelitian ini adalah sebelum diberikan DSS adalah tingkat stres mahasiswa di tingkat rendah (1,5%), sedang (92,3%) dan tinggi (6,2%). Setelah di lakukan DSS tingkat stres mahasiswa menjadi rendah (15,4%) dan sedang (84,6%). Tingkat stres pada mahasiswa dipengaruhi oleh tanggung jawab baru untuk menyelesaikan tugas akhir tepat waktu, merasa bingung menentukan topik dan kurangnya persiapan sebelumnya. DSS dapat menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir dalam mengerjakan skripsi. Kata Kunci: developing support system, stress, mahasiswa tingkat akhir, tugas akhir skripsi.
Hubungan Perilaku Bullying Verbal dengan Tingkat Kecerdasan Emosional pada Siswa SMPN 1 Jatinegara Khodijah; Feny Dwi Anggraeni; Deni Irawan; Novi Aprilia Kumala Dewi; Agung Laksana Hendra Pamungkas; Muhammad Afiq Jaya Ramadhan
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 7 No 1 (2026): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v7i1.2481

Abstract

Latar belakang: Perilaku Bullying Verbal di kalangan siswa telah menjadi isu serius di lingkungan sekolah, dengan dampak negatif pada kesehatan mental dan perkembangan psikologis korban.  Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara perilaku Bullying Verbal dengan tingkat kecerdasan emosional pada siswa SMPN 1 Jatinegara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 86 siswa yang dipilih secara acak dari kelas 7, 8, dan 9. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, dengan analisis statistik menggunakan uji Kendall’s tau. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat Bullying Verbal tinggi (68,6%) dan kecerdasan emosional tinggi (80,2%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara Bullying Verbal dan kecerdasan emosional dengan koefisien korelasi = 0,389 dan nilai p-value = 0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara perilaku Bullying Verbal dan tingkat kecerdasan emosional siswa SMPN 1 Jatinegara. Peneliti berpendapat bahwa peningkatan kecerdasan emosional dapat mengurangi perilaku Bullying Verbal. Tindak lanjut yang disarankan adalah program pengembangan kecerdasan emosional untuk mencegah perilaku bullying di kalangan siswa. Setelah adanya penelitian ini diharapkan siswa berada ditingkat bullying rendah karena pada dasarnya bullying yang terjadi pada siswa dapat berdampak pada kecerdasan emosional.
Hubungan Riwayat Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kejadian Stunting Di Desa Karangmulya Deni Irawan; khodijah; Firman Hidayat; Nurhakim Yudhi Wibowo; Feny Dwi Anggraeni; Denny Assaniroh
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v6i2.15490

Abstract

Based on the 2024 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), the prevalence of stunting in Indonesia was 19.8%, while in Tegal Regency it reached 22.3% in 2022. This study aimed to examine the relationship between the history of complementary feeding (MP-ASI), maternal educational level, and stunting. This quantitative correlational study with a cross-sectional design involved 54 mothers and children aged 24–36 months selected using total sampling. Data were collected through height-for-age (HAZ) measurements based on the Z-score standard and a complementary feeding history questionnaire. Chi-square analysis showed significant associations between complementary feeding history and stunting (p = 0.001) and between maternal educational level and stunting (p = 0.040). Children of mothers with only elementary or junior high school education were at greater risk of stunting. In conclusion, both complementary feeding history and maternal educational level were significantly associated with stunting. Complementary feeding should be introduced at six months of age.