Nurhidayanti.S, Nurhidayanti.S
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS QRIS DALAM MENINGKATKAN INKLUSI KEUANGAN UMKM MAKASSAR Ardasanti, Andi; Kusumaningrum, Retno Ayu; Hikmah, Hikmah; Nurhidayanti.S, Nurhidayanti.S; Abubakar, Herminawaty; Fadel, Fadel; Pertiwi, Ika
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/tvwwwr95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam meningkatkan inklusi keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang melibatkan 100 responden pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh penggunaan QRIS terhadap inklusi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93% responden telah mengetahui QRIS dan 82% di antaranya telah menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan inklusi keuangan UMKM dengan nilai signifikansi sebesar 0,027 (p < 0,05), meskipun kontribusinya secara statistik relatif kecil (R Square = 0,049). Temuan ini menunjukkan bahwa QRIS berperan sebagai sarana pendukung akses layanan keuangan formal bagi UMKM, tetapi implementasinya masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan literasi digital, kepemilikan perangkat teknologi, serta persepsi kepercayaan terhadap sistem digital. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi peningkatan literasi keuangan digital, dukungan infrastruktur, dan kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, serta penyedia layanan pembayaran digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan QRIS dalam mendukung transformasi digital sektor UMKM.
DAMPAK PENGGUNAAN E-MONEY TERHADAP EFSIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DRIVER GRAB DI KOTA MAKASSAR Fadjriyah, Sitti; Basri, Muhammad; Irwan, Auditya Amelia; Nurhidayanti.S, Nurhidayanti.S; Ratna, Ratna; Eka, Eka
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/pjzcvx61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan e-money terhadap efisiensi pengelolaan keuangan pada driver Grab di Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin berkembangnya sistem pembayaran digital dan kebutuhan pekerja sektor informal untuk mengelola keuangan secara efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 driver Grab dari berbagai latar belakang demografis. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, dan analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas driver telah menggunakan e-money, khususnya aplikasi seperti OVO dan GoPay, dalam kegiatan sehari-hari. Hasil uji t menunjukkan bahwa penggunaan e-money berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pengelolaan keuangan dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), dan uji F mengonfirmasi bahwa model regresi secara keseluruhan signifikan. Penggunaan e-money terbukti mendukung perilaku keuangan yang lebih teratur, seperti pencatatan transaksi, kontrol pengeluaran, dan peningkatan kebiasaan menabung. Namun, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, termasuk keterbatasan literasi digital, ketergantungan pada koneksi internet, serta tantangan teknis seperti lupa PIN dan saldo tidak masuk. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan literasi keuangan digital yang praktis dan kolaboratif antara penyedia layanan e-money, manajemen Grab, dan pemerintah untuk mendukung transformasi digital yang inklusif bagi pekerja informal.