Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Pelabuhan Dan Logistik Maritim Dalam Meningkatkan Daya Saing Batam Sebagai Pusat Perdagangan Internasional Jackhon Pahala Simanjuntak; Jonmaianto Sihombing; Heryenzus Heryenzus
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9852

Abstract

Batam memiliki posisi geostrategis tak tertandingi di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, yang merupakan arteri utama perdagangan global yang dilewati oleh lebih dari 60.000 kapal niaga per tahun. Keunggulan geografis ini didukung oleh statusnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yang seharusnya memposisikan Batam sebagai regional trading hub. Namun, potensi ini terhambat oleh kesenjangan struktural yang signifikan, meliputi keterbatasan kapasitas fisik Pelabuhan Batu Ampar, inefisiensi non-fisik yang menyebabkan biaya logistik nasional tinggi (>23% dari PDB), serta rendahnya adopsi konsep Smart Port dan integrasi transportasi multimoda. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi komprehensif pada lima pilar: infrastruktur, digitalisasi, konektivitas, kebijakan, dan SDM, guna mendongkrak daya saing Batam secara fundamental di kawasan Asia Tenggara.Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods (metode campuran) yang terintegrasi, dengan kombinasi analisis kuantitatif (survei, statistik deskriptif efisiensi operasional) dan kualitatif (wawancara mendalam, analisis tematik, SWOT, dan GAP Analysis). Temuan kunci menunjukkan bahwa meskipun modernisasi parsial telah meningkatkan produktivitas crane Batu Ampar hingga \approx 35 kontainer per jam, masih terdapat GAP Tinggi dibandingkan pelabuhan pesaing regional (standar >60 kontainer per jam), terutama dalam hal dwelling time dan integrasi sistem digital penuh (Port Community System). Strategi yang direkomendasikan berpusat pada Investasi Dual: (1) Modernisasi fisik dan implementasi Smart Port (Fase 1-3), (2) Reformasi tata kelola melalui harmonisasi regulasi dan digitalisasi perizinan terpadu (INSW), serta (3) Pembangunan kawasan logistik terintegrasi (integrated logistics hub) untuk menarik kegiatan transshipment. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan panduan strategis yang terukur bagi otoritas (BP Batam dan Pelindo) untuk mentransformasi Batam menjadi pusat perdagangan internasional yang berdaya saing tinggi.
Pelatihan Penggunaan Generative AI untuk Peningkatan Produktivitas dan Inovasi Bisnis UMKM Lalang Saksono; Zulfahmi Zulfahmi; Jonmaianto Sihombing; Mega Devita Sari; Syailendra Reza Irwansyah Rezeki
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Mei 2026 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi Generative Artificial Intelligence (Generative AI) memberikan peluang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, serta inovasi bisnis di era transformasi digital. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami secara optimal pemanfaatan Generative AI untuk mendukung aktivitas usaha, seperti pembuatan konten promosi, penyusunan deskripsi produk, pengelolaan ide bisnis, pelayanan pelanggan, hingga perencanaan strategi pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan Generative AI sebagai alat bantu produktivitas dan inovasi bisnis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan peserta, sosialisasi konsep dasar Generative AI, pelatihan penggunaan aplikasi berbasis AI, praktik langsung penyusunan konten bisnis, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan difokuskan pada pemanfaatan Generative AI untuk menghasilkan ide promosi, membuat caption media sosial, menyusun strategi pemasaran, merancang deskripsi produk yang menarik, dan mendukung pengambilan keputusan sederhana dalam pengelolaan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai fungsi, manfaat, dan penerapan Generative AI dalam kegiatan bisnis UMKM. Selain itu, peserta mampu menghasilkan berbagai output digital yang relevan dengan kebutuhan usaha masing-masing. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam mendorong literasi teknologi, peningkatan produktivitas, dan penguatan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi Generative AI secara praktis, adaptif, dan berkelanjutan.
CEGAH COVID-19 DENGAN MEMBAGIKAN MASKER DAN PENYULUHAN KE MASYARAKAT KOTA BATAM Helprida Simamora; Yopi; Jonmaianto Sihombing
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64795/jupadai.v4i2.191

Abstract

Abstract The COVID-19 pandemic has had a major impact on people's health and social activities, especially in urban areas with high mobility such as Batam City. The low awareness of some people about health protocols and limited access to personal protective equipment are challenges in efforts to prevent the spread of the virus. This community service activity aims to increase awareness and healthy living behavior through the distribution of masks and counseling on COVID-19 prevention. The implementation method is carried out through an educational and participatory approach, including socialization of health protocols, demonstrations of the correct use of masks, and distribution of masks to the public in public areas. The results of the activity show that there is an increase in public understanding of the importance of using masks and implementing health protocols in daily life. The enthusiasm of the community during the activity showed that direct education and the provision of prevention facilities were effective strategies in supporting the control of the spread of COVID-19. This activity is expected to contribute to building the collective awareness of the people of Batam City to maintain their health and the environment.
Optimalisasi Pelabuhan Dan Logistik Maritim Dalam Meningkatkan Daya Saing Batam Sebagai Pusat Perdagangan Internasional Jackhon Pahala Simanjuntak; Jonmaianto Sihombing; Heryenzus Heryenzus
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9852

Abstract

Batam memiliki posisi geostrategis tak tertandingi di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, yang merupakan arteri utama perdagangan global yang dilewati oleh lebih dari 60.000 kapal niaga per tahun. Keunggulan geografis ini didukung oleh statusnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yang seharusnya memposisikan Batam sebagai regional trading hub. Namun, potensi ini terhambat oleh kesenjangan struktural yang signifikan, meliputi keterbatasan kapasitas fisik Pelabuhan Batu Ampar, inefisiensi non-fisik yang menyebabkan biaya logistik nasional tinggi (>23% dari PDB), serta rendahnya adopsi konsep Smart Port dan integrasi transportasi multimoda. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi komprehensif pada lima pilar: infrastruktur, digitalisasi, konektivitas, kebijakan, dan SDM, guna mendongkrak daya saing Batam secara fundamental di kawasan Asia Tenggara.Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods (metode campuran) yang terintegrasi, dengan kombinasi analisis kuantitatif (survei, statistik deskriptif efisiensi operasional) dan kualitatif (wawancara mendalam, analisis tematik, SWOT, dan GAP Analysis). Temuan kunci menunjukkan bahwa meskipun modernisasi parsial telah meningkatkan produktivitas crane Batu Ampar hingga \approx 35 kontainer per jam, masih terdapat GAP Tinggi dibandingkan pelabuhan pesaing regional (standar >60 kontainer per jam), terutama dalam hal dwelling time dan integrasi sistem digital penuh (Port Community System). Strategi yang direkomendasikan berpusat pada Investasi Dual: (1) Modernisasi fisik dan implementasi Smart Port (Fase 1-3), (2) Reformasi tata kelola melalui harmonisasi regulasi dan digitalisasi perizinan terpadu (INSW), serta (3) Pembangunan kawasan logistik terintegrasi (integrated logistics hub) untuk menarik kegiatan transshipment. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan panduan strategis yang terukur bagi otoritas (BP Batam dan Pelindo) untuk mentransformasi Batam menjadi pusat perdagangan internasional yang berdaya saing tinggi.
Marketing Strategy Analysis Of Seri Kuala Lobam Fashion Center Sme: An Stp And Business Model Canvas Approach Renniwaty Siringoringo; Cosmas Eko Suharyanto; Heryenzus; Suali; Jonmaianto Sihombing
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 02 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.v4i02.1791

Abstract

Abstract The Seri Kuala Lobam Fashion Centre SME is a strategic initiative established by the Bintan Regency Government to integrate 72 garment manufacturing small and medium-sized enterprises (SMEs) into a collaborative production cluster utilizing computerized embroidery and digital printing technology. This study aims to formulate and analyze a comprehensive marketing strategy by integrating the Segmenting, Targeting, Positioning (STP) framework with the Business Model Canvas (BMC) to develop a holistic business model architecture. A qualitative descriptive-analytical approach was employed using primary data collected through field observations, focus group discussions, and a survey involving 60 business-to-business (B2B) institutional respondents in the Batam–Bintan–Karimun region, complemented by secondary data obtained from the Central Statistics Agency and relevant institutional documents. The findings reveal that the manufacturing and shipbuilding industries constitute the primary target markets, with potential annual demand for workwear (wearpacks) exceeding 20,000 units, while the government and education sectors provide additional opportunities for large-scale production. SWOT analysis indicates a significant gap between existing production capacity and market demand, alongside dependence on externally sourced raw materials as a key structural weakness. Furthermore, the Business Model Canvas demonstrates that the Center’s competitive advantage is built upon three core value propositions: production precision through advanced technology, logistical cost efficiency resulting from its strategic location near industrial estates, and its contribution to local economic empowerment. Nevertheless, improvements in cost structure management and customer relationship development remain essential to achieve long-term business sustainability. The study concludes that integrating the STP and BMC frameworks provides a complementary strategic approach, with STP defining market direction and BMC translating these strategic decisions into an actionable business model. This research offers a novel contribution by presenting the first integrated application of the STP and Business Model Canvas frameworks for developing marketing strategies for SMEs in the Riau Islands.