Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Capacity development of Madurese female farmers in the implementation of integrated crop management in corn Teti Sugiarti; Nurul Arifiyanti; Meidiana Purnamasari; Wen Chi Huang
Agriekonomika Vol 11, No 2: October 2022
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v11i2.14932

Abstract

Women as housewives have a big role in managing their family economy. This study aims to: 1. Analyze the level of awareness of gender equality among female corn farmers, 2. Analyze levels of knowledge, attitude, and skill of female farmers in terms of PTT in corn, 3. Analyze the empowerment process, results, and impacts obtained by female corn farmers from farming school. The study was conducted in three regencies of Madura, namely Bangkalan, Sampang, and Pamekasan. Data were analyzed using descriptive quantitative analysis to answer the first and second objectives, and PAR analysis to answer the third question. Based on the results of the study, women’s role is more dominant than men in several aspects. Some of them are activities in finance, post-harvest, and others. The majority of farmers adopt corn farming methods based on experiences from generations. Empowerment activities such as FGD and training have benefited female farmers.
Asesmen Atraksi Beka’ Ecotourism Guna Peningkatan Kunjungan Wisatawan di Pulau Masakambing Sumenep Ihsannudin Ihsannudin; sriyono sriyono; Nurul Arifiyanti
Sigmagri Vol 2 No 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v2i02.825

Abstract

Beka' ecotorism is an ecotourism trip that offered by the Beka' Island Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in the KEE area of ​​Masakambing Island, Sumenep Regency, East Java Province. Ecotourism which is included in special interest category propose bird watching attraction of the yellow-crested cockatoo (Cacatua sulphurea abbotti) and panoramic views of the landscape on land, coast and waters. The study aims to assess the attractions that offered by Beka' Ecotourism consists of level of attractions, ecological conditions, conditions of facilities and infrastructure and local community perceptions related to ecotourism activities. The research design uses a quantitative approach with a descriptive analysis of frequency. The research location was conducted in Masakambing Island, Masalembu District, Sumenep Regency, East Java Province. The results of the study show Beka' Ecotourism Masakambing Island has a high ecotourism attraction, especially on the jungle track mangrove attraction and bird watching of the yellow-crested cockatoo. Ecological conditions are still considered very good, especially in the mangrove spot and Karang Pote island. Facilities and infrastructure are considered good, especially from the social infrastructure in the form of the kindess of the local community. Furthermore, local community has a positive perception for ecotourism activity because it will is considered able to support improving of economic for local community. Even though it has high attractions, Beka' ecotourism in Masakambing Island is still constrained by remote location, so proper promotion efforts are needed..
Peran pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pertanian di Kabupaten Bangkalan Nurul Arifiyanti; Ifan Rizky Kurniyanto; Resti Prastika Destiarni
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.19397

Abstract

Peran pemerintah pada pembangunan fasilitas utamanya di sektor pertanian di Kabupaten Bangkalan masih belum optimal. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bangkalan masih berada dibawah rata-rata sebesar 63,79, sedangkan di dua kabupaten lainnya di Pulau Madura yakni Kabupaten Pamekasan 65,94 dan Kabupaten Sumenep sebesar 66,22. Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan dan peran pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pertanian di Kabupaten Bangkalan menggunakan metode Zielobjective Orientierte Project Planning (ZOPP). Peran pemerinah dalam pengembangan fasilitas pertanian di Kabupaten Bangkalan dapat ditingkatkan dengan meningkatkan perhatian pemerintah dalam terhadap pertanian melalui pengoptimalan bantuan pertanian dan peran penyuluhan pertanian sehingga hasil pertanian dan SDM petani dapat meningkat. 
Strategi pengentasan kemiskinan berbasis kearifan lokal pada masyarakat Desa Keleyan Ifan Rizky Kurniyanto; Nurul Arifiyanti; Resti Prastika Destiarni
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.19448

Abstract

Desa Keleyan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan yang memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kemiskinan dan cara pengentasanm melalui pendekatan kearifan lokal di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer ini diperoleh dari observasi dan indept interview kepada informan kunci, data sekunder menggunakan jurnal dan situs internet yang mendukung topik yang telah dipilih terkait kemiskinan, pengentasan kemiskinan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor kemiskinan di Desa Keleyan, Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan terjadi akibat adanya kemiskinan natural, kultural dan struktural. 
PENDAMPINGAN PEMBUATAN SITE PLAN DAN PENATAAN VEGETASI EKOWISATA MUARA MBADUK Ihsannudin Ihsannudin; Sriyono Sriyono; Badrut Tamam; Nurul Arifiyanti; Ifan Rizky Kurniyanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18545

Abstract

Muara Mbaduk sebagai destinasi wisata di kawasan Taman Nasional Meru Betiri dengan branding ekowisata dihadapkan pada keterlibatannya dalam konservasi lingkungan berkelanjutan. Ekowisata berpegang pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, lingkungan dan hubungan sosial masyarakat melalui perlindungan ekosistem alami dan keanekaragaman hayati. Adanya deforestasi dan meningkatnya sedimentasi pada muara sungai menjadi tanda untuk adanya penanganan aksi terkait konservasi lingkungan. Kelompok Sadar Wisata Muara Mbaduk sebagai pengelola destinasi wisata di Muara Mbaduk merupakan bagian penting dalam pengembangan ekowisata. Salah satu program konservasi awal yang dapat dilakukan yakni sosialisasi dan pendampingan pembuatan site plan dan penataan vegetasi ekowisata Muara Mbaduk. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan tiga tahapan yani sosialisasi, pendampingan dan evaluasi mengenai konsep ekowisata berkelanjutan dan perencanaan site plan vegetasi tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peserta telah mampu dan memahami konsep ekowisata berkelanjutan serta dapat mengimplentasikan konsep dan tahapan pembuatan peta perencanaan sesuai dengan karakteristik, potensi dan kondisi kawasan Meru Betiri khususnya di Wisata Muara Mbaduk.
Preferensi Konsumen Keripik Singkong Amburiko di Kecamatan Nganjuk Khomariyah, Tiana; Nurul Arifiyanti; Mardiyah Hayati
AgriDev Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i1.10326.2024

Abstract

Keripik Singkong Amburiko merupakan salah satu produk nilai tambah dari komoditas unggulan Kabupaten Nganjuk. Hal ini menjadikan terbukanya peluang dan tantangan dalam persaingan pasar. Preferensi konsumen diperlukan untuk mendukung peningkatan penjualan serta mengetahui produk yang diinginkan oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi preferensi konsumen serta menganalisis keputusan pembelian pada keripik singkong Amburiko. Metode yang diterapkan yakni analisis konjoin menggunakan responden yakni konsumen UMKM Keripik Amburiko sebanyak 65 orang. Hasil menunjukkan kombinasi paling dominan dalam pembelian keripik singkong Amburiko adalah rasa original, harga Rp. 12.000, berat 250 gram, tekstur lembut, ketebalan tebal dan kemasan pouch. Pengambilan keputusan responden mengungkapkan penting untuk melakukan pembelian keripik singkong di Amburiko. Responden mendapat informasi terkait Keripik Amburiko sebagian besar dari teman dan keluarga. Pertimbangan utama dalam membeli keripik singkong yakni varian. Tingkat kepuasan pembelian keripik singkong Amburiko berada di tahap memuaskan sehingga responden bersedia merekomendasikan kepada orang lain.
Analisis Tingkat Risiko Produksi Bawang Merah di Kabupaten Sumenep Khoirunnisa, Alivia Silmi; Arifiyanti, Nurul; Setiani, Setiani
AgriDev Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i1.10327.2024

Abstract

Bawang merah termasuk pada jenis sayuran pada subsektor hortikultura yang memegang keutamaan pada pengembangan sayuran dataran rendah di Indonesia. Desa Mandala yang terletak di Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep menjadi salah satu daerah yang dikenal dengan sentra produksi bawang merah. Pada desa ini terdapat beberapa permasalahan yaitu adanya hama penyakit, teknologi budidaya rendah, pengendalian hama yang kurang baik, modal yang terbatas, dan penggunaan faktor produksi yang kuran tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat risiko yang terkait dengan produksi bawang merah dan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko tersebut. Metode analisis yang digunakan yakni Coefficien Variation (CV) dan fungsi Cobb-Douglas. Temuan menunjukkan tingkat risiko produksi bawang merah di Desa Mandala Kecamatan Rubaru tergolong rendah. Faktor yang mempunyai pengaruh terhadap tingkat risiko yakni pupuk organik sedangkan luas lahan, benih, pupuk anorganik, pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan.
Mitigasi Risiko Usaha Kerupuk Ikan (Studi Kasus: Umkm Lamora Di Desa Socah Kecamatan Socah Bangkalan) Syafrizal, Rania Ramadhani; Arifiyanti, Nurul; Hidayati, Dwi Ratna
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Perkembangan UMKM merupakan salah satu faktor utama dalam kemajuan ekonomi daerah. Oleh karena itu, UMKM harus terus berinovasi dan mencapai efisiensi usaha. Kerugian akibat risiko usaha yang sering diabaikan dapat mengurangi pendapatan. Proses produksi UMKM Lamora masih menghadapi beberapa masalah yang disebabkan oleh kendala operasional seperti perencanaan yang kurang baik, masalah teknis, manajemen produksi, dan kesalahan manusia. Metode House Of Risk (HOR) digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko dan menganalisis strategi untuk proses operasional di UMKM Lamora. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah ditemukannya 10 prioritas penyebab risiko yang terdiri dari permasalahan perencanaan dan teknis, manajemen produksi, masalah kesehatan pribadi, kesalahan manusia dalam proses penakaran, tekanan alat yang tidak konsisten, kerusakan pada thermometer atau sensor, kesalahan input data, waktu pengeringan yang tidak tepat, benturan atau guncangan berlebih saat pengiriman serta perubahan kebijakan pemerintah. Strategi mitigasi yang dihasilkan melalui prioritas penyebab risiko adalah sebanyak 10 strategi mitigasi diantaranya yaitu melakukan perencanaan produksi yang tepat, membuat dan menerapkan SOP kerja, menerapkan program kesejahteraan karyawanl, melakukan pelatihan berkala, pemeliharaan dan perawatan berkala, pengoperasian alat yang cermat, komunkasi dan evaluasi dengan karyawan, mengoptimalkan penggunaan alat cadangan, melakukan pelabelan dan instruksi, serta melakukan penyesuaian harga jual. Dengan adanya pengelolaan risiko dan strategi mitigasi, diharapkan UMKM Lamora dapat lebih siap dalam menghadapi risiko yang terjadi
INTEREST OF REVISIT WISATA PANTAI BIRU KECAMATAN TANJUNG BUMI KABUPATEN BANGKALAN Zulfah Mazidah; Nurul Arifiyanti; Resti Prastika Destiarni
PETA - Jurnal Pesona Pariwisata Vol. 4 No. 1 (2025): PETA Vol 4 No 1 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pariwisata, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/peta.v4i1.227

Abstract

Menjaga loyalitas wisatawan terhadap suatu destinasi adalah salah satu permasalahan dalam pengelolaan pariwisata. Pantai biru yang menjadi tempat wisata populer di Kabupaten Bangkalan ini cukup menjanjikan karena keindahan alamnya, namun jumlah pengunjungnya mengalami penurunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana citra destinasi wisata dan kepuasan pengunjung berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke wisata Pantai Biru. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan regresi linear berganda digunakan untuk analisis datanya. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa citra destinasi wisata dan kepuasan pengunjung memiliki pengaruh secara simultan terhadap minat berkunjung kembali, secara parsial kepuasan pengunjung tidak berpengaruh signifikan sedangkan citra destinasi berpengaruh signifikan. Hal ini menjadikan pentingnya pengalaman wisata yang memuaskan dalam membangun loyalitas pengunjung, sementara citra destinasi perlu diperkuat agar lebih berkontribusi terhadap minat berkunjung ulang. Rekomendasi kepada pengelola dapat meningkatkan fasilitas, serta terus menjaga kepuasan pengunjung agar merasa senang dan nyaman.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KEBUN MENUJU DESA MANDIRI MELALUI OPTIMALISASI KOMODITAS KACANG TANAH Kurniyanto, Ifan Rizky; Destiarni, Resti Prastika; Arifiyanti, Nurul
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10289

Abstract

Kebun Village is one of the villages located in Kamal District, Bangkalan Regency The characteristics of the land in this village are dry land, so it is necessary to match the commodities to be developed with the characteristics of the existing land. The purpose of this study is to identify the condition of the community in Kebun village, then develop an empowerment strategy through optimization of superior commodities. The methods used in this study were RRA (Rapid Rural Appraisal) and PRA (Participatory Rural Apraisal) combined with interview techniques to informants, namely village officials and farmer groups Karya Mulya in Desa Kebun. The results of this study were known that peanut commodities could be a leading commodity in Kebun Village. The community in Kebun village needed to develop to optimize the potential in Kebun Village through collaboration with BUMDes