Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital Siswa SMP 2 Negeri Waibakul Kelas VII Melalui Pelatihan Dasar Komputer dan Internet Sehat Jawa, Antar Maramba; Janga , Adelbertus Umbu; Ratu, Herman Huki; Trisno, Trisno; Kaka, Roswita Sari; Lero , Samuel Bora; Gregorius Bora, Aloysius; Martha Dimu, Noviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.11344

Abstract

Proyek pengabdian masyarakat ini dimaksudkan untuk membantu siswa kelas tujuh di SMP Negeri 2 Waibakul belajar lebih banyak tentang penggunaan komputer dan menjaga keamanan online. Cara pelaksanaannya meliputi pemberian materi, memberikan pengalaman praktik langsung, mengadakan diskusi, dan melakukan pemeriksaan sederhana. Kontennya menjelaskan apa itu perangkat komputer, cara menggunakan program sederhana, dan cara menggunakan internet dengan aman dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam menggunakan komputer, serta lebih menyadari perilaku yang tepat dan keamanan saat menggunakan internet. Kegiatan ini membantu mempromosikan penggunaan teknologi digital sebagai alat belajar dan menunjukkan bagaimana Tri Dharma Perguruan Tinggi diterapkan dalam upaya pengabdian kepada masyarakat.
PEMANFAATAN DIGITALISASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING KAIN TENUN SUMBA MELALUI WORKSHOP EDUKATIF Malo, Maria Wilda; Puty, Paulino Lucky; Riti, Katarina Yunita; Kaka, Roswita Sari; Dimu, Noviana Martha; Momo, Lidia Lali; Wali, Mirayana Rambu; Pingge, Yunita
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i2.2785

Abstract

Sumbanese woven fabric is a cultural heritage of high economic value, but MSMEs still face limitations in marketing that tend to be conventional, thus limiting market reach. This study aims to improve the understanding and skills of MSMEs in utilizing digital marketing to increase product competitiveness. The method used was a participatory approach through an educational workshop that combined lectures, discussions, practices, and mentoring involving 15 female MSMEs. The results showed a significant increase in the digital literacy of participants, where before the activity most did not understand digital marketing and had not used social media as a promotional tool, while after the activity 66.67% of participants successfully created a business Instagram account and began actively promoting woven fabric products. The conclusion of this study shows that the practice-based workshop approach accompanied by mentoring is effective in improving the digital capabilities of MSMEs, although the level of technology adoption is still at an early stage, so ongoing mentoring is needed to optimize the use of digital marketing in supporting the development of a creative economy based on local wisdom. ABSTRAKKain tenun Sumba merupakan warisan budaya bernilai ekonomi tinggi, namun pelaku UMKM masih menghadapi keterbatasan pemasaran yang cenderung konvensional sehingga jangkauan pasar menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digitalisasi pemasaran guna meningkatkan daya saing produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui workshop edukatif yang mengombinasikan ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan dengan melibatkan 15 pelaku UMKM perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital peserta, di mana sebelum kegiatan sebagian besar belum memahami digital marketing dan belum menggunakan media sosial sebagai sarana promosi, sedangkan setelah kegiatan sebanyak 66,67% peserta berhasil membuat akun Instagram bisnis dan mulai aktif mempromosikan produk kain tenun. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop berbasis praktik yang disertai pendampingan efektif dalam meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM, meskipun tingkat adopsi teknologi masih berada pada tahap awal sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan pemanfaatan digital marketing dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.