Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kesalahan Berbicara Bahasa Arab Santri Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah Mualim Wijaya; Akhmadani Zulkarnain
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5257

Abstract

Praktek bahasa sering melibatkan kesalahan, yang dapat dikaitkan dengan berbagai masalah dengan penggunaan bahasa pertama dan kedua. Beberapa siswa tidak menyadari banyak kesalahan kosakata yang dibuat. Tidak mungkin memisahkan kesalahan linguistik dari pengajaran bahasa. Hal ini mengingat bahwa siswa akan membuat kesalahan tata bahasa saat belajar bahasa. Jika kesalahan umum yang dibuat oleh pembelajar bahasa diidentifikasi, kesalahan tersebut dapat dikurangi atau bahkan dihindari. Selain itu, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan strategi analisis deskriptif. Kemudian, ada tiga jenis metode pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi  Strategi analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa empat kesalahan utama yang dilakukan siswa ketika berbicara bahasa Arab adalah masalah fonologis, morfologis, sintaksis, dan semantic. Juga, penelitian ini dilakukan di pusat pengembangan bahasa asing Pesantren Darul Lughah, di mana banyak siswa masih berbicara dalam bahasa rumah mereka, yang berkontribusi pada kesalahan tata bahasa yang ada dan mendukung penggunaan bahasa ini. Lalu ada studi yang dilakukan untuk mengidentifikasi kesalahan dan memperbaikinya. Dalam penelitian ini, metodologi kualitatif dan strategi analisis deskriptif digunakan. Kemudian, ada tiga jenis metode pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Strategi analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penyelidikan ini menunjukkan adanya permasalahan fonologis, morfologis, sintaksis, dan semantik. empat jenis kesalahan utama yang dilakukan siswa saat berbicara bahasa Arab. Dan penyebab kejadian tersebut.
The Relevance and Application of Structuralist Linguistics in Arabic Language Learning Rohiqi Rohman; Mualim Wijaya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5877

Abstract

Structuralist theory is one of the important theories in language learning. This theory raises fundamental questions regarding its relevance to language, especially second language. This study aims to describe the view of structuralist theory and its application in Arabic language learning. This research is a conceptual study using descriptive-qualitative method. The results show that some learning models that can be applied based on structuralist views are; 1) repetitive practice of Arabic utterances that can have an impact on students' habituation in speaking Arabic, 2) changing the type of sentence between isim or fi'il, 3) Expansion of meaning exercises in sentences with different patterns, and 4) linking exercises.
The role of interactive gamification through Wordwall Apps to improve students’ engagement and literary comprehension Najihah Abd Wahid; Farhan; Mualim Wijaya
Lingua Technica: Journal of Digital Literary Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Literary engagement in the digital age: interactions and imagination
Publisher : Asosiasi Relawan dan Pengelola Jurnal LPTNU (ARJUNU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/lingtech.v1i1.21

Abstract

This study explores the efficacy of interactive gamification through Wordwall Apps in enhancing literary comprehension and student engagement in educational settings. The aim is to determine whether gamification techniques with Wordwall Apps can significantly improve literary learning outcomes compared to traditional teaching methods. Utilizing a quasi-experimental design, the research involved control and experimental groups from a sample of high school students, where the latter engaged in gamified learning activitie with Wordwall s. The findings reveal that Wordwall gamification markedly increases student engagement and deepens literary comprehension, as evidenced by higher post-test scores in the experimental group compared to the control. These results suggest that interactive gamification not only makes learning more enjoyable but also more effective, encouraging a deeper interaction with literary content.