Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Teori dan Praktik Keilmuan Pendidikan dalam Perspektif John Dewey: Pendekatan Ilmiah melalui Model Learning by Doing Umi Maslichah
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 2 No 01 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran John Dewey tentang Learning by Doing terhadap pengembangan metodologi pendidikan modern di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (library research), melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan dengan filsafat pendidikan Dewey, konstruktivisme, serta kebijakan pendidikan nasional. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengkaji konsep, prinsip, dan implementasi Learning by Doing dalam praktik pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Learning by Doing memiliki keterkaitan erat dengan paradigma pendidikan modern yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik, pengalaman belajar kontekstual, serta pengembangan keterampilan abad ke-21. Dalam konteks Indonesia, prinsip ini selaras dengan implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek, pemecahan masalah, dan refleksi pengalaman belajar. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, pemikiran Dewey tetap relevan sebagai landasan filosofis dalam pengembangan metodologi pendidikan modern yang lebih humanis, ilmiah, dan kontekstual di Indonesia.
Pendidikan Keluarga Dalam Pandangan Islam Hilalludin Hilalludin; Umi Maslichah
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 2 No 01 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan keluarga dalam pandangan Islam serta peran strategis orang tua dalam membentuk kepribadian anak di tengah tantangan kehidupan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Data penelitian bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber primer, serta buku ilmiah, artikel jurnal, dan karya akademik relevan sebagai sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan pengkajian literatur yang berkaitan dengan pendidikan keluarga dalam Islam. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis melalui proses klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data berdasarkan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keluarga dalam Islam merupakan fondasi utama dalam pembentukan kepribadian anak. Keluarga berfungsi sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama yang bertanggung jawab menanamkan nilai tauhid, membiasakan ibadah, serta membentuk akhlak dan karakter anak. Pendidikan keluarga dalam Islam bersifat holistik karena mencakup aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial. Selain itu, konsep ini selaras dengan pendidikan modern yang menekankan pembentukan manusia secara utuh. Di era globalisasi dan digitalisasi, pendidikan keluarga Islam memiliki peran strategis sebagai benteng moral bagi anak dari pengaruh negatif lingkungan. Integrasi nilai-nilai Islam dengan pendekatan pendidikan kontekstual diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas intelektual, matang emosional, serta kuat secara spiritual.
Keadilan Pendidikan Islam bagi Kelompok Rentan: Analisis Kebijakan Afirmasi Pendidikan Umi Maslichah; Laelatul Badriah
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 2 No 01 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keadilan pendidikan Islam bagi kelompok rentan melalui perspektif kebijakan afirmasi pendidikan. Studi ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kesenjangan akses pendidikan yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, geografis, sosial budaya, serta kesenjangan literasi digital pada era transformasi teknologi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, serta penelitian terdahulu yang relevan dengan keadilan pendidikan, pendidikan Islam inklusif, dan kebijakan afirmasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan afirmasi pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan akses pendidikan bagi kelompok rentan melalui program beasiswa, pendidikan inklusif, serta penguatan pendidikan di daerah tertinggal. Namun, efektivitas kebijakan masih menghadapi tantangan berupa implementasi yang belum sepenuhnya berbasis kebutuhan riil peserta didik, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta keterbatasan sistem monitoring dan evaluasi kebijakan. Secara global, arah penguatan pendidikan inklusif juga didorong oleh UNESCO yang menekankan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan bagi seluruh kelompok masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa keadilan pendidikan Islam pada era kontemporer harus dimaknai secara multidimensional, mencakup kesetaraan akses pendidikan, kesetaraan kualitas pembelajaran, serta kesetaraan akses teknologi pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara nilai-nilai pendidikan Islam, kebijakan afirmasi berbasis kebutuhan, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat guna mewujudkan sistem pendidikan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.
Model Pembelajaran Berbasis Psikologi Islam: Integrasi Konsep Fitrah, Ta’dib, Tarbiyah, Dan Ta’lim Dalam Pembentukan Kepribadian Islami Umi Maslichah; Kana Safrina Rouzi
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 2 No 01 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan konstruksi konseptual Model Pembelajaran Berbasis Psikologi Islam melalui integrasi konsep fitrah, ta’dib, tarbiyah, dan ta’lim dalam pembentukan kepribadian Islami. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu mengembangkan dimensi spiritual, moral, dan emosional peserta didik secara seimbang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Data diperoleh dari literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan psikologi Islam dan pendidikan Islam, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan analisis konseptual untuk menemukan keterkaitan dan integrasi antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fitrah menjadi dasar ontologis potensi manusia yang harus dikembangkan secara terarah. Ta’dib berfungsi membentuk adab dan kesadaran moral, tarbiyah menumbuhkan serta mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara bertahap dan berkesinambungan, sedangkan ta’lim berperan dalam proses transmisi ilmu secara sistematis dan penuh hikmah. Integrasi keempat konsep tersebut melahirkan model pembelajaran yang holistik dan transformatif dalam membentuk kepribadian Islami yang seimbang antara akal, qalb, dan perilaku. Dengan demikian, Model Pembelajaran Berbasis Psikologi Islam relevan sebagai alternatif konseptual dalam menjawab tantangan pendidikan modern sekaligus mewujudkan tujuan pendidikan Islam yang berorientasi pada terbentuknya insan kamil.
Kebijakan Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Peluang Penerapan dan Risiko yang Harus Diantisipasi Umi Maslichah; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi merupakan bagian dari agenda transformasi pendidikan nasional dalam merespons perkembangan era digital. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan relevansi pembelajaran PAI tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai wahana pembentukan karakter, moral, dan spiritual peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peluang penerapan serta risiko yang harus diantisipasi dalam implementasi kebijakan pembelajaran PAI berbasis teknologi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan terhadap regulasi pendidikan, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian ilmiah yang relevan dengan tema digitalisasi pembelajaran dan pendidikan agama Islam. Analisis dilakukan dengan menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan dan pedagogi digital untuk mengkaji dinamika kebijakan, peran aktor, serta konteks struktural dan kultural implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pembelajaran PAI berbasis teknologi memiliki peluang strategis dalam memperluas akses pembelajaran, mendorong inovasi pedagogis, dan memperkuat literasi digital keagamaan peserta didik. Namun demikian, kebijakan ini juga menghadapi sejumlah risiko, seperti potensi reduksi dimensi spiritual dan keteladanan, paparan konten keagamaan digital yang tidak terkurasi, serta kesenjangan infrastruktur dan kompetensi digital guru. Oleh karena itu, artikel ini menegaskan pentingnya strategi kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas guru PAI, regulasi dan pengawasan konten digital, serta sinergi kelembagaan yang komprehensif. Dengan pendekatan kebijakan yang tepat, pembelajaran PAI berbasis teknologi berpotensi menjadi instrumen strategis dalam membentuk generasi Muslim yang religius, kritis, dan beretika di era digital.