Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP MEDAN MAKNA DALAM PEMIKIRAN AHMAD MUKHTAR UMAR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Raodhatul Fitri; Haniah; Amrah Kasim
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.2170

Abstract

This study aims to examine the concept of semantic fields in the thought of Ahmad Mukhtar Umar and its relevance to Arabic language learning. The research employs a qualitative approach with the library study method, which is based on theoretical analysis of relevant scholarly literature. The data consist of primary and secondary sources. The primary data are obtained from Ahmad Mukhtar Umar’s works discussing ‘ilm al-dalālah (semantics), while the secondary data come from books, journal articles, and websites related to semantics and Arabic language learning. The findings show that Ahmad Mukhtar Umar’s linguistic thought is built upon the integration of classical Arabic linguistic traditions and modern linguistic theories, emphasizing language as a dynamic and contextual system of meaning. The concept of the semantic field is understood as a network of semantic relations among vocabulary items, encompassing synonymy, hyponymy, part–whole relations, antonymy, and incompatibility. The study concludes that applying the concept of semantic fields in Arabic language learning enables thematic and conceptual vocabulary development, thereby supporting more meaningful, communicative, and contextual learning.
Kritik Sanad dalam Studi Hadist: Teori Jarh wa Ta'dil dan Aplikasinya Raodhatul Fitri; La Ode Ismail Ahmad; Abustani Ilyas
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sanad hadis dengan menelaah penilaian dan kesinambungan para perawi, serta penerapan kaidah al-Jarḥ wa al-Ta'dīl dalam menilai kualitas periwayatan hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka (library study), mengkaji literatur primer berupa kitab-kitab hadis dan literatur sekunder dari buku, jurnal, serta sumber berani yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Jarḥ berfungsi menilai kelemahan perawi yang dapat merusak keadilan dan ketelitian hafalannya, sedangkan al-Ta'dīl menegaskan sifat-sifat positif yang memungkinkan periwayatan dapat diterima dan dijadikan hujjah. Penelitian ini juga menemukan adanya syarat dan etika yang harus dipenuhi dalam praktik jarh wa ta'dīl, termasuk kejujuran, pengetahuan mendalam tentang ilmu hadis, dan sikap proporsional dalam menilai perawi. Selain itu, ulama hadis menetapkan tingkatan jarh dan ta'dīl yang mencerminkan variasi kualitas periwayatan, serta prinsip prioritas jarh atas ta'dīl dalam kondisi tertentu untuk memastikan keakuratan riwayat Penelitian ini menegaskan bahwa ilmu jarh wa ta'dīl merupakan instrumen penting dalam menjaga otentisitas teks hadis dan spekulatif para perawi.