Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ibu sehat anak bebas stunting; sosialisasi dan pendampingan konsumsi pangan fungsional "pisbro (pisang brokoli)" di Puskesmas Sentosa Baru S., Damayanty; Siregar, Erin Padilla; Rista, Henny; Darmawan, Hari Putra; Pitaloka, Diah; Siagian, Hazizah Salsabila; Kalira, Aurel Sessfy
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.38129

Abstract

Abstrak Anemia adalah suatu kondisi tubuh yang ditandai dengan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) dalam darah lebih rendah dari normal. Anemia yang berhubungan dengan kehamilan dapat memiliki konsekuensi fatal bagi ibu dan janin. Risiko berat badan lahir rendah (LBW), yang secara alami meningkatkan kemungkinan stunting, semakin meningkat akibat anemia selama kehamilan. Mengurangi angka kematian ibu menjadi kurang dari 70 kematian per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030 merupakan salah satu tujuan pilar 3 SDG. Indonesia harus memaksimalkan upayanya untuk menurunkan angka kematian ibu. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk sosialisasi dan pendampingan pangan fungsional Pisbro (pisang brokoli) dalam meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil di puskesmas sentosa baru dengan melibatkan mitra dan ibu hamil, anggota keluarga serta masyarakat untuk memberikan pengetahuan bahan pangan alami yang mudah didapat dan sangan mudah di olah dan salah satu alternative cemilan sehat pada ibu hamil. Hasil evaluasi adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan. Sebelum penyuluhan, hanya 20% responden yang memiliki pengetahuan kategori "Baik". Namun, setelah diberikan edukasi mengenai manfaat pangan fungsional "Pisbro", tingkat pengetahuan kategori "Baik" meningkat drastis menjadi 90% Kata kunci: ibu hamil; kadar hemoglobin; anemia; pisang ambon; brokolli Abstract Anemia is a condition characterized by lower than normal hemoglobin (HB) levels in the blood. Anemia during pregnancy can have serious complications and even lead to death for both the mother and the fetus. Furthermore, anemia during pregnancy increases the risk of low birth weight (LBW), which in turn increases the risk of stunting. Reducing the maternal mortality rate to less than 70 deaths per 100,000 live births by 2030 is one of the goals of pillar 3 of the SDGs. Indonesia must maximize its efforts to reduce maternal mortality. This Community Service aims to socialize and provide assistance with Pisbro (broccoli banana) functional food in increasing hemoglobin levels of pregnant women at the Sentosa Baru Community Health Center by involving partners and pregnant women, family members and the community to provide knowledge of natural food ingredients that are easily obtained and very easy to process and one of the alternative healthy snacks for pregnant women. The evaluation results showed a very significant increase in knowledge. Before the counseling, only 20% of respondents had knowledge in the "Good" category. However, after being given education about the benefits of "Pisbro" functional food, the level of knowledge in the "Good" category increased drastically to 90%. Keywords: pregnant women; hemoglobin levels; anemia; ambon bananas; broccoli.
Hilirisasi e-pocket book melalui pendampingan berbasis family-centered empowerment model untuk optimalisasi self efficacy dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah ibu hamil Fauzianty, Ariska; Situmorang, Friza Novita Sari; Sari, Sonia Novita; Napitupulu, Nova Isabella Mariance Br; Darmawan, Hari Putra; Hasibuan, Vivi Restiyani; Febriyan, Yuliska
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.38124

Abstract

Abstrak Ketidakpatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan faktor utama penyebab anemia pada ibu hamil yang dapat meningkatkan risiko perdarahan pascapersalinan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan self-efficacy dan kepatuhan konsumsi TTD melalui hilirisasi e-Pocket Book SIAP-TTD dengan pendekatan Family-Centered Empowerment Model (FCEM). Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu di wilayah kerja Puskesmas Sentosa Baru dengan melibatkan 25 ibu hamil dan keluarganya. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi fitur interaktif aplikasi, serta pendampingan intensif berbasis pemberdayaan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dasar peserta dari 20% menjadi 85%, serta kemampuan penggunaan aplikasi dan kepatuhan konsumsi dari 15% menjadi 80%. Intervensi ini berhasil meningkatkan keyakinan ibu untuk menuntaskan program 90 tablet serta menumbuhkan peran aktif keluarga sebagai pendukung emosional dan informasional. Adaptasi berupa penyediaan versi hard copy dilakukan untuk mengatasi kendala akses data seluler. Sinergi antara teknologi digital dan pemberdayaan keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu di tingkat komunitas. Kata kunci: ibu hamil; e-pocket book; family-centered empowerment model; kepatuhan tablet tambah darah; self-efficacy AbstractNon-compliance with the consumption of Blood Supplement Tablets (TTD) is the main factor causing anemia in pregnant women which can increase the risk of postpartum bleeding. This community service aims to optimize self-efficacy and compliance with TTD consumption through the downstream  of  the SIAP-TTD e-Pocket Book with the Family-Centered Empowerment Model (FCEM) approach. The activity was carried out for four weeks in the working area of the Sentosa Baru Health Center involving 25 pregnant women and their families. The methods used include socialization, demonstration of the application's interactive features, and intensive assistance based on family empowerment. The results of the evaluation showed a significant improvement in participants' basic understanding from 20% to 85%, as well as application usability and consumption compliance from 15% to 80%. This intervention succeeded in increasing the mother's confidence to complete the 90-tablet program and fostering the active role of the family as emotional and informational support. Adaptation in the form of providing a hard copy version  was carried out to overcome mobile data access constraints. The synergy between digital technology and family empowerment has proven to be effective in improving maternal health at the community level. Keywords: blood supplement tablet compliance; e-pocket book; family-centered empowerment model; pregnant women; self-efficacy