Wardana, Fricila Sasqia
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LKM BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ANALISIS ANION Sari, Niken Puspita; Wardana, Fricila Sasqia; Zikri, Rahmat; Mahardika, Annisa Yustikarani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi analisis anion. Analisis kebutuhan ini merupakan tahap awal model pengembangan Rowntree dengan evaluasi formatif mengacu pada model Tessmer. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan dosen pengampu mata kuliah Dasar-Dasar Kimia Analitik dan mahasiswa program studi Pendidikan Kimia yang telah menempuh mata kuliah tersebut. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara semi-terstruktur. Hasil angket menunjukkan bahwa 98,4% mahasiswa membutuhkan bahan ajar berbasis PBL, dan 96,8% menginginkan LKM yang menarik serta kontekstual. Sebagian besar mahasiswa juga menilai bahan ajar saat ini belum memadai dan masih bersifat prosedural. Hasil wawancara dosen memperkuat temuan tersebut, bahwa pembelajaran belum menuntun mahasiswa berpikir kritis dan mengaitkan konsep dengan fenomena nyata seperti pencemaran Sungai Musi. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan LKM berbasis PBL dengan integrasi scaffolding untuk meningkatkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir ilmiah, dan kemandirian belajar mahasiswa.
ANALISIS KEBUTUHAN LEMBAR KERJA MAHASISWA PADA PRAKTIKUM KIMIA FISIKA BERBASIS GREEN CHEMISTRY Herliani, Firmalia; Putri, Chindy Edita; Sanjaya, Sanjaya; Hadeli L., Muhammad; Zikri, Rahmat; Wardana, Fricila Sasqia; Amelia, Irma; Hanani, Nabila Zahira; Aningsih, Fatma
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan analisis kebutuhan lembar kerja mahasiswa berbasis green chemistry pada praktikum kimia fisika. Analisa kebutuhan yang dilakukan pada penelitian ini berdasarkan analisis deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan pada analisa kebutuhan ini itu menggunakan kuesioner dan wawancara. Kuesioner yang digunakan disebar dengan menggunakan Google Form sehingga pengisian kuesioner dilakukan secara online. Hasil penelitian dari adanya analisa kebutuhan ini dapat menunjukan bahwa mahasiswa membutuhkan adanya pengembangan lembar kerja mahasiswa berbasis green chemistry pada mata kuliah praktikum kimia Fisika agar pembelajaran praktikum yang dilakukan dapat memberikan pemahaman pada mahasiswa dan dapat membantu mahasiswa untuk dapat belajar secara mandiri yang didukung dengan pembelajaran praktikum yang berbasis green chemistry. Selain itu pembelajaran berbasis greenchemistry ini dapat membuat konteks pembelajaran praktikum lebih aman dan ramah terhadap lingkungan. Oleh karena itu pengembangan lembar kerja mahasiswa berbasis green chemistry pada pembelajaran praktikum kimia fisika itu sangat diperlukan untuk dapat memberikan media pembelajaran yang valid, praktis, efektif dan ramah terhadap lingkungan.
PENGEMBANGAN LKM PBL KONTEKSTUAL KASUS KABUT ASAP UNTUK PEMAHAMAN HUKUM GAS Zikri, Rahmat; Wardana, Fricila Sasqia; Sari, Niken Puspita
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan menganalisis kebutuhan bahan ajar berupa Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis Problem-Based Learning (PBL) pada mata kuliah Kimia Fisika I. Metode yang digunakan merujuk pada tahapan analyze model pengembangan ADDIE, melalui wawancara dengan dosen, kuesioner mahasiswa, dan analisis kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan 100% mahasiswa menyukai dan antusias mengikuti kuliah Kimia Fisika I, namun hanya 34,1% mampu memahami konsep hukum gas menggunakan bahan ajar yang ada. Sebanyak 78% mahasiswa mengalami kesulitan memahami bahasa bahan ajar, 65,9% menilai bahan ajar belum tersusun sistematis dan belum menerapkan pendekatan PBL, serta 75,6% mengalami kesulitan memahami Persamaan Keadaan Gas. Analisis kebutuhan menunjukkan perlunya pengembangan LKM berbasis PBL dengan konteks lokal, seperti kabut asap di Sumatera Selatan, untuk membelajarkan konsep hukum gas secara aplikatif sehingga mahasiswa dapat memahami konsep dengan lebih mudah dan relevan dengan fenomena nyata.
ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN LKM DENGAN PENDEKATAN GAMIFIIKASI BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ARGENTOMETRI Wardana, Fricila Sasqia; Sari, Niken Puspita; Zikri, Rahmat; Mahardika, Annisa Yustikarani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman mahasiswa terhadap konsep titrasi argentometri masih tergolong rendah karena proses pembelajaran yang berlangsung cenderung berpusat pada dosen dan belum mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam menemukan konsep. Selain itu, bahan ajar yang digunakan pada mata kuliah Dasar-Dasar Kimia Analitik masih bersifat teoritis dan kurang kontekstual sehingga mahasiswa kesulitan mengaitkan konsep dengan penerapannya dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis Problem-Based Learning (PBL) kontekstual pada materi Titrasi Argentometri. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan model evaluasi Rountree dan Tessmer pada tahap self-evaluation dan one-to-one evaluation. Data dikumpulkan melalui wawancara dosen pengampu dan angket kebutuhan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan 93,1% mahasiswa menyukai mata kuliah Dasar-Dasar Kimia Analitik, namun hanya 20,8% yang menyatakan telah memiliki bahan ajar yang sesuai. Sebanyak 73,6% mahasiswa mengalami kesulitan memahami konsep titrasi argentometri, 81,9% menilai bahan ajar belum menyajikan contoh kontekstual, dan 98,6% menyatakan memerlukan LKM berbasis PBL yang menarik dan aplikatif. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan pengembangan LKM kontekstual yang dapat membantu mahasiswa memahami konsep titrasi argentometri secara lebih mendalam dan bermakna.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN INTERAKTIF BERBASIS AI (ZEP.QUIZ) PADA PRAKTIKUM KIMIA DASAR DI UNIVERSITAS SRIWIJAYA Mahardika, Annisa Yustikarani; Sari, Niken Puspita; Wardana, Fricila Sasqia
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan instrumen asesmen interaktif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) melalui platform Zep.Quiz pada mata kuliah Praktikum Kimia Dasar di Universitas Sriwijaya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih terbatasnya model evaluasi pembelajaran praktikum yang mampu menilai aspek pengetahuan, keterampilan prosedural, dan sikap ilmiah secara objektif dan terintegrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 mahasiswa dan 2 dosen pengampu mata kuliah. Data dikumpulkan melalui angket analisis kebutuhan dengan skala Likert lima tingkat dan dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 43,42% responden menyatakan sangat setuju, 48,86% setuju, 5,26% ragu-ragu, dan masing-masing 1,32% menyatakan tidak setuju serta sangat tidak setuju terhadap urgensi pengembangan instrumen asesmen berbasis kecerdasan buatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dan dosen memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap inovasi asesmen interaktif yang lebih adaptif, efisien, dan objektif dalam mendukung evaluasi pembelajaran praktikum kimia. Kesimpulannya, pengembangan instrumen asesmen berbasis kecerdasan buatan dinilai sangat relevan untuk diimplementasikan sebagai langkah awal menuju sistem evaluasi pembelajaran yang responsif terhadap kemajuan teknologi pendidikan.