Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KAJIAN PERCEIVED SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA UNTUK INDUSTRI JASA PERGURUAN TINGGI DI KOTA MALANG Gustopo, Dayal; Indriani, Sri; Sari, Sanny Andjar
Jurnal Industri Inovatif Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunci untuk mendapatkan daya saing yang berkelanjutan dari suatu industri jasa terletak pada penyampaian jasa layanan dengan kualitas tinggi (delivering high quality service) yang menghasilkan kepuasan bagi konsumen. Saat ini perguruan tinggi swasta (PTS) dituntut untuk mengikuti setiap perubahan yang terjadi baik skala lokal, regional, maupun nasional. Pendidikan yang berkualitas, sumber daya manusia yang berdaya saing dan manajemen penyelenggaraan pendidikan yang sehat menjadi kebutuhan yang sangat penting di Indonesia. Penelitian yang akan dilakukan ini ditujukan untuk menguji selain konstruk juga hubungan di antara variabel variabel terkait pembentuk konstruk teori tersebut, sehingga dapat menjelaskan sebuah kerangka konseptual dalam penelitian ini. Hasil pengukuran dan penilaian terhadap kualitas proses belajar mengajar diakhir tahun kalender akademik sangat penting sebagai acuan dalam pengembangan dan perbaikan manajemen layanan perguruan tinggi (PTS), karena persepsi mahasiswa adalah suatu hal yang akan terus dibawa hingga setelah kelulusan dan kemudian akanbertahan lama (citra perguruan tinggi tempat mahasiswa belajar). Disamping itu kualitas layanan dari proses belajar mengajar diyakini akan turut menentukan hasil kualitas lulusan perguruan tinggi.
DESAIN ALAT PEMBUAT TEPUNG PATI KANJI MINI YANG ERGONOMIS Mujiono, Mujiono; Sari, Sanny Andjar; S, Hendro
Jurnal Industri Inovatif Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data yang diperoleh dari pembuatan pati kanji dengan bahan baku adalah singkong bisa dijadikan usaha rumahan yang berprospek cerah namun alat yang dipergunakan masih mempunyai beban kerja yang berlebihan karena masih dikerjakan dengan alat manual sehingga akan mengeluarkan energi yang sangat banyak dan dengan waktu yang lama sehingga akan mempengaruhi fisik dari pekerja yang mengakibatkan mudah mengalami kelelahan dan tidak produktif.Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan adalah melakukan pengamatan dan penelitian sekaligus wawancara untuk mengetahui apa yang dibutuhkan operator terhadap alat kerja. Data yang dibutuhkan oleh penelitian ini meliputi data antropometri yang digunakan dalam penelitian yaitu, tinggi mataberdiri, lebar siku ke siku, lebar bahu, rentang tangan, tinggi siku, tinggi lutut yang digunakan untuk menentukan perancangan alat pembuat tepung kanji dengan mengambil persentil 5 % , agar supaya lebih ergonomis dan mempunyai bentuk yang baik. Dan dari hasil penelitian didapatkan perbedaan waktu proses pembuatan pati kanji dengan waktu kerja normal dari 8.67 menit/kg menjadi 0.259 menit/kg, serta output standart nya adalah dari 55,22 kg/hari menjadi 1738 kg/hari.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MESIN PENGHANCUR SAMPAH UNTUK KELURAHAN SUKUN KECAMATAN SUKUN MALANG Budiharti, Nelly; Gustopo, Dayal; Setyawati, Harimbi; Sari, Sanny Andjar
Jurnal Industri Inovatif Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah adalah suatu bahan yang terbuang dari aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Pada dasarnya masalah tentang sampah adalah masalah yang harus ditangani secara serius, seperti halnya di wilayah RW III Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Malang. Proses pengolahan sampah di wilayahRW III Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Malang belum dilakukan secara maksimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memaksimalkan potensi yang ada pada wilayah tersebut terutama para kader karang taruna dan masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah secara terpadu, terutama untuk pengolahan sampah organik, yang dapat digunakan untuk pupuk, kompos dan lainnya.Mesin penghancur sampah terdiri dari motor penggerak menggunakan mesin mobil dengan putaran di atas 2000 rpm. Mesin mobil ini untuk menggerakkan dua buah pulley untuk dua buah poros pisau. sistem penggerak untuk meneruskan putaran dari mesin mobil ke alat penghancur sampah diperlukan mekanisme yangpraktis, oleh karena itu dibutuhkan sistem penggerak yang dapat meningkatkan efisiensi. Dari hasil perancangan didapatkan waktu baku mesin penghancur sampah adalah 2,99 jam/kg dan output standartnya 179 kg/jam, dengan kapasitas mesin penghancur yang sangat besar diharapkan dapat meningkatkan hasil penghancuran sampah organik.
PENGEMBANGAN KOWI UNTUK PELEBURAN LIMBAH KACA DENGAN METODE QFD Tamara, Priscilla; Gultom, Paniel I; Sari, Sanny Andjar
Jurnal Industri Inovatif Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di sentra industri manik-manik kaca desa Plumbon-Gambang, saat ini proses peleburan limbah kaca dilakukan secara tradisional dengan kapasitas peleburan hanya sebanyak 1 – 2 kg diletakkan dalam kowi (crucible) tembikar dan diberi pewarna, kemudian dengan menggunakan kompor berbahan bakar LPG - disebutbrander – api ditembakkan langsung ke arah limbah kaca tersebut hingga meleleh berbentuk seperti gulali (panas yang dibutuhkan 400° C - 500° C). Gulali kaca tersebut dilengketkan pada sebatang besi kemudian ujungnya ditarik dengan menggunakan semacam tang hingga membentuk batangan-batangan kaca berwarna sepanjang ± 1 meter. Proses peleburan ini menghabiskan waktu sangat lama disebabkan kapasitas yang sangat terbatas. Dari tungku hasil pengabdian yang dilakukan oleh peneliti ditemukan bahwa kowi (crucible) dapat bertahan lama jika menggunakan kowi impor (salamander) sedangkan jika menggunakan kowi lokal (grafit) hanya dapat bertahan maksimal 10 kali peleburan dengan perlakuan halus dan 5 kali peleburan dengan perlakuan kasar. Kendalanya adalah harga kowi impor jauh lebih mahal dibandingkan kowi lokal. Hingga sejauh ini belum ada kowi lokal yang mempunyai karakteristik khusus peleburan kaca untuk skala industri kecil yaitu kuat, tahan hingga suhu 1600ºC. Dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Development), ditemukan bahwa karakteristik kowi untuk peleburan limbah kaca adalah tahan terhadap suhu tinggi (≥ 1400º C), kuat, harganya terjangkau dan memiliki penampang yang cukup lebar dengan kedalaman disesuaikan. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan 3 komposisi bahan dan bentuk yang sesuai dengan karakteristik tersebut.
RANCANG BANGUN ALAT PENCAMPUR BUMBU PADA INDUSTRI KECIL KERIPIK TEMPE Tamara, Priscilla; Budiharti, Nelly; Sari, Sanny Andjar
Jurnal Industri Inovatif Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik tempe merupakan oleh-oleh khas Malang yang sudah terkenal. Salah satu sentra industri kecil keripik tempe yang eksis di kota Malang adalah di daerah Sanan. Namun banyak kendala yang dihadapi oleh industri kecil keripik tempe dalam menghadapi persaingan pasar serta untuk memenuhi kebutuhan permintaan konsumen, antara lain disebabkan oleh proses produksi yang masih memakai alat manual dan sikap kerja dari operator yang sangat mempengaruhi tingkat produktifitas, baik waktu maupun hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pencampur bumbu keripik tempe serta menghitung waktubaku proses dan output produksinya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis antropometri untuk menghitung dimensi alat yang sesuai dengan kebutuhan pekerja agar memperoleh kenyamanan dalam bekerja dan analisis pengukuran waktu kerja untuk menghitung tingkat perbaikan waktu kerja serta peningkatan output produksi alat yang baru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan alat pencampur bumbu tersebut terdapat peningkatan output produksi hingga 92 % dibandingkan dengan alat pencampur bumbu keripik tempe manual.
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS PADA PENGRAJIN COR KUNINGAN DI DESA BEJIJONG, TROWULAN MELALUI PERBAIKAN DESAIN FASILITAS KERJA Gultom, Paniel; Anggorowati, Dwi Ana; Sari, Sanny Andjar
Jurnal Industri Inovatif Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bejijong Village, Trowulan, Mojokerto is a tourist village and small industrial centers of handicraft cast brass. The product is a range of miniature statues, temples, statues of figures Majapahit kingdom and etc which using the waste of metal as a raw material. Cast brass handicrafts is also becoming one of the flagship productstypical souvenir Mojokerto - East Java. There are currently about 125 entrepreneurs cast brass with a total of 648 people craftsmen. In the manufacture of cast brass handicrafts craftsmen still use traditional furnace to melt various metal waste such as petromaks, bolts, nuts, hinges etc. as raw material. The diesel-fueled furnaces and wood charcoal. In the smelting process 50 kg of molten metal waste spend 25 liters of diesel fuel for about 4 hours. Difficulties faced by craftsmen is when it was about to pour must first dismantle furnace wall while the fire from brander only burn the bottom of furnace with open conditions. It can not achieve the maximum heat so that melting process becomes longer resulting in wasted fuel. Seeing the conditions above then IbM team from ITN Malang designing a Metal Waste Fuser Tool by applying portable appropriate technology which can makes it easy the process of working and can saving time and fuels. The results obtained are a metal waste fuser tool that efficiently and effectively in terms of the size, shape, ways of working and saving fuels. Once foundries 50 kg of liquid metal waste spend one 12 kg LPG tube for about 2 hours.
PENERAPAN ALAT DESTILASI MINYAK ATSIRI DI KELURAHAN TUNJUNGREJO KECAMATAN SUKUN MALANG Indriani, Sri; Sari, Sanny Andjar; Anggorowati, Dwi Ana; Mujiono, Mujiono
Jurnal Industri Inovatif Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi tepat guna sangat penting dalam mendukung upaya pemberdayaan masyarakat baik dari segi sumber daya sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Tiap daerah memiliki banyak potensi sumber daya alam akan tetapi sangat sulit untuk berkembang karena kurangnya pemahaman terhadap teknologi maupun faktor mahalnya fasilitas-fasilitas untuk mengolah sumber daya tersebut. Keadaan tersebut tidak terlepas dari peran serta pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam melakukan pembinaan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimilki suatu daerah Seperti halnya di Kelurahan Tunjungrejo Kecamatan Sukun dimana pembangunan di wilayah ini sampaisaat ini secara prinsip telah dilaksanakan dengan partisipasi dan peran serta masyarakat melalui lembaga kemasyarakatan yang ada (LPMK, BKM, dan sebagainya). Namun, dalam perencanaannya sering dilakukan secara spasial (per wilayah RT atau RW) tanpa adanya keterpaduan yang terarah dalam jangka panjang. Dengan demikian, diperlukan upaya untuk memahami potensi wilayah yang dapat dipakai sebagai media untuk peningkatan pembangunan wilayah tersebut.Tujuan dari kegiatan adalah untuk meningkatnya pemberdayaan sumber daya masyarakat Kelurahan Tunjungrejo Kecamatan Sukun kota Malang dengan diterapkannya alat destilasi minyak atsiri. Membuka peluang usaha baru dibidang pengolahan minyak atsiri. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah untukmengembangkan kemampuan masyarakat dalam mengolah tanamanan nilam menjadi minyak atsiri menjadi produk yang lebih memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Tunjungrejo Kecamatan Sukun kota Malang