A. Faizin
Universitas Gresik

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Education

A IMPELEMANTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR AL-RAUDLATUL AMIEN FULL DAY EDUCATION GRESIK A. Faizin; Taufiq Harris; Ahmad Thohirin; M. Furqon Wahyudi
Journal Educatione Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan keterlaksanaan tahapan manajemen pembiayaan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini merupakan kajian pengelolaan pembiyaan pendidikan untuk mewujudkan peningkatan mutu pendidikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) perencanaan berjalan pada setiap tahun dan berjalan dengan baik yang selalu diawali dengan abeberapa kali analisa dan ditetapkan melalui keputusan bersama; 2) pengorganisasian terlihat pada struktur dan telah terpenuhi dan dilengkapi dengan tugas, pokok dan fungsi, 3) pelaksanaan berjalan sesuai rencana dan cukup ditunjang dengan sumberdaya yang memadai, 4) evaluasi dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditetapkan dan berjalan secara efektif
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI ME-LALUI TEKNIK KASGUR “KEPALA SEKOLAH ASUH GURU “ DI SMPN 2 LUMBANG KABUPATEN PASURUAN Sri Yani; Samsul Alim; Imron Wahyudi; Qurrotul A’yun; Ali Nukman; Sri Wahyuni; Hidayati; A. Faizin
Journal Educatione Vol. 1 No. 2 (2024): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fenomena pembelajaran yang terjadi di SMPN 2 Lumbang Kab Pasuruan adalah masih ada murid dengan motivasi belajar dengan kategori rendah. Mereka hadir ke kelas bukan karena suatu panggilan atau dorongan dari dalam dirinya. Untuk mewujudkan meaningfull learning, pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu solusi untuk direncanakan dan diterapkan di kelas. Kepala sekolah sebagai pimpinan lembaga mempunyai tanggung jawab untuk meningkatan kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran di sekolah serta mempunyai peranan penting terhadap perkembangan dan kemajuan sekolah. Oleh karena itu kepala sekolah harus memiliki strategis secara baik dan benar sesuai dengan asas sistem among yaitu berbasis 3A (Asah, Asih, Asuh ).
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Karakter Religius dan Sosial Siswa di UPT Satuan Pendidikan SDN Dermo II Bangil Ani Yanti Rosida; Dhatul Hikmah; Khusnul Setiya Anzasari; Rif’atul Khamdiyah; A. Faizin
Journal Educatione Vol. 2 No. 2 (2025): Leadership
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendidikan karakter religius dan sosial di sekolah dasar memiliki urgensi tinggi dalam menghadapi degradasi nilai moral, intoleransi, dan rendahnya kepedulian sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam menumbuhkan karakter religius dan sosial siswa di UPT Satuan Pendidikan SDN Dermo II Bangil. Pertanyaan utama yang diajukan adalah bagaimana kepala sekolah merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi strategi tersebut dalam kultur sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan dokumen sekolah sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi, dengan analisis data dan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah diwujudkan melalui lima strategi utama: keteladanan, pembiasaan, kolaborasi, penguatan budaya sekolah, serta pengawasan dan evaluasi. Strategi pembiasaan dan keteladanan menjadi pilar dominan dalam pembentukan karakter, sementara kolaborasi dan budaya sekolah memperkuat konsistensi nilai, dan evaluasi menjamin keberlanjutan program. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang mengintegrasikan nilai transformasional, spiritual, dan instruksional berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan karakter religius dan sosial siswa. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pengembangan strategi kepemimpinan pendidikan karakter yang kontekstual. Abstract : Religious and social character education in elementary schools is of high urgency in addressing the degradation of moral values, intolerance, and the lack of social concern among students. This study aims to explore and describe the principal’s leadership strategies in fostering students’ religious and social character at UPT Satuan Pendidikan SDN Dermo II Bangil. The central research question is how the principal designs, implements, and evaluates these strategies within the school culture. Employing a qualitative approach with a case study design, the study involved principals, teachers, students, parents, and school documents as data sources. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, with data analysis and validity checks conducted through triangulation. The findings reveal that the principal’s leadership is manifested through five key strategies: role modeling, habituation, collaboration, strengthening school culture, as well as monitoring and evaluation. Habituation and role modeling serve as the dominant pillars in character formation, while collaboration and school culture reinforce value consistency, and evaluation ensures program sustainability. The study concludes that principal leadership integrating transformational, spiritual, and instructional values significantly contributes to the development of students’ religious and social character. These findings provide practical implications for the development of contextual leadership strategies in character education.
Implementasi Kepemimpinan Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Menghadapi Tantangan Kurikulum Kusrinisari; Fauzi Hermansyah; Mahmudah; Yulian Devinta Romli; A. Faizin
Journal Educatione Vol. 2 No. 2 (2025): Leadership
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kepemimpinan kolaboratif kepala sekolah dalam menghadapi tantangan kurikulum merdeka. Latar belakang penelitian berangkat dari kondisi pendidikan Indonesia yang masih menghadapi rendahnya kualitas pembelajaran, perubahan kurikulum yang dinamis, serta kesiapan guru dan sarana prasarana yang belum merata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SDN Mojotengah I Sukorejo, dengan subjek penelitian kepala sekolah dan guru. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolaboratif kepala sekolah diwujudkan melalui power sharing dengan stakeholder, komunikasi terbuka, serta strategi adaptif dalam menghadapi perubahan kurikulum. Kolaborasi dilakukan melalui forum formal maupun informal, melibatkan guru, wali murid, komite, dan masyarakat dalam perencanaan serta evaluasi pembelajaran. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi, dan resistensi terhadap perubahan kurikulum. Implementasi kepemimpinan kolaboratif terbukti mampu meningkatkan motivasi, rasa tanggung jawab, kekompakan, serta efektivitas pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya komunikasi yang efektif, kerja sama berkesinambungan, serta dukungan stakeholder untuk memperkuat penerapan kurikulum merdeka.