Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERAN DAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH PEMERINTAH KALIMANTAN TIMUR DALAM PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN: ANALISIS HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Angga Galucci; Irwanto; Muhlis; Muhammad Aulia Rahman; Andry Rachmadani; Siti Hardyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11883

Abstract

Regional autonomy as regulated in Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government gives regional governments broad authority in administering educational affairs as a basic service. In East Kalimantan, geographic challenges, disparities between regions, and the distribution of educational resources demand adaptive and responsive policies. This research aims to analyze the role and policies of the East Kalimantan Regional Government in equalizing access to education through the perspective of State Administrative Law, by examining aspects of authority, discretion, general principles of good governance (AUPB), as well as monitoring and accountability mechanisms. The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. Data was obtained through literature study of regulations, regional policies, and educational planning documents. The analysis was carried out qualitatively to assess the suitability of regional policies with the principles of legality, effectiveness and administrative justice. The research results show that local governments have a strategic role in planning, budgeting and supervising secondary education services, including the construction of infrastructure, distribution of teachers and the provision of educational assistance. However, policy implementation still faces coordination obstacles, budget limitations, and disparities in remote areas. Therefore, it is necessary to strengthen governance based on transparency, public participation and continuous evaluation in order to realize equitable and sustainable access to education.
Skrining dan Edukasi Tuberkulosis bagi Masyarakat Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan Ilir Desie Rahmawati; Andry Rachmadani; Irma Desylia Maharani; Wahyu Azda Putra
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21398

Abstract

Background: Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kelurahan Simpang Tiga yang memiliki kasus TB tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Trauma Center. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan TB serta mendeteksi dini kasus baru melalui skrining dan edukasi. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi penyuluhan mengenai gejala, pencegahan, dan pengobatan TB, skrining gejala menggunakan kuesioner yang dilanjutkan pemeriksaan laboratorium bagi peserta dengan indikasi TB serta pembuatan video edukasi mengenai TB Resisten Obat (TB RO) sebagai media promosi kesehatan untuk ditayangkan di Puskesmas. Hasil: Kegiatan penyuluhan menghasilkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 71,52 dan posttest 85,76 (p-value = 0,000). Berdasarkan hasil skrining, enam orang menunjukkan gejala TB dan satu orang terkonfirmasi positif. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa skrining dan edukasi TB efektif meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat serta mendukung upaya pencegahan penularan TB. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kader kesehatan dan memanfaatkan media digital.
PENGARUH EDUKASI CROSSWORD PUZZLE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MENJAGA KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA SISWI SMPN 6 SAMARINDA Indah Wardatul Jannah; Dian Ardyanti; Andry Rachmadani; Joko Sapto Pramono
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 7 No. 1: FEBRUARY 2026
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v7i1.49956

Abstract

Latar Belakang: Infeksi saluran reproduksi di Indonesia mencapai 90-100 kasus per 100.000 penduduk per tahun yang didominasi oleh remaja putri, hal ini disebabkan oleh menstrual hygiene yang masih buruk. Crossword puzzle merupakan salah satu media promosi kesehatan yang digunakan sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi tentang kebersihan menstruasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh media crossword puzzle dengan metode teams game tournament terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap menjaga kebersihan menstruasi pada remaja putri di SMPN 6 Samarinda. Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental. Sampel penelitian berjumlah 58 responden yang dipilih menggunakan teknik propotional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang terdiri dari variabel pengetahuan dengan pilihan jawaban benar-salah, dan variabel sikap dengan skala likert. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis univariat serta uji Wilcoxon untuk analisis bivariat.  Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap responden setelah penerapan intervensi menggunakan media crossword puzzle, dengan nilai -value 0,0001 (< 0,05). Kesimpulan: Terdapat peningkatan signifikan setelah intervensi dengan media crossword puzzle terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri di SMPN 6 Samarinda terkait menjaga kebersihan menstruasi dan bagi penelitian lanjutan disarankan untuk melengkapi penelitian dengan kelompok kontrol dan dapat meneruskan hingga tahap observasi jika penelitian yang dilakukan menggunakan variabel yang sama.
Pengaruh Metode Demonstrasi terhadap Pengetahuan dan Keterampilan dengan Media Video Animasi mengenai Cuci Tangan Pakai Sabun pada Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Adinda Siti Aulia; Bernadetha Bernadetha; Andry Rachmadani; Dwi Hendriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.952

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), merupakan upaya preventif penting dalam menurunkan risiko penyakit infeksi pada anak usia dini, namun keterbatasan pengetahuan dan keterampilan anak dalam melakukan CTPS yang benar masih meningkatkan risiko penularan penyakit seperti diare. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode demonstrasi yang dipadukan dengan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan CTPS pada anak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-experimental dengan pendekatan one-group Pre-Test-Post-Test. Populasi penelitian berjumlah 67 murid, dengan sampel 63 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi menggunakan rumus Slovin. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai P-Value 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan penerapan metode demonstrasi berbantuan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak dalam melakukan CTPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan cukup dan belum mampu mempraktikkan CTPS sesuai prosedur, sedangkan setelah intervensi terjadi peningkatan kemampuan secara bermakna. Dengan demikian, metode demonstrasi berbasis video animasi efektif diterapkan sebagai strategi pendidikan kesehatan, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam pembelajaran PHBS di sekolah dan promosi kesehatan oleh tenaga kesehatan.
Analisis Ekologi Faktor Risiko Gizi Buruk pada Balita di Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Selatan Desie Rahmawati; Irma Desylia Maharani; Andry Rachmadani
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i2.7606

Abstract

Malnutrition remains a public health challenge in Indonesia because it impacts growth and development, and increases the risk of child morbidity and mortality. The causes of malnutrition are multifactorial, including direct and indirect factors. This study aims to analyze the factors that influence the incidence of malnutrition in toddlers in South Kalimantan Province. This study is a secondary data analysis using data sources from the 2023 South Kalimantan Provincial Health Profile, with 13 districts/cities as analysis units. The dependent variable is the percentage of malnutrition in toddlers, while the independent variables include the percentage of low birth weight (LBW), exclusive breastfeeding, and pneumonia. Data analysis was performed using multiple linear regression with the enter and backward methods. The results showed that only the variable of exclusive breastfeeding had a significant effect on the incidence of malnutrition (p <0.05), with a negative coefficient indicating that increasing the coverage of exclusive breastfeeding can reduce the incidence of malnutrition. Meanwhile, the variables of low birth weight (LBW) and pneumonia did not show a significant effect. The conclusion of this study is that exclusive breastfeeding is a factor that can reduce the risk of malnutrition in toddlers, so mothers are advised to exclusively breastfeed without additional food or drink until the baby is six months old to ensure optimal nutritional needs are met.
Persepsi Ibu Menyusui terhadap Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Loa Duri Putri Juliani; Joko Sapto Pramono; Andry Rachmadani
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i3.8565

Abstract

Exclusive breastfeeding is a proven strategy for reducing infant morbidity and preventing stunting, yet national and local coverage in Indonesia remains below the government target. In the working area of Puskesmas Loa Duri, Kutai Kartanegara, coverage declined sharply from 82% in 2022 to only 21% in 2024, despite the well-documented benefits of breast milk. This qualitative phenomenological study aimed to explore breastfeeding mothers' perceptions of exclusive breastfeeding using the Health Belief Model, focusing on perceived susceptibility and perceived severity. Data were collected through in-depth interviews, non-participatory observation, and documentation involving eight informants: one key informant (a paediatrician), six main informants (breastfeeding mothers), and one supporting informant (a family member), selected through purposive sampling. Data were analysed thematically until saturation was reached. The results showed that most mothers perceived infants who were not exclusively breastfed as more vulnerable to illness, particularly infections and digestive disorders, although awareness of long-term consequences such as stunting was still limited among several informants. Mothers generally held strong intentions to breastfeed exclusively, reinforced by support from husbands, family, and health workers, and most reported no significant barriers to sustaining exclusive breastfeeding. These findings indicate that perception, family support, and health-worker counselling are key determinants of exclusive breastfeeding practice, and highlight the need for continuous, community-based health promotion to improve coverage in the study area.
Gambaran Pemahaman dan Sikap Penerimaan Lansia di Sekolah Lansia "Gema Lantang" Kota Samarinda Hanny Aulia Putri; Dian Ardyanti; Andry Rachmadani; Joko Sapto Pramono
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 8 (2026): GJMI - Agustus
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i8.2246

Abstract

Sekolah Lansia merupakan salah satu bentuk pendidikan non-formal yang dikembangkan BKKBN untuk memberdayakan lanjut usia (lansia) agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif di tengah meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia. Selama ini, keberhasilan program tersebut lebih banyak diukur dari tingkat kehadiran peserta, sementara aspek bagaimana lansia benar-benar memahami dan menerima materi yang diajarkan belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman dan sikap penerimaan lansia terhadap materi pembelajaran yang diberikan pada Program Sekolah Lansia “Gema Lantang” di Kelurahan Sindang Sari Kota Samarinda. Desain penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan enam informan (empat informan utama, satu informan kunci, satu informan pendukung) yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman dan sikap lansia baik terhadap materi yang diberikan selama program berlangsung, tercermin dari rasa senang, antusiasme, dan kebanggaan mengikuti program, kendati sebagian informan sempat terkendala pendengaran yang kemudian diatasi secara mandiri melalui interaksi dengan sesama peserta. Temuan ini menegaskan pentingnya metode penyampaian yang adaptif agar materi Sekolah Lansia dapat diterima secara optimal oleh peserta lanjut usia.
Pengaruh Penggunaan Media Wordwall terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Penyakit Diare pada Siswa SMPN 9 Kota Bontang Dinda Jihan Trisna Tammu; Joko Sapto Pramono; Andry Rachmadani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1387

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah dan dapat berdampak pada kondisi kesehatan, status gizi, serta aktivitas belajar siswa. Rendahnya pengetahuan dan sikap mengenai pencegahan diare menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut. Pemanfaatan media pembelajaran digital yang interaktif, seperti Wordwall, dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan efektivitas edukasi kesehatan pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Wordwall terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan penyakit diare pada siswa SMPN 9 Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 9 Kota Bontang sebanyak 108 siswa dengan teknik total sampling. Jumlah responden yang mengikuti penelitian hingga tahap akhir sebanyak 104 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan media Wordwall. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap responden setelah diberikan intervensi. Tingkat pengetahuan kategori baik meningkat dari 11,5% pada Pretest menjadi 96,2% pada Posttest. Sikap kategori baik juga meningkat dari 35,6% pada Pretest menjadi 99% pada Posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai P-value = 0,000 (p < 0,05) pada variabel pengetahuan maupun sikap, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan media Wordwall terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan penyakit diare pada siswa. Media Wordwall berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan penyakit diare pada siswa SMPN 9 Kota Bontang. Media ini dapat digunakan sebagai alternatif media promosi kesehatan yang interaktif, menarik, dan efektif dalam mendukung edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.
Dukungan Emosional Suami Sebagai Penguat Self-Efficacy Ibu Dalam Pemberian Asi Eksklusif: Studi Fenomenologi di Wilayah Kerja Puskesmas Loa Kulu Ananda Dhiya’ Ulhaq; Bernadetha Bernadetha; Andry Rachmadani; Nina Mardiana
Jurnal Ventilator Vol. 4 No. 3 (2026): September : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v4i3.2639

Abstract

Exclusive breastfeeding plays an important role in supporting infant growth, development, and immune function. Although the coverage of exclusive breastfeeding in the working area of the Loa Kulu Community Health Center is relatively good, some breastfeeding mothers still experience emotional barriers during the breastfeeding period. A lack of emotional support from husbands—such as attention, empathy, and motivation—is suspected to influence mothers’ confidence in providing exclusive breastfeeding. This study aims to explore the role of husbands’ emotional support in strengthening mothers’ self-efficacy during exclusive breastfeeding. This research used a phenomenological qualitative approach with in-depth interviews with breastfeeding mothers in the Loa Kulu Community Health Center area. The findings show that husbands’ emotional support in the form of encouragement, companionship, attention, and assistance in dealing with breastfeeding difficulties acts as cues to action that enhance mothers’ confidence in providing exclusive breastfeeding. Such support helps mothers maintain motivation and self-confidence throughout the breastfeeding process. In conclusion, husbands’ emotional support is an important factor in strengthening maternal self-efficacy and supporting the success of exclusive breastfeeding.
Efektivitas Edukasi Menggunakan Media Leaflet terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Senam Kaki Penderita Diabetes Melitus pada Lansia di Posyandu Apel Lestari Khairunnisa Aditia Putri; Bernadetha Bernadetha; Andry Rachmadani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1889

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya gangguan sirkulasi darah pada kaki yang berisiko menyebabkan ulkus diabetikum. Berdasarkan Kasus Diabetes Melitus di Kalimantan Timur terus meningkat, dari 51.214 jiwa pada tahun 2021 menjadi 84.653 jiwa pada 2022, lalu 86.811 jiwa pada 2023, dan mencapai 92.336 jiwa pada 2024. Di Kota Samarinda sendiri, jumlah kasus pada 2024 tercatat sebanyak 24.118 jiwa. Senam kaki Diabetes adalah salah satu jenis latihan fisik yang dapat dilakukan oleh penderita Diabetes Mellitus pada semua usia untuk membantu melancarkan sirkulasi darah di bagian kaki dan mencegah luka.Edukasi kesehatan menggunakan media Leaflet dapat menjadi salah satu metode untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi menggunakan media Leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan senam kaki penderita Diabetes Melitus pada lansia di Posyandu Apel Lestari. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 45 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi dilakukan melalui pemberian edukasi menggunakan media Leaflet. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan keterampilan dinilai melalui lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan responden setelah diberikan edukasi menggunakan media Leaflet. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Edukasi kesehatan menggunakan media Leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan senam kaki pada lansia penderita Diabetes Melitus. Disarankan lansia penderita Diabetes Melitus melakukan senam kaki secara rutin, serta Puskesmas dan Posyandu meningkatkan edukasi kesehatan. Penelitian selanjutnya diharapkan mengembangkan metode dan media intervensi yang lebih inovatif.