Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA MATERI WARISAN BUDAYA KELAS V SDN Indah Christine; Yusra Nasution; Elvi Mailani; Husna Parluhutan Tambunan; Nur Hudayah M
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11984

Abstract

This study aims to determine whether there is an effect of using the Think Pair Share cooperative learning model on IPAS learning outcomes in the Cultural Heritage material for Grade V of SDN. This research was conducted at SD NEGERI 104202, located on Jln. Terusan, Dusun V Bandar Setia, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province, in the even semester of the 2025/2026 academic year. This study used a quasi-experimental design and a nonequivalent control group design. The sample consisted of 45 students selected using total sampling. The results of the study were obtained using an independent sample t- test with a significance value of 0.000 < 0.05. Based on these results, it can be concluded that the use of the Think Pair Share cooperative learning model has an effect and is quite effective on IPAS learning outcomes in the Cultural Heritage material for fifth grade students at SD Negeri 104202.
PENINGKATAN KOMPETENSI LITERASI DATA GURU DALAM PEMBUATAN KARYA ILMIAH DAN INSTRUMEN BERBASIS HOTS DI SMA NEGERI 1 BATANG KUIS Andi Taufiq Umar; Nasrullah Hidayat; Nur Hudayah M; Anugrah Setiawan; St Mardiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48788

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi data dan kemampuan pembuatan karya ilmiah serta instrumen berbasis HOTS (High Order Thinking Skills) bagi semua guru di SMA Negeri 1 Batang Kuis. Masalah yang teridentifikasi adalah rendahnya kemampuan guru dalam menggunakan data hasil belajar untuk menyusun karya ilmiah dan instrumen evaluasi yang mampu merangsang keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Ada 5 tahapan dalam pelaksanaan program ini yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Proses pelatihan dilakukan secara intensif yang melibatkan teori dan praktik dengan pendekatan partisipatif yang memungkinkan guru berinteraksi langsung dengan semua partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengolah data untuk perencanaan pembelajaran, menyusun karya ilmiah berbasis data, serta merancang instrumen evaluasi berbasis HOTS yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan presentase sebesar 52,86% dan 45% dari hasil evaluasi pre-test dan post-test guru terkait pemahaman dan pengetahuan dalam pembuatan karya ilmiah dan instrumen berbasis HOTS. Hasil ini menjadi penting sebagai referensi model kegiatan yang bisa dikembangkan dan diterapkan pada program lain dengan tujuan yang relatif sama di seluruh instansi pendidikan yang ada di Indonesia