Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN TEKNOLOGI BUDIDAYA AQUAPONIK UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT DESA TARABAN BREBES Nota Ali Sukarno Nota; Afif Hendri Putranto; Siska Irma Budianti; Ferdian Yudha Fariezki; Rifqi Efendi; Putri Olivia Nurman; Slamet Wiarso; Julianto Ibnu Natan
Perwira Journal of Community Development Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/yp779a75

Abstract

Aquaponics is one form of urban farming, alongside hydroponics. Aquaponics also serves as a solution for food security and economic improvement for communities with limited land. In this community service program, training on aquaponics cultivation technology on limited land was carried out to improve the economy and food security of the residents of Taraban Village, Paguyangan District, Brebes Regency. Taraban Village was chosen as the location for this community service due to limited land availability, the need for economic improvement, strengthening food security, and the community's familiarity with farming. The aim of this training is to teach how to cultivate plants using the aquaponics system to enhance family income and fulfill food needs with limited land. The methods used in this community service activity include socialization, training, provision of tools, mentoring, and evaluation of plant cultivation using aquaponics technology. The training was attended by 31 participants and was held on August 10, 2025, at the Taraban Village Hall. The results achieved are a series of methods, namely the partners learned about how to cultivate plants, the partners were also able to directly practice plant cultivation using aquaponic technology, the partners could experience food sufficiency, namely plant and animal protein free from chemicals, and it can improve family economy. The types of plants cultivated are mustard greens, water spinach, and bok choy, as well as catfish. As for the participants who have been able to create an aquaponic system, it is 65% of the participants who attended the training.
ECOBRICK SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI DESA MARIBAYA Andreas Andreas; Dyah Supriatin; Fajar Firman Syah; Fabri Alnur Fabriana; Puji Wahyu Safitri; Novika Defitriana; Brian Farel Mohammad; Ferdian Yudha Fariezki; Aldi Pratama
Dimas Canthing : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Dimas Canthing
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jpm.v3i1.2265

Abstract

Sampah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang semakin serius. khususnya di daerah pedesaan yang umumnya masih memiliki keterbatasan dalam fasilitas pengelolaan. Kondisi ini menuntut adanya upaya alternatif yang sederhana, murah, serta ramah lingkungan dan dapat dilakukan secara mandiri. Dengan diterapkannya ecobrick, yaitu pemanfaatan botol plastik yang diisi padat dengan limbah plastik sehingga dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan KKN ini dilaksanakan di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, dengan melibatkan siswa sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah sebagai peserta utama. Rangkaian kegiatan meliputi observasi kondisi lingkungan, penyampaian materi sosialisasi tentang ecobrick, pengumpulan sampah plastik, praktik langsung pembuatan ecobrick, hingga pemanfaatannya sebagai pot bunga yang selanjutnya diserahkan kepada pihak sekolah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap dampak negatif sampah plastik, keterampilan praktis dalam pembuatan ecobrick, serta terwujudnya produk ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan di lingkungan sekolah. Selain memberikan manfaat nyata, program ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, dan membuktikan bahwa ecobrick dapat menjadi strategi pemberdayaan yang berkelanjutan dalam upaya mengurangi permasalahan sampah plastik di pedesaan. Dengan demikian, ecobrick tidak hanya sekadar solusi praktis, melainkan juga media pembelajaran dan pemberdayaan yang bernilai.