Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pergeseran Pola Interaksi Sosial dalam Kelompok Ruang Publik Kawasan Taman Kambang Iwak Palembang Agung Permadi; Ananda Meylisha; Haniifa Rahmah; Nesya Dwi Ramadhani; Venny Salsabela Wijaya; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4995

Abstract

Ruang publik memiliki peran penting sebagai wadah interaksi sosial masyarakat. Seiring dengan perubahan pola kehidupan sosial, terjadi pergeseran dalam bentuk interaksi yang berlangsung di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran pola interaksi sosial dalam kelompok di kawasan Taman Kambang Iwak Palembang serta mengidentifikasi karakter interaksi yang terbentuk di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Kambang Iwak Palembang masih berfungsi sebagai ruang publik yang dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti olahraga, rekreasi, berkumpul bersama keluarga, pertemuan komunitas, serta aktivitas ekonomi informal. Pengunjung berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, pola interaksi sosial yang terjadi cenderung berlangsung dalam kelompok-kelompok yang telah memiliki hubungan sebelumnya, seperti keluarga, teman sebaya, atau komunitas tertentu. Interaksi antar kelompok yang berbeda relatif terbatas dan umumnya hanya berupa kontak sosial singkat tanpa komunikasi yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan adanya perubahan dalam pola interaksi sosial di ruang publik, di mana komunikasi lebih banyak berlangsung dalam lingkup kelompok masing-masing meskipun ruang tersebut bersifat terbuka dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Pernikahan Dini Dalam Keterbatasan Sosial Ekonomi: Analisis Reproduksi Sosial Perspektif Pierre Bourdieu Ananda Meylisha; Nesya Dwi Ramadhani; Venny Salsabela Wijaya; Vieronica Varbi Sununianti; Istiqomah; Deni Aries Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5596

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang berkaitan erat dengan ketimpangan sosial ekonomi dan kondisi struktural dalam masyarakat. Fenomena ini masih banyak terjadi dan cenderung dinormalisasi meskipun memiliki dampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pernikahan dini sebagai bentuk reproduksi sosial dengan melihat keterkaitan antara keterbatasan sosial ekonomi, habitus, dan struktur sosial dalam perspektif Pierre Bourdieu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini dipengaruhi oleh faktor yang saling berkaitan, seperti kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, lingkungan sosial, dan norma budaya. Keluarga dengan modal ekonomi rendah cenderung memandang pernikahan dini sebagai solusi praktis untuk mengurangi beban ekonomi, sementara keterbatasan pendidikan mempersempit pilihan hidup remaja. Lingkungan sosial yang terbiasa dengan praktik ini turut memperkuat keberlangsungannya dari generasi ke generasi. Kondisi tersebut membentuk habitus yang memengaruhi cara pandang dan tindakan individu sehingga pernikahan dini dianggap sebagai hal yang wajar. Dengan demikian, pernikahan dini menjadi mekanisme reproduksi sosial yang mempertahankan ketimpangan dan siklus kemiskinan.