Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Semangat Keberagaman Beragama di SMPN 13 Kota Kupang Zikry Septoyadi; Vita Lastriana Candrawati; Adi Ahmad Rezal; Junanah Junanah
Transformatif Vol 5, No 2 (2021): ISSUED IN OCTOBER 2021
Publisher : POSTGRADUATE OF PALANGKA RAYA STATE ISLAMIC INSTITUTION

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/tf.v5i2.2794

Abstract

This research was started when the writer felt uneasy about cases concerning religious issues that have recently occurred in Indonesia. Either on purpose or not. Now there are a lot of certain people who become elements of a problem regarding religion in Indonesia, as well as when certain groups have liberal beliefs where they lack socialization in society. This study aims to describe the perspectives of an Islamic Education teacher and also the principle of religious diversity in schools. The type of research used is descriptive qualitative. Where the researcher looks for several sources and then puts them together and in the sense that the research is meant to gather information about the status of an existing symptom. The data collection technique was done by observing, interviewing, and documenting. As well as research subjects consisting of PAI teachers, school principals, Muslim students, and Christian students. This research was conducted directly at SMPN 13 Kupang City. From the results of the research carried out, it can be concluded that the task of a teacher is not just teaching but also the teacher can provide examples and motivation that is useful for students, besides that a teacher also has an important role in the community and also religious values. We must, but we will protect it so that in the future there will be no more cases regarding religion in Indonesia
Analisis Dampak Pembelajaran Daring Bagi Pelajar Dalam Membentuk Keaktifan Belajar Zikry Septoyadi; Vita Lastriana Candrawati; Muhammad Mahyadien
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1002

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penerapan pembelajaran daring di masa pandemi menimbulkan dampak dari penerapannya dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Karena pada era ini untuk menekan penyebaran virus corona pembelajaran dilakukan dengan cara daring atau dalam jaringan. Pembelajaran daring dilakukan di rumah menjadi tanggungjawab orangtua dalam pengawasan terhadap anak-anaknya. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui dampak terhadap anak dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam penerapan pembelajaran daring sekaligus mengetahui dampak yang terjadi terhadap orangtua siswa yang anaknya mengikuti program pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, di mana penulis merupakan instrument utama untuk memperoleh data secara lebih rinci. Objek dalam penelitian ini adalah masyarakat di Padukuhan Mlangi Sawahan. Adapun teknik penentuan informan penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan diterapkannya pembelajaran daring di Padukuhan Mlangi Sawahan keaktifan belajar para siswa tidak meningkat, siswa tidak menyukai pembelajaran yang dilakukan dengan cara daring ini membuat siswa menjadi tidak aktif, siswa banyak bergantung kepada orangtuanya, siswa lebih senang dengan pembelajaran langsung di kelas membuat pembelajaran daring ini siswa menjadi bosan. Kemudian dampak terhadap orangtua dan anak yaitu siswa terbatas ruang berpikirnya membuat siswa tidak bisa bertukar pendapat dengan siswa lain serta tak bisa bertanya langsung dengan sang guru menjadikan siswa terlalu bergantung kepada orangtuanya setiap ada tugas dan menjadikan orangtua terganggu, orangtua harus menambah biaya untuk membeli paket internet supaya anak bisa mengikuti pembelajaran yang sedang diterapkan saat ini, pembelajaran daring para anak dan orangtua belum terbiasa dengan penggunaan teknologi menimbulkan kebingungan dengan penggunaanya.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER YANG BERWAWASAN PANCASILA DI MAN 4 SLEMAN YOGYAKARTA Zikry Septoyadi; Vita Lastriana Candrawati
Khazanah: Jurnal Mahasiswa Vol. 12 No. 1: Oktober 2020
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/khazanah.vol12.iss1.art3

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah Kekaburan visi dan melemahnya karakter bangsa menjadi beban nasional yang berat ketika berakumulasi dengan berbagai persoalan internal yang kompleks pada tubuh bangsa ini. Salah satu kekaburan visi di atas dapat dilihat dari perilaku intoleransi berbasis SARA di tengah masyarakat termasuk di sekolah yang akhir-akhir ini marak terjadi. Wajah umat beragama tidak terkecuali Islam tampak mengejutkan sekaligus memiriskan, dengan banyaknya kasus kekerasan dan ancaman bom dengan membawa-bawa nama agama (Islam). Penelitian ini bertujuan untuk Menjelaskan kontruksi filosofis nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan di salah satu Madrasah Aliyah Yaitu MAN 4 Sleman. Penelitian ini adalah penelitian lapangan field research yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Luaran yang di targetkan, Penelitian ini akan berkontribusi nyata di tengah menguatnya radikalisme, kekerasan berbasis SARA dan intoleransi di tengah kalangan muda Indonesia. Secara ringkas kontribusi penelitian itu dapat dijabarkan sebagai berikut, Adanya basis data sebagai pengayaan bagi pemerintah, sekolah ataupun pemangku kepentingan lainnya khususnya yang berkenaan dengan upaya merumuskan konten nilai-nilai pancasila dan visi kebangsaan kebutuhan bangsa saat ini dan masa depan: (menumbuhkan jiwa peserta didik yang shalih, toleran dan cinta terhadap bangsanya), Secara akademis riset ini berkontribusi bagi pengembangan teori dan konsep nilai-nilai Pancasila di Indonesia dan Jika merujuk pada fenomena fakta menguatnya radikalisme, kekerasan berbasis SARA, maka penelitian ini menjadi penting. Terutama untuk penting sebagai pengayaan data bagi perumusan dunia pendidikan yang mampu menjawab problem pada saat ini. Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa MAN 4 Sleman sudah sejalan dengan nilai-nilai wawasan kebangsaan Pancasila, MAN 4 Sleman menerapkan kontruksi filosofis nilai-nilai pancasila di dalam sekolah dengan menggunakan berbagai hal yang di lakukan oleh guru maupun kepala sekolah seperti religius, jujur, toleransi, dispilin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, bersahabat komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab sudah menjadi agenda program pendidikan karakter yang ada di MAN 4 Sleman. Pertama, adanya solat dzuhur berjamaah salah satu pendorong murid dalam menanamkan karakter nilai-nilai keislaman yang tumbuh pada karakter murid yang memiliki akhlakul karimah yang baik. Kedua, saling bergotong royong dalam melakukan aksi peduli sosial maupun memfasilitasi kegiatan yang bersifat sosial. Ketiga, cinta damai, perilaku sopan santun, bersahabat komunikatif dan peduli lingkungan. Hal ini yang tercermin di dalam suasana ketika berada di dalam MAN 4 Sleman yang membuat sejuk dalam pembicaran dialog bersama guru, murid dan staf karyawan MAN 4 Sleman. Keempat, adanya konstruksi nilai-nilai pancasila yang berdemokratis, jujur, semangat kebangsaan dan cinta tanah air di dalam MAN 4 Sleman. Demokratis yang sering di lakukan MAN 4 Sleman dalam mengimplementasikannya dengan melibatkan warga sekolah dalam setiap pengambilan keputusan secara musyawarah mufakat dan menciptakan suasana sekolah yang menerima perbedaan. Kelima, menghargai perbedaan dalam tolak ukur materi di dalam MAN 4 Sleman, sehingga tidak ada perbedaan kelas dalam ruang kelas, pergaulan, fasilitas madrasah dan perbedaan dalam mengayomi siswa oleh guru mata pelajaran. Hal ini di tekankan sekali di MAN 4 Sleman dengan pemerataan dalam tingkat materi atau background orang tua dari murid maupun label materi yang di miliki oleh masing-masing guru ataupun staf karayawan dan di MAN 4 Sleman berdiri koperasi dalam menumbuhkan tingkat perekonomian micro di madrasah. Kata Kunci : Intoleransi,Pendidikan Karakter, Wawasan Kebangsaan (Pancasila)
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AGAMA PADA KELUARGA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DUSUN CANDI REJO, DESA SARDONOHARJO, NGAGLIK, SLEMAN Zikry Septoyadi; Vita Lastriana Candrawati
Khazanah: Jurnal Mahasiswa Vol. 12 No. 1: Oktober 2020
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/khazanah.vol12.iss1.art4

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah Dewasa ini, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang pesat dan tidak terlepas dari aktivitas kehidupan sehari-hari. Manusia dapat menemukan berbagai macam alat atau mesin yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaannya, sehingga lebih mudah, cepat, dan akurat. Pengaruh era distrupsion terhadap keluarga ini tentunya ada yang berdampak positif dan ada juga yang berdampak negatif. Dampak positif yang dirasakan seiring kemajuan ilmu dan teknologi adalah banyaknya temuan alat-alat mekanik yang dapat membantu setiap anggota keluarga dalam menjalankan tugasnya. Sedangkan untuk pengaruh negatif yang disebarkan oleh post-trust ini dalam keluarga adalah manusia lebih mendewakan rasio dan akal yang bersifat materialis, individualis, liberalis, dan hedonis yang berasal dari mana saja mulai dari pengaruh lingkungan masyarakat, teman sebaya, internet, media sosial, siaran televisi yang tidak mendidik, dan penyakit masyarakat lainnya yang dapat mempengaruhi pola pikir, perilaku, kebiasaan, maupun gaya hidup pada diri seseorang, menjadikan manusia semakin jauh dari Tuhan dan ajaran agamanya. Penelitian ini bertujuan Menjadi bahan pertimbangan baru bagi penentu kebijakan sekolah atau pemangku kepentingan lainnya terkait dengan upaya membumikan Peran Orang Tua dalam pendidikan agama pada keluarga pada Anak Usia Sekolah Dasar. Adanya basis data sebagai pengayaan bagi sekolah ataupun pemangku kepentingan lainnya khususnya yang berkenaan dengan upaya merumuskan konsep Peran Orang Tua dalam pendidikan agama pada keluarga Anak Usia Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian lapangan field research yang bersifat kualitatatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian peran orang tua dalam pendidikan agama pada keluarga anak usia sekolah dasar di dusun candi rejo, desa sardonoharjo, ngaglik, sleman. Peneliti menyimpulkan bahwa penanaman yang di lakukan dalam pendidikan keluarga di dusun Candi Rejo ada beberapa faktor yang memperkuat anak dalam meningkatkan semangat dalam beribadah antara lain hadiah, takut di beri hukuman, pembiasaan nasihat kepada anak dan doktrin dalil agama yang membuat anak menjadi semangat dalam beribadah. Hal-hal yang menghambat bagi anak dalam beribadah dengan beberapa faktor yang ada antara lain kecanggihan tekhnologi, bermain dengan sesama teman, adanya sikap malas dan di biarkan oleh orang tua, tidak dekat nya rumah dengan lokasi masjid, dan dunia game menjadi faktor yang paling kuat menghambat nya anak untuk beribadah. Kata Kunci : Pendidikan Keluarga, Anak-anak, Sekolah Dasar
KEGIATAN KEAGAMAAN DI KALANGAN REMAJA DUSUN CANDIREJO KELURAHAN SARDONOHARJO YOGYAKARTA Zikry Septoyodi; Vita Lastriana Candrawati; Junanah Junanah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 3 No. 2 (2021): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol3.iss2.art10

Abstract

Kemudahan akses informasi dan komunikasi mempermudah masuknya budaya dari berbagai negara masuk ke Indonesia. Permasalahan kemerosotan moral, karakter, dan akhlak di kalangan remaja merupakan salah satu problematika kehidupan di masyarakat yang merupakan salah satu dampak negatif dari adanya globalisasi dan modernisasi. Kegiatan keagamaan adalah salah satu solusi membenahi karakter, moral dan akhlaq remaja pada saat ini. Penelitian ini bertujuan menjelaskan dampak perilaku social remaja setelah mengikuti dan ditanamkan beberapa nilai-nilai religious dengan metode tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah takmir masjid Sholihin Candirejo, pengurus kepemudaan, perangkat Dusun Candirejo yaitu ketua RW dan remaja aktif. Objek penelitian ini merupakan internalisasi nilai-nilai religiusitas melalui kegiatan agama.   Teknik yang digunakan dalam menentukan subjek penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling yaitu memilih subjek penelitian berdasarkan tujuan tertentu. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi
PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DI KALANGAN SANTRIWATI PONDOK AL-HIDAYAH DI DUSUN KARANG SARDONOHARJO NGAGLIK SLEMAN YOGYAKARTA Vita Lastriana Candrawati; Zikry Septoyadi; Junanah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 4 No. 1 (2022): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol4.iss1.art1

Abstract

Pondok pesantren merupakan institusi pendidikan keagamaan paling tua yang tumbuh secara swadaya dan berkembang di kalangan masyarakat Islam di Indonesia. Tujuan utama pendidikan pesantren tidak semata-mata untuk memperkaya pikiran murid dengan penjelasan-penjelasan, tetapi juga untuk meningkatkan moral, melatih dan mempertinggi semangat, menghargai nilai-nilai spiritual dan mengajarkan sikap dan tingkah laku yang jujur dan bermoral, serta menyiapkan para santri diajar mengenai etika agama diatas etika-etika yang lain. Dengan tetap mempertahankan sistem pengajian dan juga dilengkapi dengan bentuk madrasah atau sekolah formal dengan mengadopsi kurikulum pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Pengasuh dan Santriwati Pondok Al-Hidayah. Objek penelitian ini merupakan Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Akhlak di Kalangan Santriwati Pondok Al-Hidayah di Dusun Candi Karang Sardonoharjo Ngaglik Sleman. Teknik yang digunakan dalam menentukan subjek penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling yaitu memilih subjek penelitian berdasarkan tujuan tertentu. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi. Proses penanaman nilai-nilai pendidikan akhlak yang ada di Pondok Al-Hidayah di lakukan dengan dua cara yaitu: (1) Dengan memberikan materi-materi pendidikan akhlak dan metode pembentukan akhlak. Selain hal tersebut pembiasaan nilai-nilai pendidikan akhlak juga dilakukan, yang mana dengan dilakukannya hal tersebut dapat menumbuhkan akhlak santriwati merupakan implementasi dari materi-materi pendidikan akhlak yang diajarkan pendidik kepada santriwati Pondok Al-Hidayah. (2) Dengan adanya pembiasaan yang dilakukan para santriwati inilah yang kemudian menjadi tradisi. Tradisi yang dimaksud disini adalah prilaku yang sudah menjadi kebiasaan dalam keseharian yang senantiasa dilakukan, diamalkan dan dilestarikan di Pondok Al-Hidayah, seperti halnya pembiasaan shalat berjamaah, membaca al-Qur‟an dan membersihkan lingkungan.
Model Integrasi Pembelajaran Pondok Pesantren dengan Madrasah Tsanawiyah di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan Zikry Septoyadi; Vita Lastriana Candrawati; Fakhrurrozin Al-Asy'ari
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.259 KB) | DOI: 10.22515/attarbawi.v6i1.3847

Abstract

This research is motivated by the learning process at MTs AL Fatah Temboro at MTs Al Fatah Temboro which combines pesantren education and formal education. This study aims to describe and analyze the learning integration model of the Al-Fatah Islamic Boarding School Temboro which is located in Magetan. Using a qualitative approach, this study concludes that Al Fatah Islamic boarding school has an important role in improving formal education by combining pesantren education (diniyah) and formal education. This pesantren-based learning process has been carried out since the beginning of the Madrasah until now very well. The integration model used is to combine the curriculum and regulations of the Ministry of Religious affairs which combined with the pesantren curriculum. Al Fatah Islamic Boarding School Temboro modified the learning process along with its methods and strategies without leaving the rules set by the government and the Ministry of Religion.
Kebijakan MI Sunan Pandanaran dalam Merespon Pengembangan Metode Pembelajaran Ala Nadiem Makarim Zikry Septoyadi; Vita Lastriana candrawati
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2021): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.345 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v3i1.89

Abstract

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemndikbud) Nadiem Makarim telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Konsep Merdeka Belajar dalam penentuan kelulusan peserta didik dan penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2020/2021. konsep tersebut menerangkan bagaimana proses pembelajaran dikelas agar anak lebih kreatif lalu guru tidak dibebani dengan administratif yang begitu banyak, kebijakan-kebijakan lainnya seperti penerimaan peserta didik baru dan zonasi juga tertera dalam konsep “Merdeka Belajar” tersebut. Maka dari itu peneliti ini ingin mengetahui bagaimana konsep kebijakan Nadiem Makarim dan bagaimana respon Madrasah MI Sunan Pandanaran terhadap konsep “Merdeka Belajar”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian yang bersifat deskriptif analisis, yaitu penelitian yang menganalisa secara kritis kebijakan MI Sunan Pandanaran dalam merespon pengembangan metode pemebalajaran Nadiem Makarim. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru MI Sunan Pandanaran. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa MI Sunan Pandanaran merespon dengan baik kebijakan Menteri pendidikan dan kebudayaan (Kemndikbud) Nadiem Makarim tentang konsep “Merdeka Belajar” hal itu bisa dilihat dari pengembangan metode pembelajaran dan penerapan RPP satu halaman yang sudah dilakukan MI Sunan Pandanaran, selain itu MI Sunan Pandanaran juga memiliki langkah-langkah untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas diantaranya, guru menggunakan media pembelajaran yang sesuai konsep yang diajarkan, menggunakan pendekatan yang berfokus pada peserta didik dan setiap kelas memajang media pembelajran seperti poster, alat peraga, peta atau sumber belajar lainnya.
INTERNALIZATION OF RELIGIC VALUES IN DEALING WITH THE COVID-19 PANDEMIC IN THE COMMUNITY OF GEMUTRI SUKOHARJO NGAGLIK SLEMAN YOGYAKARTA Septoyadi, Zikry; Lastriana, Vita; Muzammil, Kholis
Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 18 No 1 (2021): Hunafa: Jurnal Studia Islamika
Publisher : State Islamic University of Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.5 KB) | DOI: 10.24239/jsi.Vol18.Iss1.624

Abstract

Covid-19 has not only damaged people's lives in the health and economic sectors, but religious activities in various areas have temporarily stopped carrying out religious activities in mosques and surrounding areas such as compulsory prayers, Friday prayers, yasinan, recitation, etc. Dusun Gemutri from the very beginning of the existence of Covid had confusion in deciding daily activities. This research uses a qualitative approach. The subjects of this research are the head of the hamlet, Pak RW, Pak RT, community leaders and part of the community. The object of this research is the Internalization of Religious Values in Facing the Covid-19 Pandemic in the Community in Dusun Gemutri Sukoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. This study used purposive sampling technique in determining the subject of this study. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. The data analysis technique was carried out by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions Based on the results of the analysis and discussion of the internalization process of religious values in the Gemutri Sukoharjo Ngaglik hamlet, it is very different from before the covid pandemic and after the pandemic, because at the beginning of the Covid pandemic yesterday the community was very scared and religious activities such as Mujahadah, Yasinan, etc. Everything has been stopped temporarily but the very interesting thing in the Gemutri Sukoharjo Ngaglik Sleman community is when there is Covid in the cultivation of Yauti religious values which usually do not have tasbih prayer activities, when Friday prayers in Friday prayers use prayers Qunud and Carry out Istighosah activities.
Implementation of Islamic education curriculum at Ma'had At tarbiyah Sasnupatham school Pattani province (Southern Thailand) Septoyadi, Zikry; Candrawati, Vita Lastriana; Duerame, Adel; Junanah, Junanah
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol 6, No 2 (2021): Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v6i2.113-129

Abstract

The author's reason for choosing the title is to find out the implementation of pesantren based Islamic education curriculum in Sasnupatham School, which has become a phenomenon in the world of education so that at the time of its founding, it can still attract public interest to include their children in school at Ma'had At tarbiyah. The data source of this consists of the first, the source of the literature is the books that are used as a theoretical basis including the curriculum of Islamic Education and Islamic Education curriculum in Sasnupatham. The approach in this study used a qualitative descriptive, in conducting the research. In obtaining data, the authors used  observation, interview and documentation techniques. After our observation with the teacher, our students will talk about the history of this school, and we can say that the Sasnupatham school used to be a boarding school and in the cottage also taught the yellow book, after that how many years later then the school building for students could learn more broadly, we have talked with our teacher that we will relax in this school, because we will love this school, and this school is what makes us good and successful people.