Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH METODE LATIHAN FOOTWORK DAN SHADOW TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN BULUTANGKIS Ardo Yulpiko Putra; M. Hasahatan Lubis
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v2i1.62

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah tingkat kelincahan para pemain masih tergolong rendah dan lemah yang terlihat dari belum mampunya para pemain melakukan gerakan yang cepat dan tepat pada saat membawa bola jauh dari jangkauannya, karena suatu hal. kurangnya waktu pembinaan dan pelatihan serta tidak adanya program pelatihan untuk meningkatkan ketangkasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan gerak kaki dan bayangan terhadap kelincahan pemain bulu tangkis PB Madani Suka Maju u-15 Kec. Tambusai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang dilanjutkan dengan melihat kontribusi variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain bulu tangkis PB Madani Suka Maju u-15 Kec. Tambusai berjumlah 20 siswa dengan menggunakan teknik Total Sampling. Dalam penelitian ini analisis data menggunakan analisis uji normalitas dengan metode Lilliefors, homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji t dan uji t independen. Dari hasil penelitian ini analisis uji hipotesis Latihan Footwork dan Shadow dilakukan perhitungan statistik sesuai rumus yang digunakan (uji t independen) diperoleh thitung (1,719) > ttabel (1,943) Berdasarkan skor tersebut maka H0 diterima dan Ha ditolak, dengan demikian dapat dikatakan : “Tidak ada perbedaan pengaruh Metode Latihan Footwork dan Metode Latihan Ketangkasan Bayangan pada pemain bulutangkis PB Madani Suka Maju u-15 Kec. Tambusai. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Metode Latihan Footwork berpengaruh signifikan terhadap kelincahan pemain bulutangkis kecamatan PB Madani Suka Maju u-15. Tambusai, Metode Latihan Bayangan dapat meningkatkan ketangkasan pemain bulutangkis kecamatan PB Madani Suka Maju u-15. Tambusai, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara metode latihan footwork dan metode latihan bayangan terhadap kelincahan pemain bulutangkis PB Madani Suka Maju u-15 Kec. Tambusai dengan hasil thitung (1,719) > ttabel (1,943).
The Relationship Between E-Sport Addiction To Pjok Learning Outcomes Of SMP Negeri 4 Rambah Hilir Students Ardo Yulpiko Putra; Carles Ritonga
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v2i1.63

Abstract

Kecanduan game online merupakan suatu perilaku dimana seseorang secara terus menerus menghabiskan waktunya untuk bermain game online tanpa dapat mengendalikan dirinya untuk berhenti bermain sehingga berdampak negatif pada dirinya. Remaja yang kecanduan game online akan mengalami berbagai dampak negatif seperti menurunnya prestasi akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecanduan e-sports dengan hasil belajar PJOK siswa SMP Negeri 4 Rambah Hilir.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII yang berjumlah 48 siswa. Sampel penelitian menggunakan kuota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang sesuai kriteria sampel. Penelitian ini menggunakan analisis uji korelasi rank spearman. Hasil analisis diperoleh nilai p-value (0,000) dan nilai korelasi (-0,761). Artinya terdapat hubungan yang sangat kuat dan tidak searah antara kecanduan game online dengan hasil nilai PJOK siswa. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi skor kecanduan game online maka semakin rendah skor PJOK. Sebaliknya jika skor kecanduan game online rendah maka skor PJOK tinggi.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Renang Gaya Dada Metode Water Games Pada Club Renang Satria Muda Pasir Pengaraian Riwaldi Putra; Aluwis; Ardo Yulpiko Putra
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 1 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/rbja8g35

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada atlet pemula club renang satria muda pasir pengaraian melalui metode pembelajaran inovatif berupa water games. Metode water games dipilih karena mampu menciptakan suasana latihan yang menyenangkan, interaktif, dan memotivasi atlet untuk lebih aktif dalam proses belajar teknik dasar renang gaya dada. Pelatihan dilaksanakan selama empat minggu dengan pendekatan partisipatif, melibatkan pelatih, atlet dan pendamping kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan pengukuran kemampuan teknis sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik dasar gaya dada seperti posisi tubuh, gerakan tangan dan kaki, serta koordinasi pernafasan. Selain itu, metode water games terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan partisipasi atlet selama proses latihan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan teknik dasar renang yang efektif dan menyenangkan, serta mendorong pengembangan metode pelatihan serupa di komunitas olahraga renang lainnya
The Aerobic and Anaerobic Endurance Profile of Male Basketball Athletes at Paradice Basketball Academy Surau Gading in 2025 Bastian Criven Pratama Sitompul; Ardo Yulpiko Putra; Muhammad Prawibowo
Jurnal Ilmu Keolahragaan Volume 1, Issue 1, 2026
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jikor.2026.v1.i2.67

Abstract

Basketball requires athletes to possess good physical conditioning, particularly aerobic and anaerobic endurance, to support high-intensity and repeated activities during a game. Therefore, assessing athletes’ physical condition is essential to evaluate their capabilities and to design appropriate training programs. This study aimed to determine the aerobic and anaerobic endurance profiles of male basketball athletes at Paradice Basketball Academy Surau Gading in 2025. This study employed a quantitative descriptive approach using a survey method through testing and measurement. The research subjects consisted of 10 athletes who completed all testing procedures. Anaerobic endurance was measured using the Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST), while aerobic endurance was assessed using the Multistage Fitness Test (MFT) to estimate VO₂max values. The data were analyzed using descriptive statistics, including frequency, percentage, mean, minimum, maximum, and standard deviation. The results showed that 70% of the athletes were classified in the good category for anaerobic endurance (mean fatigue index = 7.42; SD = 3.94; min = 0.83; max = 12.33), while 50% of the athletes were categorized as moderate for aerobic endurance (mean VO₂max = 42.65; SD = 5.93; min = 33.2; max = 50.8). These findings indicate that although the athletes demonstrate relatively good anaerobic capacity, their aerobic endurance still needs improvement through a balanced training program.
Analysis of The Level of Maximal Oxygen Uptake (Vo2​Max) Ability in Football Extracurricular Students of MTs Bahrul Ulum, Rokan Hulu Regency Aprizal Kurniawan; Ardo Yulpiko Putra; Resdianto Resdianto
Jurnal Ilmu Keolahragaan Volume 1, Issue 1, 2026
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jikor.2026.v1.i2.70

Abstract

VO₂Max is an important indicator of cardiorespiratory fitness that plays a significant role in supporting performance in football. This study employed a descriptive quantitative method with a survey design. The population of this study consisted of all grade VIII students who participated in the football extracurricular activity at MTs Bahrul Ulum, totaling 20 students. The sampling technique used was total sampling, meaning that all members of the population were included as research participants. The instrument used to measure VO₂Max was the Multi-Stage Fitness Test (MFT), also known as the Beep Test. The test results were analyzed using descriptive statistics and frequency distribution. The results showed that the VO₂Max ability of students participating in the football extracurricular activity at MTs Bahrul Ulum was generally at a low level. The lowest recorded VO₂Max value was 24.00 and the highest was 42.90. The average (mean) value was 31.87 with a standard deviation of 5.74. Based on the frequency distribution, the majority of students were categorized as Poor and Fair. Specifically, 50% of students (10 individuals) were in the Poor category and 30% of students (6 individuals) were in the Fair category. The study concluded that the VO₂Max capacity of MTs Bahrul Ulum football extracurricular students is at a low level, indicating that their cardiorespiratory fitness still needs improvement to achieve optimal performance and long-term health benefits. Therefore, it is recommended that more structured and specific training programs be implemented to improve VO₂Max.