Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Risiko Likuiditas dan Efisiensi Operasional terhadap Profitabilitas Bank Perekonomian Rakyat di Jawa Barat Raisha Maharani; Heti Suryani Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11939

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh risiko likuiditas yang diproksikan dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) dan efisiensi operasional yang diproksikan dengan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas Bank Perekonomian Rakyat (BPR) konvensional di Jawa Barat yang diukur melalui Return on Assets (ROA). Penelitian ini berangkat dari ketidakselarasan pola pergerakan LDR, BOPO, dan ROA pada data publikasi keuangan OJK selama periode 2021-2025, di mana ekspansi kredit dan kenaikan beban operasional tidak selalu bergerak searah dengan profitabilitas. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan metode regresi data panel berbantuan EViews 14 terhadap 194 BPR konvensional di Jawa Barat yang memenuhi kriteria purposive sampling, menghasilkan 970 observasi panel. Pemilihan model estimasi dilakukan melalui uji Chow dan uji Hausman yang menghasilkan Fixed Effect Model sebagai model terpilih, dilanjutkan dengan uji asumsi klasik dan estimasi Panel EGLS dengan cross-section weights untuk mengatasi heteroskedastisitas yang ditemukan pada variabel BOPO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDR berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap ROA, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial terhadap ROA, serta keduanya secara simultan berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan adjusted R-squared sebesar 96,38 persen. Temuan ini menegaskan bahwa intensitas penyaluran kredit dan pengendalian biaya operasional merupakan determinan utama profitabilitas BPR konvensional di Jawa Barat.
Pengaruh Efisiensi Operasional, Risiko Kredit, dan Pertumbuhan Kredit terhadap Profitabilitas PT Pegadaian Amanah Mutmainnah; Heti Suryani Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Efisiensi Operasional yang diukur melalui Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Risiko Kredit yang diukur melalui Non Performing Loan (NPL), dan Pertumbuhan Kredit yang diukur melalui Outstanding Loan (OSL) terhadap Profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada PT Pegadaian selama periode Januari 2021 hingga Desember 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif kausal serta pendekatan analisis regresi linear berganda berdasarkan data sekunder berupa laporan keuangan bulanan PT Pegadaian yang diolah menggunakan program SPSS versi 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. NPL secara parsial juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Demikian pula OSL secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, meskipun arah pengaruh tersebut berlawanan dengan hipotesis awal yang menduga hubungan positif. Secara simultan, BOPO, NPL, dan OSL terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai koefisien determinasi yang disesuaikan (Adjusted R²) sebesar 0,547 menunjukkan bahwa 54,7% variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 45,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian efisiensi biaya operasional, penguatan pengelolaan kualitas kredit, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi penyaluran pinjaman guna menjaga dan meningkatkan kinerja profitabilitas PT Pegadaian secara berkelanjutan.
Pengaruh Sponsorship BRI Liga 1 dan Brand Image terhadap Keputusan Penggunaan BRImo Adinda Puspita Sari; Heti Suryani Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12019

Abstract

Kemunculan financial technology (fintech) memperluas pilihan layanan pembayaran digital bagi masyarakat, yang pada akhirnya memicu tingginya tingkat kompetisi di sektor perbankan dalam merebut dan mempertahankan basis pengguna layanan digital. Kompetisi tersebut kini tidak hanya berlangsung antarbank, melainkan juga melibatkan fintech, sehingga membuat perbankan perlu merancang strategi pemasaran yang dapat mendorong penggunaan layanannya, salah satunya melalui kegiatan sponsorship serta penguatan brand image. Studi ini disusun untuk mengetahui pengaruh sponsorship BRI Liga 1 dan brand image terhadap keputusan penggunaan BRImo, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatid, dengan penarikan sampel menggunakan teknik non-probability sampling jenis purposive sampling. Data diperoleh melalui sebaran kuesioner, dan terdapat 100 responden yang memenuhi kriteria penelitian yang kemudian datanya dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 32. Temuan menunjukkan bahwa secara parsial sponsorship tidak memengaruhi keputusan penggunaan BRImo, sementara brand image memiliki pengaruh positif dan signifikan. Ketika diuji secara bersamaan, kedua variabel terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan BRImo, dengan brand image sebagai faktor yang lebih berperan dibandingkan sponsorship. Hal ini menunjukkan bahwa di tengah ketatnya persaingan yang ada, keputusan penggunaan mobile banking tidak semata dibentuk oleh aktivitas sponsorship, melainkan juga oleh cara konsumen memandang perusahaan. Oleh karena itu, penguatan brand image perlu dilakukan secara konsisten untuk mendukung peningkatan keputusan penggunaan layanan mobile banking, sementara aktivitas sponsorship perlu terus dievaluasi agar efektivitasnya tidak sekadar meningkatkan eksposur merek, namun juga mampu mendorong keputusan penggunaan layanan secara langsung.