Pertumbuhan kota yang pesat akibat urbanisasi seringkali menimbulkan berbagai permasalahan sosial, salah satunya meningkatnya jumlah masyarakat miskin yang tinggal di kawasan marginal seperti bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan kondisi kehidupan masyarakat miskin yang tinggal di permukiman bantaran Sungai Musi di Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3–4 Ulu RT 4 Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan karena kawasan tersebut menunjukkan berbagai permasalahan sosial ekonomi seperti rendahnya pendapatan, keterbatasan pendidikan, kondisi hunian yang kurang layak, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat setempat, serta dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat bekerja pada sektor informal dengan pendapatan yang tidak menentu serta memiliki tingkat pendidikan yang relatif rendah. Kondisi hunian masyarakat juga masih tergolong sederhana dan rentan terhadap banjir, dengan keterbatasan akses terhadap sanitasi, air bersih, dan pengelolaan sampah. Meskipun demikian, masyarakat memiliki strategi bertahan hidup melalui usaha rumahan dan solidaritas sosial antarwarga. Temuan ini penting sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan dan penataan permukiman di kawasan bantaran sungai.