This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Etam
Risny Oklyan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FORMULASI DAN EVALUASI UJI MUTU FISIK EMULGEL ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-picrylhydrazyl) Angela Dewi Sartika Hiyang; Muh Taufiqurrahman; Risny Oklyan
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v5i2.857

Abstract

Peningkatan produksi bawang merah setiap tahun semakin meningkat, sehingga menyebabkan kulit bawang merah menjadi limbah yang tidak di manfaatkan. Bagian kulit dari bawang merah mengandung senyawa kimia flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-picrylhydrazyl) yaitu kulit bawang merah diektraksi menggunakan etanol 96%. Kulit bawang merah akan dimanfaatkan untuk membuat sediaan emulgel yang memiliki aktivitas antioksidan dapat membantu melindungi kulit, meningkatkan hidrasi dan menjaga kelembapan pada kulit. Emulgel memiliki stabilitas yang baik, nyaman digunakan dan mampu menempel dalam waktu yang relatif lama pada kulit. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari emulgel dan hasil evaluasi uji mutu fisik sediaan emulgel. Sediaan emulgel dibuat 4 formulasi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda dan dilakukan evaluasi sediaan yaitu uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji stabilitas penyimpanan, uji cycling test, uji sentrifugasi, uji tipe emulgel dan uji viskositas. Hasil pengujian antioksidan pada emulgel kulit bawang merah konsentrasi 0,5%, 5% dan 10%, memiliki aktivitas antioksidan. Emulgel kulit bawang merah pada konsentrasi 10% memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 49.614 ppm. Hasil evaluasi uji mutu fisik pada variasi konsentrasi ekstrak kulit bawang merah memiliki pengaruh terhadap stabilitas sediaan emulgel. Berdasarkan hasil uji stabilitas fisik, pada formula sediaan emulgel F0 dan F1 memenuhi persyaratan parameter sediaan emulgel yang baik. Sedangkan, formula emulgel F2 dan F3 belum memenuhi persyaratan parameter sediaan emulgel karena pada pengujian cycling test dan sentrifugasi hasil emulgel tidak stabil. Kata kunci : Kulit Bawang Merah, Ekstrak Etanol 96%, Emulgel, Antioksidan