Risny Oklyan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Formulasi dan Evaluasi Masker Peel Off Ekstrak Daun Bayam Merah (Amarathus tricolor L) sebagai Anti Aging Menggunakan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-picryhydrazyl) Istiqomah, Nor; Taufiqurrahman, Muh; Oklyan, Risny
Majalah Farmasetika Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i5.66146

Abstract

penuaan kulit merupakan proses biologis alami yang dapat dipercepat oleh paparan radikal bebas, sehingga memicu kerusakan sel kulit, penurunan elastisitas, dan pembentukan keriput. Antioksidan berperan penting dalam menetralkan radikal bebas, sehingga potensial digunakan sebagai agen anti-aging. Daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) diketahui mengandung flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan serta mengevaluasi mutu fisik masker peel off berbasis ekstrak daun bayam merah, sekaligus menilai aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Masker diformulasikan dengan variasi konsentrasi ekstrak (F0 = tanpa ekstrak, F1 = 5%, F2 = 7,5%, dan F3 = 10%). Evaluasi mutu fisik mencakup uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, waktu kering, serta stabilitas penyimpanan. Aktivitas antioksidan ditentukan melalui perhitungan nilai IC₅₀ dan dibandingkan dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bayam merah positif mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid. Seluruh formula masker peel off memiliki pH dalam rentang aman untuk kulit (4,2–5,7) dan daya lekat >1 detik. Formula F3 menunjukkan waktu kering sedikit lebih lama (±24 menit), namun masih sesuai standar kosmetik topikal. Uji aktivitas antioksidan memperlihatkan bahwa formula F3 memiliki nilai IC₅₀ sebesar 42,002 ppm, tergolong kategori antioksidan kuat, serta mendekati efektivitas vitamin C (IC₅₀ = 2,640 ppm). Masker peel off ekstrak daun bayam merah, khususnya pada konsentrasi 10% (F3), berpotensi sebagai sediaan kosmetik anti-aging dengan aktivitas antioksidan tinggi dan stabilitas fisik yang baik.
Uji Stabilitas Formulasi Emulgel Ekstrak Etanol 96% Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Oklyan, Risny; Taufiqurrahman, Muh
Majalah Farmasetika Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i1.68138

Abstract

Kulit bawang merah (Allium cepa L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki potensi sebagai bahan aktif obat herbal. Namun, pemanfaatannya masih terbatas dan sering berakhir sebagai limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas fisik sediaan emulgel ekstrak etanol 96% kulit bawang merah dengan berbagai konsentrasi ekstrak. Emulgel diformulasikan menggunakan basis karbopol 940 dan dilakukan uji organoleptis, pH, daya sebar, daya lekat, serta viskositas.Hasil uji organoleptis menunjukkan adanya perubahan warna sediaan menjadi semakin coklat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak, tanpa memengaruhi bau maupun konsistensi semi solid. Nilai pH seluruh formula masih berada dalam rentang aman sesuai SNI (4,5–8,0) dan pH kulit (4,5–7,5). Uji daya sebar menunjukkan peningkatan diameter sebar sejalan dengan penurunan viskositas, sedangkan uji daya lekat mengalami penurunan dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak. Formula tanpa ekstrak (F0) memiliki viskositas tertinggi, sedangkan penambahan ekstrak menurunkan viskositas secara bertahap. 
FORMULASI DAN EVALUASI UJI MUTU FISIK EMULGEL ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-picrylhydrazyl) Angela Dewi Sartika Hiyang; Muh Taufiqurrahman; Risny Oklyan
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v5i2.857

Abstract

Peningkatan produksi bawang merah setiap tahun semakin meningkat, sehingga menyebabkan kulit bawang merah menjadi limbah yang tidak di manfaatkan. Bagian kulit dari bawang merah mengandung senyawa kimia flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-picrylhydrazyl) yaitu kulit bawang merah diektraksi menggunakan etanol 96%. Kulit bawang merah akan dimanfaatkan untuk membuat sediaan emulgel yang memiliki aktivitas antioksidan dapat membantu melindungi kulit, meningkatkan hidrasi dan menjaga kelembapan pada kulit. Emulgel memiliki stabilitas yang baik, nyaman digunakan dan mampu menempel dalam waktu yang relatif lama pada kulit. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari emulgel dan hasil evaluasi uji mutu fisik sediaan emulgel. Sediaan emulgel dibuat 4 formulasi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda dan dilakukan evaluasi sediaan yaitu uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji stabilitas penyimpanan, uji cycling test, uji sentrifugasi, uji tipe emulgel dan uji viskositas. Hasil pengujian antioksidan pada emulgel kulit bawang merah konsentrasi 0,5%, 5% dan 10%, memiliki aktivitas antioksidan. Emulgel kulit bawang merah pada konsentrasi 10% memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 49.614 ppm. Hasil evaluasi uji mutu fisik pada variasi konsentrasi ekstrak kulit bawang merah memiliki pengaruh terhadap stabilitas sediaan emulgel. Berdasarkan hasil uji stabilitas fisik, pada formula sediaan emulgel F0 dan F1 memenuhi persyaratan parameter sediaan emulgel yang baik. Sedangkan, formula emulgel F2 dan F3 belum memenuhi persyaratan parameter sediaan emulgel karena pada pengujian cycling test dan sentrifugasi hasil emulgel tidak stabil. Kata kunci : Kulit Bawang Merah, Ekstrak Etanol 96%, Emulgel, Antioksidan