This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Sihar, Fassha Rahmadina Mauliza
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Pesantren untuk Penerapan Hidup Bersih dan Sehat Santri melalui Inovasi Poskestren Berbasis Digital Umaroh, Ayu Khoirotul; Yuliana, Irma; Prabasari, Siska Ningtyas; Kusumaningtyas, Bethari Mukti; Husna, Qisty Dzakiyyatu; Sihar, Fassha Rahmadina Mauliza; Setyanindito, Arya Veda; Putri, Dini Amalia; Safira, Zalfa Nur Eka; Fadlullah, Shandy Yusril
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21855

Abstract

Background: Pesantren sebagai institusi pendidikan dengan sistem asrama memiliki risiko tinggi terhadap masalah kesehatan akibat keterbatasan fasilitas kesehatan dan belum optimalnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Program ini bertujuan membangun Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) berbasis digital dan meningkatkan kapasitas pengurus serta santri dalam manajemen kesehatan dan penerapan PHBS. Kegiatan dilaksanakan di Ponpes Mambaul Ulum Andong dengan jumlah peserta 10 ustadz/ustadzah dan 26 santri. Hasil: Sosialisasi kepada ustadz/ustadzah meningkatkan pengetahuan tentang Poskestren sebesar 80%. Pengetahuan santri terkait potensi penyakit meningkat 34,6%, dan pengetahuan PHBS meningkat 38,5%. Implementasi Poskestren Digital mencakup penggunaan sistem pencatatan kesehatan, leaderboard gamifikasi PHBS, dan monitoring kesehatan santri. Tantangan PHBS selama tiga minggu menunjukkan peningkatan rerata skor PHBS dari 66,07 menjadi 80,56. Pengurus pesantren juga berhasil menyusun struktur organisasi kesehatan dan melaksanakan penyuluhan lanjutan secara mandiri. Kesimpulan: Digitalisasi terbukti efektif mendukung pencatatan kesehatan, monitoring perilaku, dan pembiasaan hidup sehat. Program ini direkomendasikan untuk diperluas dengan integrasi layanan konsultasi rutin dan kolaborasi berkelanjutan dengan fasilitas kesehatan setempat.