Ahmad Abdul Karim
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Penyajian Stimulus dan Bentuk Asesmen Apresiasi Sastra dalam Buku Ajar Bahasa Indonesia SD/MI Ahmad Abdul Karim; Imam Agus Basuki; Titik Harsiati
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.19139

Abstract

Pembelajaran apresiasi sastra di jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) berperan penting dalam membentuk kepekaan estetika, kemampuan ekspresif, serta pemahaman nilai budaya dan kemanusiaan sejak dini. Namun, kajian mengenai karakteristik penyajian stimulus dan bentuk asesmen apresiasi sastra dalam buku ajar Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik stimulus dan ragam bentuk asesmen apresiasi sastra dalam dua buku ajar Bahasa Indonesia SD/MI Fase A dan Fase B terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen dan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus apresiasi sastra disajikan melalui tiga moda utama, yakni visual, auditori, dan tekstual, yang disesuaikan dengan keterampilan berbahasa serta tahap perkembangan peserta didik. Namun, ditemukan keterbatasan stimulus untuk keterampilan berbicara pada Fase A yang kurang didukung panduan visual dan narasi kontekstual. Bentuk asesmen apresiasi sastra disajikan secara beragam, meliputi penilaian formatif, penilaian kinerja, tes tertulis terbuka, dan tes kinerja kreatif untuk mengukur kemampuan pemahaman, reflektif, ekspresif, serta kepekaan estetik. Secara umum, kedua buku ajar telah mengakomodasi stimulus dan asesmen apresiasi sastra secara cukup komprehensif, meskipun penguatan stimulus berbicara masih perlu ditingkatkan
Konstruksi Identitas Kuliner Jawa Timur dalam Kumpulan Cerpen Festival Sastra Kota Malang 2024 Ahmad Abdul Karim; Djoko Saryono; Karkono Karkono; Nissa Vidyanita; Tia Istiana Potabuga
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8294

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap konstruksi identitas kuliner Jawa Timur dalam Kumpulan Cerpen Festival Sastra Kota Malang 2024. Kajian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penelitian yang secara spesifik menempatkan kuliner sebagai konstruksi identitas regional dalam teks sastra kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan gastrokritik yang memandang makanan sebagai simbol kultural. Sumber data berupa empat cerpen terpilih dalam antologi Jelajah Cita Rasa. Teknik analisis data melalui pembacaan kritis-hermeneutik dengan tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan nasi gegog, nasi golong, rajamangsa atau petis, rujak cingur, dan jamu tradisional dikonstruksi bukan sekadar sebagai elemen latar, melainkan sebagai perangkat naratif yang membentuk karakter, menggerakkan konflik, dan merepresentasikan nilai ketahanan, spiritualitas, solidaritas komunal, serta transformasi sosial masyarakat Jawa Timur. Kuliner dalam empat cerpen Jelajah Cita Rasa berfungsi sebagai arena negosiasi identitas regional yang dinamis, tempat memori historis, relasi kuasa, dan praktik budaya direpresentasikan serta direinterpretasikan dalam konteks kontemporer. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa sastra berperan sebagai medium produksi dan reproduksi identitas kultural melalui representasi kuliner lokal.