Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Kelelahan Sopir Truk Terhadap Risiko Kecelakaan Menggunakan Pendekatan Human Reliability Assessment (HRA) Dengan Metode Human Error Assessment And Reduction Technique (HEART): (Studi Kasus: PT. Aruna Cahaya Parama) M. Bagas Audi Hidayatullah; Untung Usada
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. I (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi human error yang berkaitan dengan kondisi kelelahan kerja pada pengemudi truk dengan menggunakan pendekatan Human Reliability Assessment (HRA) melalui metode Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART). Studi ini dilakukan pada sopir truk di PT. Aruna Cahaya Parama memiliki tingkat aktivitas distribusi tinggi dan beban kerja yang signifikan. Proses analisis diawali dengan penyusunan Hierarchical Task Analysis (HTA) untuk mengidentifikasi tahapan pekerjaan, kemudian dilanjutkan dengan penentuan Generic Task Type (GTT), identifikasi Error Producing Conditions (EPC), serta penilaian kontribusi masing-masing faktor melalui Assessed Proportion of Effect (APOE). Tahap akhir dilakukan dengan menghitung nilai Human Error Probability (HEP) untuk mengetahui tingkat kemungkinan terjadinya kesalahan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan potensi human error dalam aktivitas mengemudi. Nilai HEP yang relatif tinggi mengindikasikan besarnya peluang terjadinya kesalahan, sedangkan nilai Human Reliability Total (Rm) yang rendah menunjukkan tingkat keandalan operator yang belum optimal. Kondisi ini berimplikasi langsung pada meningkatnya risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan seperti pengaturan jadwal kerja yang lebih efektif, optimalisasi waktu istirahat, serta penguatan sistem keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Edukasi, Literasi Digital, dan Penguatan Sosial di Desa Muhammad Fiqrianto; Achmad Mufliq; Indrasta Rofilah; Lamida Ria Andriana; Mohammad Wahyudin; Mamlu’atul Nihayah; M. Bagas Audi Hidayatullah; Luthfia Nur Hidayatul Husna; Mochammad Fatih Ulumudin; Sinta Khuria Finanita; Rizky Aditya Nugroho; Nur Asitah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/z8amc847

Abstract

Program Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di RT 13 Desa Sumberejo melalui edukasi, literasi digital, dan penguatan sosial. Kegiatan ini meliputi pendidikan formal seperti les mata pelajaran, mengajar mengaji, serta kegiatan sosial berupa bakti sosial dan perlombaan olahraga serta kreativitas. Inovasi teknologi seperti pemberian teknologi running teks dan pembuatan tong sampah digunakan untuk meningkatkan komunikasi publik dan pengelolaan lingkungan. Implementasi program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam aspek pendidikan, kesehatan, digitalisasi, dan sosial, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan nasionalisme. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran, partisipasi aktif, dan kreativitas warga, serta terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan maju secara sosial dan teknologi. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi dan kolaborasi efektif dapat menciptakan desa yang mandiri dan berkelanjutan. This Community Service Program aims to improve the quality of life of the community in RT 13, Sumberejo Village through education, digital literacy, and social empowerment. These activities include formal education such as tutoring subjects, teaching the Quran, as well as social activities such as community service and sports competitions and creativity. Technological innovations such as the provision of running text technology and the creation of trash cans are used to improve public communication and environmental management. The implementation of this program is expected to strengthen community capacity in the aspects of education, health, digitalization, and society, while also fostering a sense of togetherness and nationalism. The results of the activities show an increase in awareness, active participation, and creativity of residents, as well as the creation of a clean, healthy, and socially and technologically advanced environment. This program demonstrates that technology-based community empowerment and effective collaboration can create independent and sustainable villages.