Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mental Toughness dan Pemain Sepak Bola Novriansyah; Muhammad Maulana Fajar; Febra Ritanza; Eko Putra Utama J
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i2.44934

Abstract

Sepakbola merupakan kegiatan olahraga yang sangat digemari masyarakat saat ini. Permainan sepakbola merupakan permainan yang sangat menguras energi dan fikiran para pemain karena dalam permainan sepakbola pemain harus selalu bergerak dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan pemain membutuhkan fisik dan psikologi yang bagus. Pada olahraga sepakbola pemain memerlukan mental toughnes yang baik, sehingga pemain bisa bermain dengan baik tanpa terpengaruh dengan tekanan dari laur. Penulisan artikel ini menggunakan teknik review literatur yang berfokus pada mental toughness pada pemain sepakbola Hasil dari pembahasan ini adalah mental toughness memegang peran penting dalam menunjang performa pemain sepak bola, baik dalam latihan maupun pertandingan. Pemain yang memiliki mental toughness yang baik lebih bisa melakukan kontrol kepada diri dan bisa lebih tenang dalam melakukan penguasaan diri dan menghadapi masalah yang ada dilapangan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa pemain yang memiliki mental toughness yang baik lebih bisa menghadapi situasi apapun yang ada dilapangan.
Pendampingan Psikososial Berbasis Aktivitas Jasmani Rekreatif Untuk Penguatan Reseliensi Anak Korban Banjir Kecamatan Mayak Payed Muhammad Maulana Fajar; Novriansyah; Ikrima Maulida; Eci Anita Lestari
Jurnal Pengabdian Keolahragaan dan Sains Vol 2 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEOLAHRGAAN DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Manyak Payed menjadi wilayah yang terdampak bencana banjir pada November 2025 yang menimbulkan berbagai kerugian, seperti korban jiwa, kerusakan lingkungan, hilangnya harta benda, serta gangguan psikologis pada masyarakat. Anak-anak merupakan kelompok paling rentan mengalami trauma pascabencana. Dampak psikologis yang muncul antara lain kesulitan tidur, mimpi buruk, perasaan kesepian, mudah marah, sensitif, serta sulit berkonsentrasi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan trauma berkepanjangan yang memengaruhi stabilitas kehidupan anak di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi trauma healing sebagai upaya pemulihan psikologis untuk memulihkan kondisi mental anak. Pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan psikososial berbasis permainan sebagai bentuk trauma healing bagi anak-anak terdampak banjir di Desa Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan anak-anak sebagai subjek utama kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui 3 bentuk permainan rekreatif yaitu : Ikuti aku, Ular naga dan Tebak gambar yang dirancang untuk menciptakan suasana aman, menyenangkan, serta mendukung pemulihan emosi anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan trauma healing berbasis permainan membantu anak-anak menjadi lebih ceria, berani berinteraksi, serta menunjukkan penurunan gejala kecemasan dan ketakutan. Dengan demikian, program ini efektif sebagai langkah awal pemulihan psikologis anak pascabencana dan diharapkan dapat menjadi model intervensi serupa pada wilayah terdampak bencana lainnya
Development of a Speed Training Model Using Running with the Ball Technique for football Athletes Aged 15–17 Years Julio Roberto; Muhammad Maulana Fajar
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 7 No 1 (2026): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v7i1.6010

Abstract

This study developed a speed training model of the running with the ball technique of football athletes aged 15–17 years. The study is based on physical test data over the past five years on North Sumatra PPLP athletes which shows that most of the athletes are in the medium and low speed categories. This research uses the Research and Development (R&D) method adapted from the Borg and Gall models. The research subjects consisted of 52 athletes from four football clubs in Medan City. The research stages include needs analysis, product design, small group trials (12 athletes), product revisions, large group trials (40 athletes), and final evaluation. Data collection techniques through observation, interviews, questionnaires, and speed tests. The results of the study were in the form of 15 speed training models based on the running with the ball technique which were declared valid and feasible based on the results of expert validation and athlete responses. The developed training model has been proven to be effective in improving athletes' motivation, participation, and speed performance in contextual match situations.
Analysis of Physical and Technical Training Strategies for Enhancing Pencak Silat Athletes Performance: A Literature Review Angger Widorotama; Andi Nova; Yudhi Teguh Pambudi; Muhammad Maulana Fajar; Novriansyah Novriansyah; Eko Putra Utama
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v15i2.49482

Abstract

The rapid development of Pencak Silat into an international competitive sport demands flawless physical and technical readiness from athletes. Physical fatigue in the third round is often the primary cause of a 20–30% decrease in technical accuracy and significantly increases the risk of musculoskeletal injuries. Although the importance of physical conditioning is widely recognized, a comprehensive synthesis evaluating modern sports science training methods remains limited. Therefore, this study aims to map empirically tested physical conditioning methods to serve as a scientific reference for designing effective training programs for Pencak Silat athletes.  This study utilized a qualitative descriptive literature review design. The data analysis technique involved an annotated bibliography approach to interpret and compare findings from original research articles published between 2020 and 2025.  The literature review reveals that jump rope training effectively enhances straight kick skills in athletes. For crescent kicks (tendangan sabit), both plyometric and circuit training significantly improve performance; however, circuit training yields a substantially higher increase in kick speed (62.06%) compared to standalone plyometric training (36.56%). To address physical degradation, hollow sprint and shadow fight exercises demonstrate equal effectiveness in boosting VO2max capacity , while circuit training effectively enhances general endurance. Furthermore, integrating physical and technical training offers a dual benefit, improving kick speed while increasing anaerobic endurance by 21%.  In conclusion, the application of sports science-based training methods is empirically proven to be far more effective and efficient than conventional methods. An integrative strategy combining physical and technical training is highly recommended during the pre-competition phase to achieve peak physical condition alongside sharper technical execution.