Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Renang Berbasis Hukum Syariat Islam Pada Siswa-Siswi SMP Negeri Di Kota Langsa Yoki Afriandy Rangkuti; Andi Nova
SEMINAR NASIONAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan pengembangan model pembelajaran renang berbasis hukum syariat islam pada siswa-siswi SMP Negeri di Kota Langsa. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh data persepsi siswa tentang pembelajaran renang berbasis hukum syariah islam, khususnya pada materi pembelajaran renang. Rancangan dalam penelitian dan pengembangan model pembelajaran ini menggunakan pendekatan model penelitian dan pengembangan (Research & Development) dari Brog dan Gall. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah seluruh siswa dan siswi SMP Negeri di Kota Langsa. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dari seluruh siswa di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4 di Kota Langsa. Penelitian dilaksanakan di Kolam renang Virta tirta raya di Langsa. Tanggapan siswa tentang pengetahuan tentang pengajaran renang berbasis hukum syariat islam dengan persentase 84% siswa merespon sangat baik. Tanggapan siswa tentang persepsi siswa dan guru tentang pengajaran renang berbasis hukum syariat islam dengan persentase 85% siswa merespon sangat baik. Tanggapan siswa tentang pentingnya pengajaran renang berbasis hukum syariat islam bagi siswa di sekolah dengan persentase 84% siswa merespon sangat baik. Jadi secara keseluruhan dapat disimpukan tanggapan siswa sangat baik dengan persentase 84%. Hasil dari Penelitian ini berupa produk model pembelajaran renang berbasis hukum syariat Islam.
Differences between learning model of inquiry and direct instruction toward learning outcomes on discus throw Andrew Sinulingga; Deny Pradana Saputro; Andi Nova
Journal Sport Area Vol 6 No 1 (2021): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2021.vol6(1).4856

Abstract

Determining the learning model in teaching and learning activities will help students succeed, especially in physical education lessons. A Teacher is demanded to choose the right learning model according to the needs field need suitable for a pupil's characteristic. This research aims to find out determine differences between the learning model of inquiry and direct instruction on learning outcomes of discus throw. The subject of the study is students of grade ninth in State Junior High School three Pekanbaru. The research method is an experiment in which each group is fifteen students in inquiry learning models and indirect instruction models. The in research was t, the instrument discus throw, which consists of holding the discus, approaching, throwing, and following through. The T-test is an analysis technique of the data in this study by presenting two different learning groups. The result of the use of products learning outcomes of discus throwing on students of grade ninth at state junior high school three Pekanbaru by implementing inquiry learning models and direct instruction in learning of discus throw. The inquiry learning model in this study showed better results than direct instruction. The gain of students' average value contributed 13.5, whereas the average value of students in direct instruction was 12.0. Therefore, it can be concluded that the inquiry learning model is better to be implemented for the learning of physical education, especially on discus throw lesson than the implementation of direct instruction in State Junior High School three Pekanbaru.
Pelatihan dan Sosialisasi Olahraga Kabaddi bagi Guru PJOK Tingkat SMP/SMA/SMK se-Kota Langsa Hanafiah Hanafiah; Andi Nova; M Anas Surimeirian; Ruhama Desy M; Adi S; Boby Helmi; Rinaldi Aditya; Andrew Rinaldi Sinulingga
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6510

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada guru PJOK SMP/SMA/SMK di Kota Langsa tentang olahraga Kabaddi. Pelaksanaan kegiatan ini bermitra dengan MGMP PJOK Kota Langsa. Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan mengenalkan secara masal olahraga Kabaddi kepada guru PJOK dan mengimplementasikan di sekolah masing-masing melalui kegiatan ekstrakurikuler. Metode pelaksanaan kegiatan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, tutorial, Tanya jawab dan simulasi. kegiatan dilaksanakan pada 2 Juli 2022 di Aula SMP Negeri 3 Langsa. Peserta pelatihan adalah guru MGMP PJOK SMP/SMA/SMK yang berjumlah 48 orang terdiri dari  guru SMP sebanyak 22 orang, guru SMA sebanyak 14 orang dan guru SMK 12 orang. Hasil kegiatan memberikan pemahaman kepada guru PJOK yang positif dengan hasil praktik rata-rata peserta mampu menjalankan teknik dasar dan praktik perwasitan. Tingkat kepuasan peserta melalui kuesioner menunjukkan pelaksanaan kegiatan bermanfaat dan mudah dipahami.This activity aims to train Physical Education Junior High School/High School/Vocational School teachers in Langsa City about Kabaddi sports. The implementation of this activity is in partnership with MGMP Physical Education Langsa City. The implementation of socialization and training introduces mass Kabaddi sports to Physical Education teachers and implements them in their respective schools through extracurricular activities. Method implementation Activities through socialization, training, tutorials and simulation. The activity will be held on July 2, 2022, at the Hall of SMP Negeri 3 Langsa. The training participants were Physical Education Junior High School/High School/Vocational School teachers totalling 48 people consisting of 22 junior high school teachers, 14 high school teachers and 12 vocational school teachers. The activity results provide a positive understanding to Physical Education teachers with the results of the average participant's practice being able to carry out basic techniques and supervision practices. The level of participant satisfaction through the questionnaire shows the implementation of useful and easy-to-understand activities. 
Primary school physical education management: Profiles and predictors in Central Java Adi S; Hilmy Aliriad; Andi Nova; Guntur Firmansyah; Wahyu Arbanisa
Journal Sport Area Vol 8 No 1 (2023): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(1).11223

Abstract

Effective management allows teachers to see and handle student learning problems. This study aimed to determine the physical education management of elementary school teachers in Central Java and its predictors. This research is quantitative with data description and correlation. Using purposive sampling, the total number of respondents was 50 physical education teachers at the elementary level in Central Java. The data was processed using descriptive statistics, data normality, and correlation. The subjects studied had a minimum teaching experience of 1 year. Data collection techniques include instruments and observation by physical education teachers. The instruments included planning, implementation, and evaluation of physical education management. The questionnaire uses a scale of 1-4. In terms of age and length of teaching, researchers used correlation analysis. Correlation data were processed using SPSS Version 21. The management of physical education in Central Java is in the "good" category. Physical education management includes planning, implementation, and evaluation. Length of teaching and age are not predictors in physical education management. Most physical education teachers are linear and have at least a bachelor's degree. Further studies are needed involving many teachers and other variables to determine predictors. The results of this study contribute consideration, support, and contribution of ideas to stakeholders to improve the quality of physical education. The role of management is crucial in enhancing teachers’ ability to achieve educational goals in general.
Pemberdayaan Himpunan Mahasiswa elalui Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Menjadi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Andi Nova; Brema Bangun; M Anas Surimeirian; Julio Roberto; Ruhama Desy M; Boby Helmi; Rinaldi Aditya; Agung Nugroho; Andrew Rinaldi Sinulingga
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.8366

Abstract

Pengelolaan ruang terbuka menjadi tanaman obat merupakan program pengabdian dengan merevitalisasi lahan tidak terawat menjadi Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Pengelolaan ruang terbuka dengan pemberdayaan Himpunan mahasiswa pendidikan jasmani (HIMADIKJAS) dan bermitra dengan masyarakat Dusun Bukit Paya Bujuk Seulemak, Kec. Langsa baru, Kota Langsa. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 5-11 Desember 2022. Metode pelaksanaan kegiatan dengan 4 tahap yaitu tahap persiapan, pengerjaan, pembenihan dan sosialisasi. Tujuan kegiatan adalah mengelola ruang terbuka yang tidak difungsikan menjadi tanaman obat keluarga, menjadi taman edukasi obat-obatan tradisional dan meningkatkan pemahaman masyarakat serta mahasiswa pentingnya tanaman obat tradisional sebagai obat alternatif untuk penyembuhan. Jenis tanaman obat yang ditanam adalah jenis yang sering digunakan seperti kunyit, kencur, temu lawak, jahe, dan serai. Pengelolaan lanjutan ruang terbuka kota di lahan sepanjang 1.200 meter yang diserahkan kepada masyarakat Dusun Bukit pasca pengelolaan jika dirawat dan berhasil dipanen, hasilnya dapat diperjual belikan kepada masyarakat sekitar. Konsep ini tentunya dapat menjadi program swadaya penghasilan tambahan kepada masyarakat secara berkelanjutan.Managing open spaces into medicinal plants is a service program revitalizing unkempt land into family medicinal plants (TOGA). Management of open spaces by empowering the Physical Education Student Association (HIMADIKJAS) and partnering with the people of Bukit Paya Village, Bujuk Seulemak, Kec. New Langsa, Langsa City. The activity was carried out from 5-11 December 2022. The method for implementing the activity was in 4 stages: preparation, work, seeding and socialization. The activity aims to manage open spaces not used as family medicinal plants, become educational parks for traditional medicines, and increase public and student understanding of the importance of traditional medicinal plants as alternative medicines for healing. The types of medicinal plants planted are the types that are often used, such as turmeric, kencur, temu lawak, ginger, and lemongrass. Continued management of urban open space on 1,200 meters of land was handed over to the Dusun Bukit community. After management, if it is cared for and successfully harvested, the results can be traded to the surrounding community. This concept can certainly be a self-help program for additional income for the community in a sustainable manner.
Pengelolaan Pustaka Prodi Pendidikan Jasmani Berbasis Online Dalam Membantu Penyelesaian Skripsi Mahasiswa Yoki Afriandy Rangkuti; Arti Kurniaty Br Bangun; Rizkei Kurniawan; Andi Nova
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v3i2.1351

Abstract

Layanan peminjaman buku di perpustakaan Prodi harus dapat digunakan dengan maksimal agar dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir/skripsi. Sejauh ini memang mahasiswa sudah mendapatkan pelayanan dalam menyelesaikan skripsi, hanya saja ketika saat melakukan bimbingan kepada dosen skripsinya, mahasiswa cendrung berlama-lama untuk melakukan bimbingan kembali karena kesulitan dalam membuat landasan teoritis disebabkan terbatasnya buku-buku yang dimiliki mahasiswa sebagai referensi dalam mencari teori-teori yang relevan dalam membuat skripsi tersebut. Hambatan ini dapat menurunkan minat mahasiswa yang ingin meminjam buku. Efek jangka panjangnya selain terhambatnya mahasiswa semester akhir dalam menyusun skripsi juga dapat berakibat pada rendahnya minat baca dan menurunkan literasi. Analisis USG merupakan alat yang tepat untuk digunakan dalam menyusun urutan prioritas yang dianggap penting, serius dan berkembang untuk diselesaikan. Cara memakai USG adalah dengan menentukan nilai tingkat urgensi, keseriusan dan perkembangan masalah pada masing-masing masalah pokok dan memberikan skala nilai 1-5. Dengan demikian untuk mendukung peran tersebut, seorang dosen harus mampu menjawab setiap permasalahan yang terjadi dengan aksi nyata salah satunya dengan pengelolaan pustaka prodi pendidikan jasmani berbasis Online dalam Membantu penyelesaian skripsi mahasiswa. Diharapkan dengan adanya sistem Online, mahasiswa akan dengan mudah menemukan referensi yang mereka butuhkan, mengecek ketersediaan buku, dan merekam data peminjam dan pengarsipan yang rapi.
Management Policy for Standardization of Physical Education Learning Infrastructure at the Elementary School Level in Langsa City, Indonesia Andi Nova; Muhajjir Syahputra; Julio Roberto; Muhamad Anas Surimeirian; Dedi Nofrizal
Indonesian Journal of Sport Management Vol. 3 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Management
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/ijsm.v3i2.6982

Abstract

This study analyzes the management policy of standardizing elementary school physical education learning infrastructure in 66 schools in 5 sub-districts of Se-Kota Langsa. This study aims to explore, find, and provide policy recommendations for standardizing infrastructure facilities to support effective learning. The implication is that if every elementary school has adequate infrastructure, it will impact the quality of learning. This approach uses qualitative policy research design. The study subjects were 66 elementary school principals, two from the education office, and local government. Data collection by observation, documentation, interviews, and literature studies. Data analysis uses data collection, data reduction, data display, conclusion drawing, and data validity by triangulation to find the validity of research data. The results of research from 66 elementary schools in Langsa City showed that only five schools met the standards, 61 schools did not meet the requirements, and the category was not feasible for infrastructure in terms of at least four aspects, namely the width of the infrastructure sector, building area, classrooms, and installations according to Permendiknas No. 24 of 2007 concerning learning infrastructure standards at the elementary level. From these four aspects, at least 61 schools located in narrow areas are not feasible to build standardized classrooms and sports infrastructure, at least multipurpose courts that can play badminton, volleyball, and mini soccer courts to support the learning activities of elementary school students. In contrast, five schools meet minimum standards and are fair. The impact of inadequate physical education infrastructure in 61 primary schools has been modified so that students are ineffective in learning.
Pelatihan Pelatih Fisik Tingkat Dasar untuk Meningkatkan Kompetensi Melatih Mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Samudra Andi Nova; Rizkei Kurniawan; Muhajjir Syahputra; Fitria Fitria; M Anas Surimeirian; Julio Roberto; Boby Helmi; Rinaldi Aditya; Agung Nugroho; Dedi Nofrizal
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9938

Abstract

Pelatih fisik (Strength Conditioning) menjadi peluang yang besar bagi Mahasiswa Pendidikan Jasmani FKIP UNSAM dalam mengembangkan bakat dan potensi. Peluang ini tentunya harus didukung dengan kualifikasi yang sesuai melalui pelatihan berlisensi sehingga mempunyai legalitas. Mendukung program ini Mahasiswa melakukan Pelatihan pelatih fisik yang dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari tanggal 6 sampai 8 Februari 2023. Peserta pelatihan adalah mahasiswa Pendidikan Jasmani semester VI yang berjumlah 30 orang mahasiswa. Tujuan pelatihan sebagai upaya Peningkatan kompetensi mahasiswa dengan memberikan pengalaman, pengetahuan dan pelatihan untuk capaian IKU Perguruan Tinggi. Peningkatan IKU perguruan tinggi sangat mendukung kompetensi lulusan, khususnya pada Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Samudra dengan pelatihan profesional pelatih fisik. Waktu pelaksanaan kegiatan ini mencakup lima tahapan dimulai dari pretes teori dan praktik, pemaparan materi secara kolaboratif dengan metode teori, praktik, diskusi dan tanya jawab. Penyampaian materi yaitu melakukan implementasi dengan praktik menyusun program latihan dan tahapan terakhir melakukan evaluasi pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan pelatihan ini mempunyai manfaat yang besar dalam menunjang kompetensi SDM mahasiswa. Dengan adanya pelatihan pelatih fisik tingkat dasar dapat memberikan daya saing mahasiswa setelah lulus sehingga mahasiswa Pendidikan Jasmani FKP Universitas Samudra memiliki skill melatih dengan dibekali sertifikat kompetensi pelatih fisik.Physical training (Strength Conditioning) is a great opportunity for FKIP UNSAM Physical Education Students to develop talents and potential. This opportunity must certainly be supported by appropriate qualifications through reviewed training so that it has legality. Supporting this program, students conduct physical trainer training, which will be held for three days from February 6 to 8, 2023. The training participants were Physical Education students in semester VI, totaling 30 students. The training aims to increase student competence by providing experience, knowledge, and training for the achievements of IKU Universitas. The improvement of higher education at IKU greatly supports the competence of graduates, especially in the Physical Education Study at FKIP Universitas Samudra, with professional training of physical trainers. The method of implementing this activity includes five stages, starting from theoretical and practical pretests, collaborative presentation of material with theory, practice, discussion, and question and answer methods. The material delivery is implemented by compiling training programs and the last stage of evaluating training. The evaluation results show that this training greatly benefits student HR competencies. The basic level of physical trainer training can provide student competitiveness after graduation so that Physical Education students of FKP Universitas Samudra have training skills by being equipped with a physical trainer competency certificate.
Motivasi belajar peserta didik tingkat sekolah menengah atas pada mata pelajaran PJOK: sebuah analisis pada konteks Kurikulum Merdeka Belajar Guntur Firmansyah; Adi S; Andi Nova
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v4i1.465

Abstract

Motivasi belajar merupakan seluruh upaya penggerak psikis yang berasal dri dalam diri seseorang yang menimbulkan aktivitas belajar, dan memberikan jaminan untuk kelangsungan pembelajaran agar mencapai suatu tujuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat motivasi belajar peserta didik tingkat sekolah menengah atas pada Kurikulum Merdeka secara umum lebih detail pada aspek instrinsik dan ekstrinsik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimen yaitu menggunakan pendekatan deskripritif kuantitatif. Tempat penelitian yaitu 13 sekolah menengah atas negeri yang ada di wilayah cabang Dinas Pendidikan Kabupaten malang. Sampel yang digunakan yaitu setiap sekolah mengirimkan nama perwakilan sejumlah 35-40 peserta didik. Selanjutnya sampel dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak (random Sampling) sehingga diperoleh sampel sebanyak 249 peserta didik. Sampel tidak ada kriteria khusus seperti jenis kelamin, usia dan berat badan. Instrumen pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik pengisian angket online  melalui Google Form. Angket penelitian berisi tentang pernyataan-pernyatan tentang motivasi belajar pada aspek instrinsik dan ekstrinsik berjumlah 30 butir peryataan dengan menggunakan skala likert 5 kategori yang memiliki nilai validitas 0,893 dan nilai reliabelitas 0,920. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan mengenai motivasi belajar peserta didik sekolah menengah atas mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada aspek motivasi instrinsik, ekstrinsik dan motivasi secara keseluruhan berada pada kategori baik maka dapat ditarik kesimpulan motivasi belajar yang dimiliki peserta didik sekolah menengah atas dalam mengikuti pembelajaran PJOK pada kurikulum merdeka belajar berkategori baik.saran yang diberikan bagi guru-guru PJOK lebih memperhatikan berbagai macam aspek pembelajaran yang ada pada kurikulum merdeka sebagai langkah penunjang untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PJOK.