Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Psikososial Berbasis Aktivitas Jasmani Rekreatif Untuk Penguatan Reseliensi Anak Korban Banjir Kecamatan Mayak Payed Muhammad Maulana Fajar; Novriansyah; Ikrima Maulida; Eci Anita Lestari
Jurnal Pengabdian Keolahragaan dan Sains Vol 2 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEOLAHRGAAN DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Manyak Payed menjadi wilayah yang terdampak bencana banjir pada November 2025 yang menimbulkan berbagai kerugian, seperti korban jiwa, kerusakan lingkungan, hilangnya harta benda, serta gangguan psikologis pada masyarakat. Anak-anak merupakan kelompok paling rentan mengalami trauma pascabencana. Dampak psikologis yang muncul antara lain kesulitan tidur, mimpi buruk, perasaan kesepian, mudah marah, sensitif, serta sulit berkonsentrasi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan trauma berkepanjangan yang memengaruhi stabilitas kehidupan anak di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi trauma healing sebagai upaya pemulihan psikologis untuk memulihkan kondisi mental anak. Pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan psikososial berbasis permainan sebagai bentuk trauma healing bagi anak-anak terdampak banjir di Desa Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan anak-anak sebagai subjek utama kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui 3 bentuk permainan rekreatif yaitu : Ikuti aku, Ular naga dan Tebak gambar yang dirancang untuk menciptakan suasana aman, menyenangkan, serta mendukung pemulihan emosi anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan trauma healing berbasis permainan membantu anak-anak menjadi lebih ceria, berani berinteraksi, serta menunjukkan penurunan gejala kecemasan dan ketakutan. Dengan demikian, program ini efektif sebagai langkah awal pemulihan psikologis anak pascabencana dan diharapkan dapat menjadi model intervensi serupa pada wilayah terdampak bencana lainnya
Formative Assessment as an Evaluation Tool for Elementary Students’ Speaking Skills in Indonesian Language Learning: A Descriptive Qualitative Study Ikrima Maulida; Eci Lestari; Cut Kumala Sari; Lhutfia Wahyu Safutri
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 3 (2025): September
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i3.610

Abstract

Assessment of speaking skills must be conducted objectively, systematically, and thoroughly to provide students with appropriate feedback that can improve their performance. One recommended form of authentic assessment is formative assessment. This study aims to analyse the implementation of formative assessment in evaluating the speaking skills of fourth-grade elementary school students in Indonesian language learning, using a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, documentation, and rubric-based assessment. The participants comprised one teacher and thirty students, with four selected for in-depth interviews. The findings revealed that formative assessment was implemented systematically through criteria-based rubrics, oral and written feedback, observation notes, and student reflection. Most students achieved speaking scores in the good to very good category, particularly in content and fluency. Formative assessment helped students gradually identify their weaknesses, improve their speaking performance, and develop reflective learning awareness. The results of this study support the use of formative assessment as a constructive evaluation approach in elementary-level language learning.
Research Trends for Digital-Based Civic Education Learning on Scopus Data-Based Period 2004 - 2025: Bibliometric Analysis Lhutfia Wahyu Safutri; Erfiani Humairah; Ikrima Maulida; Eci Anita Lestari; Cut Kumala Sari
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 3 (2025): September
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i3.611

Abstract

Technology integration in education has changed learning, including Civic Education (PKn). This change raises the need for a systematic study to understand the direction and development of digital-based civil society research. This study uses a bibliometric approach to scientific publications indexed in the Scopus database from 2004 to 2025. The data was analyzed with the help of R-Biblioshiny, OpenRefine, and VOSviewer software to visually map research trends and patterns. There has been a significant increase in publications since 2017, with an average annual growth of 16.78%. Spain, the United States, and Indonesia are the countries with the highest publication contributions. The Journal of Citizenship Teaching & Learning and the Journal of Civics are the main sources of publications. The dominant keywords include digital citizenship, civic engagement, critical thinking, and values education. Global collaboration between researchers and institutions has been identified, although cross-border collaboration is still limited. This study provides a comprehensive overview of the dynamics of digital-based PKn research. The findings can be a strategic basis for education policy development, learning innovation, and further research.