Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Customer Experience, Loyalty Program, dan E-Service Quality Terhadap Repurchase Intention Gopay Melalui Customer Satisfaction Pada Gen Z Semarang Amalia Annisa Dwiana; Lutfi Nurcholis
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2483

Abstract

This study aims to examine the influence of customer experience, loyalty programs, and digital service quality on repurchase intention among Gopay users, with customer satisfaction acting as an intervening variable. A quantitative method was employed using a survey approach with questionnaires distributed to respondents. The sample consisted of 96 Generation Z users of Gopay in Semarang City, selected using a non-probability purposive sampling technique. Data analysis was conducted using SPSS software. The results indicate that customer experience, loyalty programs, and e-service quality each have a positive and significant effect on repurchase intention. Furthermore, customer satisfaction was found to significantly mediate the relationship between the three independent variables and repurchase intention. These findings highlight the critical role of customer satisfaction in enhancing the impact of experience, loyalty initiatives, and digital service quality on user behavior. For digital wallet services like Gopay, focusing on improving customer satisfaction can lead to stronger consumer loyalty and an increased likelihood of continued usage.
Pengaruh Diskon dan Motivasi Hedonis Terhadap Impulse Buying dengan Emosi Positif sebagai variabel Moderasi Annisa Riva Nurmalia; Lutfi Nurcholis
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.2981

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh diskon harga dan motivasi belanja hedonis pada perilaku impulse buying konsumen pada platform e-commerce Shopee, dengan emosi positif sebagai variabel moderasi. Studi kuantitatif dengan desain explanatory research ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner kepada 100 responden yang telah membeli produk Barenbliss di Shopee lebih dari dua kali. Analisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) melalui SmartPLS untuk menguji model pengukuran dan struktural. Hasil menunjukkan diskon harga (p = 0,009) dan motivasi belanja hedonis (p = 0,012) berkontribusi positif signifikan pada impulse buying. Keduanya juga berkontribusi signifikan pada emosi positif (p = 0,008; p = 0,000), yang pada gilirannya meningkatkan impulse buying (p = 0,012). Emosi positif memoderasi hubungan motivasi belanja hedonis pada impulse buying (p = 0,023), tetapi tidak memoderasi hubungan diskon harga pada impulse buying (p = 0,097). Temuan ini menegaskan bahwa promosi harga efektif memicu pembelian spontan, namun dampaknya lebih kuat jika disertai pengalaman belanja yang menyenangkan secara emosional. Secara teoretis, studi ini memperluas literatur perilaku konsumen e-commerce, khususnya peran emosi positif dalam keputusan pembelian impulsif. Secara praktis, hasil ini merekomendasikan integrasi strategi potongan harga dengan desain pengalaman belanja yang membangkitkan emosi positif melalui personalisasi, gamification, dan interaksi visual menarik.
Pengaruh Store Atmosphere, Gaya Hidup, Service Quality dan Word of Mouth Terhadap Repurchase Intention Pada Kopi Nako Semarang Fahruriza Anggita Fitriani; Siti Sumiati; Lutfi Nurcholis
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.2845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh store atmosphere, gaya hidup, service quality, dan word of mouth terhadap repurchase intention pada Kopi Nako Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, seperti konsumen yang pernah membeli produk Kopi Nako minimal satu kali dan berdomisili di Semarang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS dengan metode regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa keempat variabel independen, yaitu store atmosphere, gaya hidup, service quality, dan word of mouth, berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Store atmosphere yang nyaman, gaya hidup konsumen yang sesuai, pelayanan yang berkualitas, serta rekomendasi dari konsumen lain menjadi faktor utama dalam meningkatkan niat beli ulang. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola Kopi Nako untuk memperkuat loyalitas pelanggan  melalui  peningkatan  pengalaman  pelanggan  yang menyeluruh. Oleh karena itu, strategi pemasaran berbasis pengalaman dan kepuasan pelanggan perlu terus dikembangkan.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN 2022-2024 BERDASARKAN KONSEP VALUE FOR MONEY Maharani Nur Ma'virroh; Lutfi Nurcholis
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1099

Abstract

Value for Money (VfM) merupakan konsep yang menekankan pentingnya pengelolaan keuangan publik secara ekonomis, efisien, dan efektif untuk mencapai hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2022–2024 berdasarkan konsep Value for Money. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah selama periode 2022-2024 tergolong ekonomis dengan tingkat realisasi anggaran di atas 95 persen setiap tahunnya. Tingkat efisiensi menunjukkan variasi antartahun akibat perbedaan pelaksanaan kegiatan dan alokasi sumber daya, sementara dari sisi efektivitas, sebagian besar indikator kinerja melampaui target yang telah ditetapkan. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah telah mencerminkan penerapan prinsip Value for Money, meskipun masih diperlukan peningkatan pada aspek efisiensi antarprogram guna memperkuat akuntabilitas dan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
PENGARUH PENATAUSAHAAN BARANG MILIK DAERAH DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH Selia Meilina; Lutfi Nurcholis
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penatausahaan Barang Milik Daerah (BMD) dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menduduki jabatan pengurus barang, penyusun laporan keuangan, dan asesor SPIP di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dengan sampel sebanyak 126 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penatausahaan Barang Milik Daerah berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan dengan nilai signifikansi 0,003 dan nilai t hitung 3,025 > t tabel 1,979; (2) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung 5,468 > t tabel 1,979; serta (3) Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan dengan nilai F hitung 80,974 > F tabel 3,92 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,568 menunjukkan bahwa 56,8% variasi Kualitas Laporan Keuangan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik penatausahaan aset daerah dan semakin efektif penerapan sistem pengendalian intern, maka semakin tinggi pula kualitas laporan keuangan yang dihasilkan pemerintah daerah. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan publik berbasis prinsip transparansi dan akuntabilitas. Adapun keterbatasan penelitian ini terletak pada terbatasnya penggunaan variabel independen dan teknik pengumpulan data melalui self-assessment yang berpotensi menimbulkan bias subjektivitas.