Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INFLUENCE OF ACTIVE ALKALI CHARGE ON DELIGNIFICATON DEGREES AND DEPOLYMERIZATION IN COOKING PROCESS USING KRAFT PULPING METHOD Bambang Irawan; Vebria Ardina
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 2, No 1 (2019): Proceedings of the 3rd International Conference of Project Management (ICPM) Bal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.747 KB) | DOI: 10.32535/jicp.v2i1.403

Abstract

Delignification and depolymerization are the great concerns in the cooking process. This research used manihot esculenta crants, eucalyptus and acacia mangium with active alkali charge of 16% to 20% and 1% variation. Active alkali charge influences degree of delignification and degree of polymerization. Every 1% AA charge increase could increase the degree of delignification in manihot esculenta crants, eucalyptus and acacia mangium of 1.15%, 0.40% and 0.85% respectively. Every 1% AA charge increase could decerase degree of polymerization in manihot esculenta crants, eucalyptus and acacia mangium of 4.14%, 3.32% and 7.04% respectively. The correlations between the degree of delignification and the degree of polymerization in the manihot esculenta crants, eucalyptus and acacia mangium were y(m) = -58,284x + 6392,8, y(e) = -119,74x + 12135 and y(a) = - 149.63x + 14716 respectively.
Pembiasaan Literasi Pagi untuk Menanamkan Nilai-Nilai Kejujuran di Sekolah Dasar Amirrullah, Amirrullah; Syamsiah, Siti; Tasnim, Tasnim; Aswari, Tiara Lady; Ardina, Vebria
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v10i2.39922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan literasi pagi dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran pada peserta didik di SDN Dukuh 04 Pagi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik yang terlibat langsung dalam kegiatan literasi pagi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dibantu dengan aplikasi NVivo melalui proses pengodean, visualisasi word cloud, dan penentuan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan literasi pagi yang dilaksanakan secara rutin telah berkembang menjadi budaya sekolah yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini menemukan empat tema utama, yaitu peran guru dalam penanaman nilai kejujuran, pembiasaan literasi pagi sebagai budaya sekolah, literasi sebagai media pembentukan karakter, dan internalisasi nilai kejujuran pada peserta didik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa literasi pagi tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga berperan strategis dalam menanamkan nilai kejujuran secara berkelanjutan melalui keteladanan dan pembiasaan dalam lingkungan sekolah.
Sosialisasi Bahaya Penggunaan Zat Aditif pada Makanan Kemasan di Desa Mendalo Indah Kecamatan Jambi Luar Kota Teguh Setyawan; Revi Maylina Tanjung; Nur Jaya; Rani Khoiriyah; Melvi Muharmi; Widya Twiny Rizki; Defia Indah Permatasari; Muh. Rizal B; Vebria Ardina; Riskal Fadli; Susanti Aprilina; Pratama, Tio Aditia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 7 No. 1 (2026): Vol 7 No 1 (2026) juni 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v7i1.55589

Abstract

Community awareness regarding the safe use of food additives in packaged foods remains relatively low, particularly in understanding the differences between safe and harmful additives and the importance of reading nutritional labels. This condition was also identified among residents of RT 11/RW 03 Valencia Housing Complex, Mendalo Indah Village, Jambi Luar Kota District, where the consumption of packaged and instant foods was relatively high, especially among housewives and children. Therefore, this community service activity aimed to improve public understanding of the hazards of excessive use of synthetic food additives and increase awareness regarding safe food selection. The program was conducted using an educational and participatory approach involving 20 housewives aged 30–60 years. The implementation stages consisted of preparation, educational activities, assistance, and evaluation. Educational materials were delivered through interactive presentations, brochures, discussions, and direct practice in identifying food additives through packaged food labels. The effectiveness of the program was evaluated using pretest and posttest questionnaires. The results showed a significant improvement in participants’ understanding after the educational activities. Participants demonstrated better knowledge regarding the functions of food additives, the hazards of borax use, the identification of potentially harmful additives, and the importance of reading product composition labels. The activity also increased participants’ awareness of selecting safer food products and encouraged healthier consumption behavior within the community.
Determination of Kinetic and Thermodynamic Parameters of Pb(II) Ion Adsorption Using Dithizone-Immobilized Coal Fly Ash Muh Rizal B.; Mudasir Mudasir; Dwi Siswanta; Melvi Muharmi; Vebria Ardina; Teguh Setyawan; Nur Jaya; Defia Indah Permatasari; Revi Maylina Tanjung
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 29, No 1 (2026): Volume 29 Issue 1 Year 2026
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jksa.29.1.1-9

Abstract

The immobilization of dithizone on the surface of coal fly ash was successfully achieved, as evidenced by Fourier-transform infrared (FT-IR) and X-ray diffraction (XRD) characterization. The dithizone-immobilized coal fly ash (CFA-Dzt) was then used for Pb(II) ion adsorption. The parameters studied included the effects of pH, kinetics, and thermodynamics on Pb(II) ion adsorption using a batch experimental system. The results showed that the optimum pH for Pb(II) adsorption using CFA-Dzt was 5. The adsorption kinetics of Pb(II) ions followed the pseudo-second-order kinetic model, with an adsorption activation energy of 27.280 kJ mol−1. The Langmuir isotherm model best described the adsorption behavior, with a maximum adsorption capacity of 34.13 mg g−1. Thermodynamic analysis revealed Gibbs free energy changes (ΔG°) of 24.630, 25.850, 26.810, and 28.550 kJ mol−1 at 293, 303, 313, and 323 K, respectively. The enthalpy change (ΔH°) of the adsorption at this temperature range was +12.770 kJ mol−1, indicating that Pb(II) ion adsorption on the adsorbent is an endothermic process, and its entropy change (ΔS°) was +127.290 J mol−1, suggesting that the adsorption of Pb(II) ion on CFA-Dzt is dominantly driven by the entropic factor.
Peningkatan Kreativitas Anak Panti Asuhan melalui Pembuatan Krayon Ramah Lingkungan Permana, Edwin; Rahayu, Martina Asti; Pratiwi, Nurul; Wijaya, Dhian Eka; Alim, Khairul; Rizal B, Muh.; Fadli, Riskal; Ardina, Vebria; Siregar, Arifin Aulia; Nugroho, Prasetio Adi; Setiawan, Wahyu Rahmat
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1353

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyah Kuala Tungkal yang membina 43 anak yatim, piatu, dan dhuafa. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kreativitas anak-anak dalam memanfaatkan potensi lingkungan dan kurangnya kesadaran terhadap isu lingkungan, terutama pengelolaan minyak jelantah. Limbah tersebut berpotensi mencemari lingkungan, padahal dapat diolah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan kepedulian lingkungan melalui edukasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta pelatihan pembuatan krayon ramah lingkungan berbasis minyak jelantah. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan praktik, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan anak-anak tentang prinsip 3R dan keterampilan dalam mengolah minyak jelantah menjadi krayon yang dapat digunakan untuk kegiatan belajar. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan anak-anak panti asuhan dan mendukung pencapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat.