Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Child and Family Health through Growth and Development Screening, Nutrition Education, and Healthy and Hygienic Living Practices in Rejomulyo Village, Kediri City Eva Agustina Yalestyarini; Heri Saputro; Intan Fazrin; Hengky Irawan
Journal of Community Engagement in Health Vol. 9 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v9i1.801

Abstract

One indicator of achieving good child and family health is optimal child growth and development. However, parents are often unaware of delays in their children’s development. Common disorders include physical growth, motor, language, and behavioral problems. Based on the 2023 Riskesdas survey, among 82,661 infants and toddlers weighed nationwide, the prevalence of underweight was 19.6%, consisting of 5.7% severe and 13.9% moderate malnutrition.Families with toddlers need adequate education to monitor and stimulate growth and development effectively. Promotive and preventive efforts through community service activities are important strategies to improve child health outcomes. This activity aimed to enhance family knowledge and support early detection of children’s growth, development, and nutritional status.The program was conducted on January 25, 2026, in Rejomulyo Village, Kediri City, targeting families with infants and toddlers. Activities included growth and development screening, nutritional status assessment, developmental stimulation through educational games, and education on Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS), food safety, and child-friendly environments. Supporting tools included booklets, knowledge questionnaires, and the Pre-Development Screening Questionnaire (KPSP) instrument.The results showed high participant attendance and strong community enthusiasm. No cases of developmental delay or stunting were identified. Families’ knowledge regarding child health, nutrition, and PHBS improved after the intervention.This activity effectively increased family awareness of monitoring child growth and implementing healthy living practices to support optimal child development.
PENGETAHUAN DAN STIGMA TENTANG ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PADA TIM PENANGANAN JIWA MASYARAKAT Fajar Rinawati; Hengky Irawan; Muhammad Ali Sodik; Lingga Kusuma Wardani
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.998

Abstract

Pendahuluan: Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menjadi permasalahan global yang berdampak pada keterlambatan pengobatan, rendahnya kualitas hidup, serta hambatan dalam integrasi sosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi stigma adalah tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan stigma pada tim pelaksana kesehatan jiwa masyarakat (TPKJM) tentang ODGJ. Metodologi: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua TPKJM, sebanyak 184 orang dan dengan perhitungan besar sampel didapatkan sampel sebanyak 64 responden, dengan metode sampling simple random sampling. Analisa data yang digunakan dengan uji Spearman rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dalam penelitian ini sebagian besar laki-laki, usia antara 41-50 tahun, pendidikan SMA, dengan masa kerja lebih dari 10 tahun, dan sudah menikah. Tingkat pengetahuan tentang ODGJ Sebagian besar baik (98%) dan stigma tentang ODGJ Sebagian besar negative (72%), dan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan stigma (p-value 0,025). Diskusi: Pengetahuan sangat penting untuk membangun stigma yang positif tentang ODGJ, sehingga intervensi yang tergetnya meningkatkan pengetahuan sangat dibutuhkan.