Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Edukasi Kesehatan Dan Ketahanan Pangan Melalui Apotek Hidup Dan Dapur Hidup Sukardi Sukardi; Azhar Azhar; Abdul Ma’arif; Delvi Yeni; Abimanyu Abimanyu
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1081

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Rawa Bamban, Kota Tangerang, dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Tangerang Raya dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan ketahanan pangan. Program utama berupa apotek hidup (tanaman obat keluarga) dan dapur hidup (pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan). Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, praktik penanaman, serta pendampingan warga. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya apotek hidup dan dapur hidup, meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan keluarga, serta partisipasi aktif dalam perawatan tanaman. Kendala berupa keterbatasan lahan dan waktu diatasi dengan pendekatan adaptif dan kolaboratif. Secara keseluruhan, program KKN ini berhasil mendorong masyarakat untuk hidup sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Perancangan Tata Letak Produk Pada Warehouse Finish Good PT TES Dengan Metode ABC Classification Dan Class Based Storage Payung Ginting; Abimanyu Abimanyu; Abby Yazid Bustommy; Mochamad Eko Nugroho; Rakay Ediargo Toyosito
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.807

Abstract

Efisiensi operasional gudang dipengaruhi oleh kesesuaian tingkat pergerakan produk dengan lokasi penyimpanannya. Pada warehouse finish good PT TES, produk dengan frekuensi pergerakan tinggi masih ditempatkan jauh dari loading area sehingga meningkatkan jarak perpindahan material handling dan waktu persiapan pengiriman. Penelitian ini bertujuan merancang tata letak penyimpanan yang lebih efisien untuk mengurangi jarak tempuh dan waktu proses pengiriman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengukuran langsung. Produk diklasifikasikan menggunakan metode ABC Classification berdasarkan frekuensi pergerakan menjadi kelas A, B, dan C, kemudian dirancang tata letak menggunakan metode Class Based Storage sesuai karakteristik pergerakannya. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tata letak eksisting dan usulan berdasarkan jarak tempuh material handling serta waktu ritase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk kelas A (fast moving) dapat ditempatkan lebih dekat dengan area loading. Tata letak usulan menurunkan rata-rata jarak tempuh material handling dari 87,4 meter menjadi 56,2 meter (35,69%) dan waktu ritase dari 1.054 detik menjadi 801 detik (23,98%). Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi metode ABC Classification dan Class Based Storage efektif meningkatkan efisiensi operasional warehouse dan mendukung kelancaran distribusi produk.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN LEGALITAS USAHA BAGI UMKM DESA BINAAN DI KABUPATEN TANGERANG Sita Kurniaty Ratoko; Rakay Edhiargo Toyosito; Abimanyu Abimanyu; Suhaeri Suhaeri
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i1.8911

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman pelaku UMKM desa binaan di Kabupaten Tangerang mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai dasar penguatan kapasitas dan keberlanjutan bisnis. Program ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang manfaat legalitas, jenis-jenis perizinan, serta mendorong kemampuan pelaku usaha untuk mengurus dokumen legalitas secara mandiri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi materi legalitas, diskusi interaktif, observasi lapangan, serta pendampingan teknis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis participatory action. Selama kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai alur perizinan seperti NIB, PIRT, dan sertifikasi halal, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung mempersiapkan dokumen dan membuat akun perizinan daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesiapan UMKM untuk memenuhi legalitas usaha, di mana mayoritas peserta mampu mengenali prosedur, manfaat, dan langkah administratif yang diperlukan. Program ini memberikan indikasi kuat bahwa pendampingan langsung dan berbasis partisipasi efektif dalam memperkuat literasi legalitas serta mendorong transformasi perilaku menuju kepatuhan usaha yang berkelanjutan.